Setelah check-in, kami menikmati pemandian air panas di kamar kami, lalu pindah ke tempat makan malam pukul 7 malam.
Kami duduk di meja di ruangan modern, menghilangkan dahaga dengan bir dingin, lalu mulai makan malam.
Mari kita mulai.
•Makan Malam
Makan malam kami terdiri dari hidangan pembuka seperti ikan smelt tsukudani (direbus dalam kecap), dan daging sapi Omi serta shabu-shabu sayuran.
Hidangan pembukanya adalah ikan smelt tsukudani, mentimun dengan pasta miso, dan chikuwa (perkedel ikan) dengan keju, yang rasanya agak hambar.
Sayuran untuk shabu-shabu termasuk selada, bayam, daun bawang, lobak daikon, dan jamur seperti jamur tiram raja.
Kami menambahkan banyak sayuran terlebih dahulu dan menunggu hingga matang, tetapi seladanya manis dan lezat!
Ini pertama kalinya saya mencoba selada rebus, dan mudah dimakan, jadi saya menghabiskan semua sayuran dalam waktu singkat lalu menambahkan daging sapi Omi.
Daging sapi Omi, yang memiliki kadar lemak yang pas, direndam dalam air panas, lembut, manis, dan lezat.
Terima kasih atas hidangannya.
Selada rebus yang kami terima untuk pertama kalinya terasa manis dan memiliki tekstur yang bagus, dan kami berdua menghabiskan porsi sayuran yang besar!
Setelah menghabiskan sayuran, kami memesan daging sapi Omi, yang lezat dan kami dapat menghabiskannya tanpa merasa bosan.
Kami sangat puas dengan penginapan kami di Prefektur Shiga, dengan air panas langsung dari sumbernya di kamar mandi dan shabu-shabu daging sapi Omi.