Liburan Lebaran ke Bukittinggi yang seharusnya jadi momen spesial setahun sekali yang sangat dinantikan justru tidak berjalan sesuai harapan saat kami dengan menginap di sini.
Hal yang patut diapresiasi adalah sikap petugas yang sabar dan tetap tenang dalam menghadapi keluhan kami, serta membantu proses refund dengan baik walaupun banyak drama terjadi.
Namun, pengalaman menginapnya sendiri sangat mengecewakan. Dari awal, kondisi kafe di siang hari sudah terlihat kotor dengan sampah berserakan di mana-mana. Area ruang tunggu terasa pengap dan berbau apek parah. Kami masih mencoba berpikir positif dengan mempertimbangkan lokasi penginapan yang strategis, dekat Jam Gadang.
Sayangnya, kondisi kamar jauh lebih buruk. Kamar pengap, gorden bau pesing, plafon kamar mandi terbuka dengan alasan akan direnovasi, dan debu terlihat di banyak tempat. Selain itu, banyak nyamuk dan tungau beterbangan. Lampu kamar mandi redup dan lantainya licin karena jenis keramik yang tidak tepat untuk lantai kamar mandi
Untuk parkir, sebenarnya tersedia di depan hotel, tetapi saat peak season sangat sulit mendapatkan tempat. Bahkan sempat terjadi keributan antara kami dengan petugas parkir dari penginapan sebelah yang tidak memperbolehkan parkir di sekitaran area depan, sedangkan saat itu parkir sudah sangat penuh dengan pengunjung kafe. Alhasil parkir di gedung parkir dengan biaya 10rb untuk 2 jam kurang.
Kesimpulannya, pengalaman ini cukup sekali saja bagi kami. Mungkin kami dianggap terlalu rewel dengan biaya sewa 1 juta untuk 3 malam tetapi menurut kami, harapan akan tempat yang bersih dan nyaman untuk menginap bersama keluarga adalah hal yang wajar. Namun kami merasa sangat dirugikan dengan membayar 333rb per malam utk fasilitas jauh dari layak