Sempat khawatir karena baca review-nya jelek semua hahaha, tapi karena salah sendiri enggak nyari hotel jauh-jauh hari, jadi terpaksalah tetap menginap di sini, dan ini beberapa catatan-nya:
- Lokasinya ada di jalan perkampungan, bukan di area BSD-nya
- Ada harga ada rupa lah ya.
- Kamarnya sedikit luas, begitu buka pintu aroma semerbak karena lembap langsung kecium
- AC-nya dingin, walau harus tunggu 5 menit-an dulu
- Tempat tidurnya masih layak untuk dipakai tidur, masih dapat tidur enak lurusin punggungnya, bantalnya juga empuk, walau sarungnya kayak 2 abad enggak disetrika, tapi enggak bau
- Lantai kamar segitu mah yah lumayan lah ya bersih, walau tong sampahnya kotor sekali
- Kamar mandinya, bau pesing, air buat bersih-bersih yang di toilet sih aman ya, mengalir cukup banyak
- Air hangatnya dapat banget, ada, dan cukup hangat, tapi kalau kerannya di-switch ke mode shower, airnya hanya tetesan hikmah, kalau di mode keran biasa sih cukup yah, cuma kudu bawa gayung sama ember buat nampung dari rumah, soalnya gak disediain sama hotel
- Sekitar hotel sih ya gitu lah ya, bersih ala kadarnya, sesuai harga
- Staff-nya alhamdulillah dapat yang baik dan komunikasi-nya bagus, cek in jam 10 malam ga ada biaya tambahan, cuma parkir aja bayar lagi 15rb
Foto-foto kamar dan kamar mandi itu update terbaru, kamar 213 yang saya tempati selama 4 jam saja