Indah dan artistik, tetapi kemewahannya terasa terlalu transaksional. Hotel Indigo Bandung secara visual sangat mengesankan. Hotel ini memiliki karakter butik artistik yang kuat, dengan elemen lokal yang terintegrasi dengan indah ke dalam desainnya. Interiornya terasa bergaya, hangat, dan khas, memberikan kesan tempat yang kuat. Saya memesan Kamar Premium dan staf menjelaskan kamar dan pilihan peningkatan dengan baik. Kamarnya nyaman dan didesain dengan indah, tetapi pengalaman Premium bisa terasa lebih istimewa, terutama dalam hal pemandangan. Saya ditempatkan di lantai 5, sementara lantai yang lebih tinggi memerlukan waktu tunggu dan orientasinya masih tampak menghadap jalan yang sama. Kolam renang utama terlihat indah dengan gaya infinity yang artistik, tetapi airnya terasa lebih seperti suhu normal daripada kolam renang berpemanas yang sebenarnya, dan klorinnya terasa. Gymnya memadai, tetapi tidak besar. Untuk hotel mewah gaya hidup baru, saya mengharapkan ruang kesehatan yang lebih canggih dengan peralatan yang lebih pintar, area latihan fungsional, atau fitur pemulihan. Kekecewaan terbesar adalah kebijakan kolam renang di atap. Akses hanya untuk Corner Suite dan di atasnya, sementara tamu hotel lainnya harus membayar ekstra. Bahkan sekadar naik ke atas setelah pukul 7 malam untuk mengambil foto atau video pemandangan pun tidak diperbolehkan kecuali menghabiskan setidaknya IDR 250.000 di bar rooftop. Ini terasa terlalu komersial dan eksklusif. Kemewahan seharusnya membuat tamu merasa disambut dan ditinggikan, bukan terpecah belah di dalam hotel yang sama. Sarapan menyenangkan, dengan variasi yang baik dan sentuhan lokal seperti Soto Bandung, kikil, kopi jamu, es krim, air mancur cokelat, jus segar, dan bar kopi. Area makanan panas masih bisa lebih beragam, tetapi secara keseluruhan itu adalah salah satu bagian terbaik dari masa menginap. Terima kasih untuk kue ulang tahunnya, meskipun prosesnya bisa lebih lancar. Kue tersebut membutuhkan permintaan H-1, pengingat, dan baru tiba di malam hari. Kami juga menghargai es batu, mukena, dan sajadah. Secara keseluruhan, hotel ini indah dan menjanjikan, tetapi pengalaman seharusnya terasa lebih murah hati, inklusif, dan tidak terlalu transaksional.