Kali kedua menginap, tahun lalu juga transit arus balik, karena terpukau, kita ulang tahun ini. Yang ternyata zonk pemirsa. Bedanya tahun ini buat transit arus mudik. Kami dapat kamar di lantai 1, spreinya, wallahi, seperti tidak dicuci berminggu-minggu. Kebayang enggak sprei yang dingin, yang lembap, dengan aroma khas. Mungkin karena bulan Ramadan jadi okupasi sepi kali ya.
Yang agak membuat ternganga, karena kita enggak ambil paket makan, jadi kita mau pinjam alat makan buat sahur, 2 piring, 1 mangkok, 3 sendok. Cuma dikasih 1 piring, kalau mau lebih kena charge. Seumur-umur muter-muter berbagai hotel, baru kali ini minjam piring bisa kena charge. Demikian review kali ini. Kayaknya, tahun-tahun depan Andelir kita skip ya.