Poin saya mungkin lebih ke menu restoran, di hari kedua menginap pada saat meminta omelet ada bahasa telur habis, agak aneh aja stok telur habis, kedua pada saat menu ikan goreng tepung di hari yang sama, saya tidak tahu itu ikan apa, rasa tanahnya berasa banget, kalau saya chef di sana saya tidak akan berani sajikan. Saya kembali ambil penginapan di hotel ini karena saya pencinta ikan goreng tepung, tapi jadi trauma makan ikan goreng tepungnya. Last, baru ini saya masuk hotel jus-nya disimpan di teko. So far itu aja, lokasi memang paling dekat ke mana-mana, service team-nya saya senang banget. Semoga jadi masukan.