Jujur saja cukup kecewa dengan pelayanan hotel ini. Saya menginap di sini tanggal 31 Desember 2025 malam dengan pertimbangan besoknya antar istri flight ke Denpasar supaya dekat dengan Bandara Tambolaka.
Yang bikin kecewa:
1. Begitu masuk kamar cek seprai & selimut masih terdapat beberapa 'noda-noda' bekas lendir di beberapa bagian, terlihat belum dicuci. Lalu sarung bantal yang masih bau jigong, kelihatannya bekas orang lain yang belum dicuci.
2. Lantai kamar cukup berdebu menempel di telapak kaki
3. Remote AC tidak ada, lalu kami minta ke resepsionis dan dikasih remote yang baterainya habis
4. TV tidak ada channel, hanya gambar semut 😄
5. Tidak ada air panas. Yang ada air adem & dingin 🤪
6. Kami pesan include breakfast agar lebih simple saat paginya. And you know what yang terjadi saat kami ke area resto pukul 7 dan tidak menemukan menu apapun di meja? Saya tanya ke resepsionis:
Saya (S): Sarapan di mana ya?
Resepsionis (R): Tidak ada sarapan bapak, sarapan di sini hanya roti tawar
S: Lho saya kan booking include breakfast? Gapapa kalau adanya roti tawar aja
R: Iya tidak ada bapak, semua tutup
S: Oke kasih saya sarapan apa saja yang ada
R: Iya maaf mohon ditunggu bapaa
Lalu kami tunggu bengong di resto selama setengah jam dan tidak terlihat pergerakan. Kemudian kami masuk ke kamar untuk lanjut nunggu sambil prepare packing. Hingga jam 9 kami lihat tidak ada apapun makanan yang diberikan ke kami, akhirnya kami putuskan untuk check out. Saat kami serahkan kunci, tidak ada kompensasi apapun yang diberikan. Hanya ucapan: Maaf bapaa, semuanya tutup.
Saya jawab ya sudah, mau gimana lagi.
Daripada ribut-ribut komplain, saya yang malu urusan makanan kok mau ribut.
Akhirnya kami coba melipir ke arah kota. Dan.... ada beberapa warung & minimarket yang buka. Akhirnya kami bisa sarapan sambil nunggu jadwal flight.
Yang bikin heran kok ya dari pihak hotel enggak ada inisiatif ganti 'roti tawar' dengan roti lain sebagai kompensasi. Hadeeeh....