Masih banyak yang perlu dibenahi oleh pihak Kaliandra, antara lain :
1. Jangkauan wifi tidak merata, room Tengger A tidak mendapat akses wifi yg berakibat merepotkan komunikasi karena sinyal provider juga tidak tersedia sebab lokasi hotel yg berada di atas gunung dan di tengah hutan. Seharusnya manajemen hotel bisa mengatasi hal tersebut apabila teknisi yg bertugas melakukan pengecekan rutin untuk seluruh area hotel yg tercover wifi
2. Seprai, sarung bantal, bedcover dan handuk terasa lembab saat pertama kali check in hotel, hal ini karena hotel berada di pegunungan dengan hawa yg sejuk. Seharusnya manajemen hotel bisa lebih tanggap dengan berinvestasi mesin pengering laundry dan melakukan pengeringan maksimal untuk barang2 yg akan digunakan tamu hotel pada saat check in sehingga tamu tidak sampai bersentuhan dengan barang lembab yang terasa kurang bersih
3. Sebagian besar bangunan hotel dalam kondisi tidak terawat sehingga menunjukkan kesan angker. Sebaiknya manajemem hotel melakukan pengaturan ulang untuk kamar yg dapat disewakan (prioritas awal di Rumah Kolonial sembari melakukan renovasi/peremajaan di bagian hotel lain) dan baru melakukan penjualan kamar setelah kondisi bangunan memadai untuk ditinggali
4. Owner yang tinggal di area hotel, sebaiknya juga bisa turut berinteraksi dengan para tamu, mengingat lokasi atau bangunan hotel yang cukup heritage, sehingga dapat juga turut memberikan wawasan mengenai asal usul hotel dan silsilah keluarga pemilik bangunan pada mulanya. Hal ini akan menjadi nilai tambah bagi Kaliandra sendiri
Demikian review jujur yang dapat kami sampaikan, diperlukan manajemen hotel yang profesional untuk dapat berbenah menjadi lebih baik, selebihnya biarlah pengunjung berikutnya yg menilai resort Kaliandra. Salam.