Menginap di tipe Snail. Pesan 2 kamar (no. 14 dan 13). Kebetulan mendapat kamar mandi yang fitur-fiturnya sudah lama—banyak kerak dan bermasalah (shower jet closet tidak bisa diatur kekencangan airnya (kenceng banget) dan tidak bisa mati ketika sudah dipencet). Kemudian fitur shower untuk mandi. Ketika keran dinyalakan (air keluar dari keran) namun ketika ingin switch ke mode shower, tuas susah ditarik. Di hari kedua, lampu kamar mandi redup dan mati. Hal ini berbeda dari kamar no. 13 yang fitur-fitur kamar mandinya lebih baru, dan lebih terang lampunya. Fasilitas lainnya, yakni jaring-jaring yang berada di kamar no. 14 terdapat bolongan besar, dan kayu-kayunya sudah ada yang mulai lapuk. Namun dari kekurangan-kekurangan tersebut, overall kami mendapat pengalaman baru untuk menginap dengan konsep glamping yang menyatu dengan alam, dan pemandangan sunset yang magical. Masukan untuk manajemen penginapan untuk selalu mengontrol setiap kamar-kamarnya sebagai bentuk pemeliharaan, agar para tamu menjadi nyaman saat menginap, terutama terkait fitur/fasilitas penginapan. Tips: Sebaiknya cek in di atas jam 16.00 WIB, ketika cuaca sudah mulai adem, karena mengingat material kamar yang menggunakan bahan seperti terpal, karena mempengaruhi hawa di dalam kamar juga.