Pada saat sampai di depan resepsionis, ada 2 resepsionis. Awalnya yang 1 terlihat sedang melayani tamu lain dan sudah selesai, lalu kontak mata dengan saya, seolah memanggil untuk dilayani selanjutnya. Pada saat saya mau maju, ternyata tamu sebelumnya belum selesai transaksinya. Jadi saya menunggu lagi. Kursi tunggu di lobi-nya kurang banyak. Jadi saya harus menunggu dengan berdiri. Lalu saya dilayani resepsionis yang 1-nya lagi. Pada saat pesan di app sudah tertulis minta kamar yang ada connecting room-nya. Tapi ternyata tidak tersedia. Adanya yang smoking room. Mau tidak mau saya ambil karena liburan dengan keluarga dengan syarat minta disemprot disinfektan dan pewangi ruangan supaya bau rokok-nya berkurang.
Masuk kamar, kamar yang 1, AC-nya tidak dingin. Komplain ke resepsionis katanya disuruh tunggu 30 menit. Ya sudah, untung yang di kamar 1-nya tidak begitu suka dingin jadi walaupun AC-nya di-setting 18 derajat, tapi suhunya seperti 24 derajat. Kami menginap 2 malam, pada hari kedua, kami minta di-make up room, tapi tidak diberikan keset kamar mandi-nya. Kami minta lewat telepon resepsionis tidak diberikan juga sampai kami check-out. Ya sudah tidak masalah.
Lalu pada saat sarapan, ada kecoa kecil di tumpukan piring, semut di mangkok isi kecap di stand bubur. Kebetulan ada chef-nya, jadi saya langsung minta ganti ke chef-nya. Rasa makanan-nya standar, tidak yang istimewa.
Overall so-so lah stay di sini karena sebelah persis ada Mal Java jadi bisa bawa anak ke mal biar tidak tantrum cukup dengan jalan kaki.