Kami menemukan pemandangan Danau Toba yang menakjubkan lainnya.
Perjalanan dari Pematang Siantar memakan waktu sekitar dua jam, dengan banyak pemberhentian menarik di sepanjang jalan. Kami melewati rute-rute indah tempat Anda dapat menikmati durian segar di Sidamanik, kebun teh Babutong di sekitar Anda, bersantai di kedai kopi yang nyaman, dan menikmati mangga manis Parapat/Udang
Saat kami akhirnya tiba, Danau Toba terbentang indah tepat di depan hotel. Anda dapat berenang di kolam renang hotel atau langsung melompat ke danau itu sendiri — kedua pilihan itu menyegarkan!
Udara yang sejuk dan segar langsung mengangkat semangat kami dan membuat kami merasa benar-benar tenang.
Di restoran hotel, saya memesan Nasi Goreng dan Bandrek. Makanannya cukup enak, dan singkong gorengnya sangat lezat. Namun, saya kemudian menyadari bahwa restoran itu juga menyediakan alkohol, yang sedikit mengecewakan bagi kami.
Kedua kamar kami terletak sangat dekat dengan danau, memberi kami pemandangan yang menakjubkan. Kekurangannya adalah bahwa kamar-kamar itu cukup jauh dari area parkir, dan kami harus menuruni banyak anak tangga. Untungnya, hotel menyediakan kursi roda untuk ibu saya, yang membuat segalanya jauh lebih mudah.
Satu kekurangan menginap di sini adalah Wi-Fi yang sulit disambungkan, dan sinyal selulernya cukup lemah. Kadang-kadang, listrik juga mati untuk sementara waktu.
Secara keseluruhan, menginap di sini menyenangkan, tetapi tarif kamarnya cukup tinggi dibandingkan dengan pilihan lain seperti Marinna, Labersa Samosir, atau bahkan Hotel Niagara.