Pas pertama masuk kamar kurang enak badan dan setelah dicek kasurnya.. ya ampun sprei coklatnya ada butiran seperti pasir seperti kata orang jawa keras. sprei, sarung bantal, dan cover jelek tidak diganti karena dipakai untuk tidur, sepertinya baru diganti atau dipakai, sampai saya mencium bau dan bau keringat orang ya om, saya langsung ke resepsionis yang ngurus anak muda itu dan bertanya, dijawab sudah diganti tadi siang, aku bilang donk kalau sudah diganti, kenapa bau keringat orang.. Aku minta diganti semuanya mulai dari sprei, sarung bantal, dan cover yang jelek. . Sudah tidak nyaman lagi tidur disana, tapi saya terpaksa melakukannya hanya untuk 1 malam. Tidurnya kurang nyenyak, saya terbangun dan kamar penuh, dan akhirnya keesokan paginya saya check out. eh iya.. mas juga bilang kalau dicuci sendiri semuanya gak akan putih.. bukan laundry, tapi kalaupun dicuci sendiri pun tidak ada upaya untuk tetap bersih dan wangi. alat minum di kamar sama dari teko, gelas dan sendok kotor semua, tidak diganti kalau ada tamu baru. ada air di ketel listriknya juga.. itu air sejak kapan gak dibuang dan disimpan, gak perlu menginap disana, gak rekomen tempatnya sayang, gak kepikiran buat foto-foto jadi tidak ada bukti kalau aku sedang bad mood saat mengecek kasur