Saya sangat kecewa stay di Swiss-bellhotel Tarakan. saya check in tgl 18 Januari 2025 dan check out tgl 19 Januari 2025. Saya sudah menginap di Swiss-bellhotel diberbagai kota dan Swiss-bellhotel Tarakan ini yang paling buruk. saya stay di room 803.
- Kloset kamar mandi : Sempotan air bidet sangat kecil, sementara tidak ada jet shower bidet.
- Sarapan : masakan sarapan pagi nasi goreng dan bihun gorengnya: hambar, tidak ada rasa sama sekali. Kue tradisonalnya keras dan bau tepung. Bahkan yang paling mengecewakan Kopi hitam nya aromanya bau dan aneh. Sarapan ke kedai kopi pinggir jalan lebih enak.
- Yang paling mengecewakan adalah saat check -out saya disodorin nota restaurant senilai Rp.300 ribuan, ada cappucino , beberapa minuman lain dan kue, padahal saya tidak ada pesan apa pun dari restaurant dan saya hanya sendirian stay di sana. Namun di nota tertulis room 803 atas nama Ruslan. Yang menjadi pertanyaan kenapa bisa orang lain makan tapi tagihan masuk ke bill room saya? Apakah ini ulah orang yang makan dan asal menyebut no room untuk tagihan atau Staff hotel yang salah input no room? Jelas saya menolak bayar karena saya pesan makanan tersebut. Saya meminta ketemu dengan staff hotel yang in charge saat orang tersebut pesan makan, seharusnya staff tersebut masih ingat orang yang pesan makan, apakah saya atau bukan. namun beliau sudah pulang karena ganti shift. staff lain menelponnya dan akhirnya benar bukan saya karena pengakuan staff tersebut yang pesan makan adalah orang travel, saya tidak tau yang dimaksud orang travel itu apa. sementara staff yang saat ini memastikan memang bukan saya yang pesan makanan tersebut.
Yang sangat mengecewakan hotel tersebut seperti tidak ada SOP atau standard kerja sesusi Swiss-bellhotel. Bagaimana orang lain pesan makan dan tinggal menyebut no room, bukannya seharusnya mereka lihat kunci kamar no berapa dan harus tanda tangan bill tersebut?
Saya tidak akan pernah stay di swiss-bellhotel Tarakan lagi. Kapok stay di sana.