Saya berlibur ke tempat ini bersama keluarga. Saat tiba di area hotel, kami cukup terkejut karena hampir seluruh hotel berada di lantai dua, sementara lantai satu digunakan untuk aktivitas bisnis seperti kafe, restoran, dan toko. Kondisi ini menyulitkan kami untuk segera menemukan lokasi hotel, meskipun telah menggunakan Google Maps sebagai penunjuk arah.
Berdasarkan arahan Google Maps, kami justru diarahkan ke sebuah convenience store yang kebetulan memiliki nama yang sama dengan hotel tujuan kami. Ketika saya menunjukkan voucher hotel dari Traveloka kepada penjaga toko dan menanyakan lokasi hotel, ia tampak kebingungan dan kemudian menelepon seseorang. Karena keterbatasan kemampuan bahasa Inggris, komunikasi akhirnya dilakukan melalui Google Translate. Tanpa penjelasan yang memadai, kami justru diantar ke lokasi lain yang cukup jauh ke belakang dan suasananya relatif sepi.
Kami kemudian melakukan check-in di hotel tersebut, di mana lantai bawahnya merupakan toko pakaian. Tidak lama setelah itu, penjaga toko sebelumnya mengirimkan pesan WhatsApp kepada saya, menyampaikan bahwa apabila kamar di hotel yang saya maksud telah tersedia, ia akan menghubungi saya kembali.
Dari pesan tersebut, saya baru memahami bahwa kamar hotel yang sebenarnya kami pesan telah disewakan kepada tamu lain, sehingga kami dipindahkan ke hotel alternatif yang lokasinya lebih jauh ke belakang. Padahal, hotel yang kami pesan semula memiliki lokasi yang sangat strategis, dekat dengan pintu masuk kompleks dan pusat keramaian seperti restoran dan pertokoan.
Berdasarkan pengalaman ini, saya merasa kecewa karena terkesan pihak hotel tidak transparan dan kurang profesional dalam mengelola pemesanan kamar.