Saya menginap 2 malam pas Sabtu dan Minggu, dengan pilihan kamar deluxe twin (harga permalam kurleb ++ 400K an). Alasannya, karena ada fasilitas kettle air panas di kamar. Waktu tiba cek-in, saya dapat kamar lantai 2 (lupa nomor kamar) dan kamar paling pojok (mentok ujung), kira-kira berjalan kurleb 15-20 meter dari lift. Pada saat kamar dibuka, bau pengap dan lembab serasa aura kurang nyaman tercium. Saya memutuskan berganti kamar dan posisi yang dekat dengan lift. Kamar yang tersedia hanya kamar deluxe double dengan biaya tambahan 50K per malam, jadi total 2 malam = 100K (plus deposit 50K pada saat cek-in). Nomor kamar double deluxe 202. Pada saat masuk, yang pertama saya cek, bed sheet ternyata sudah lusuh seperti bertahun-tahun dipakai. Kalau bisa setahun sekali beli baru lah (seperti bed sheet kelas atas). Plus ada rambut beberapa helai bertebaran. Oke, bed sheet diganti oleh staf yang baru, tetapi yang diganti pun bed sheet-nya ada noda. Pasrah, malas bilang mau ganti bed sheet lagi (sumpah 🥹 segini-nya maintenance hotel). Selesai staf keluar kamar, saya mengecek toilet. Lagi-lagi ada serpihan kecil bekas kotoran di toilet seat-nya, bau masih segar bau-bau kotoran. Sumpah, akhirnya bersihkan sendiri. Lagi-lagi saya harus lap semua table pakai tisu basah, hasilnya berdebu (bertanya dengan nada lembut, apa para staf benar-benar membersihkan kamar atau tidak? Jika 1 kamar dibereskan dan dibersihkan dan dicuci minimal 15 menit pengerjaan selesai). Untuk yang lain-lain aman ya. AC ok. Shower panas dingin ok. TV channel lupakan saja. Staf ok, baik semuanya dan ramah. Lokasi bagus. Lantai ubin tile ada yang mau lepas. Rooftop bagus buat ngopi di pagi atau sore. Area kolam renang rest atau cafe seperti tidak terpakai, mungkin karena lagi renov. The rest I can handle.