peringatan
PromoCek Pesanan
IDR
Akun Saya

 
Malindo Air: Pengantar

Malindo Air merupakan maskapai penerbangan dengan tarif terjangkau di Malaysia. Namanya, Malindo, merupakan singkatan dari “Malaysia – Indonesia”, yang menggambarkan perusahaan ini sebagai hasil kerja sama antara Malaysia National Aerospace and Defense Industries (NADI) dengan Lion Air dari Indonesia. Hingga saat ini, Malindo Air melayani penerbangan ke sekitar 100 kota di kawasan Asia Tenggara, dengan tiga jenis kelas penerbangan yaitu Ekonomi, Ekonomi Premium, dan Bisnis.


Pemesanan & E-tiket Malindo Air

Cari dan pesan tiket pesawat Malindo Air Anda secara online melalui Traveloka untuk mendapatkan harga promo terbaik.

Cara Pesan Tiket Pesawat

Berikut ini adalah langkah untuk memesan tiket Malindo Airsecara online:

  1. Kunjungi situs web Traveloka atau buka Traveloka App
  2. Isi detail penerbangan di kotak pencarian
  3. Pilih dan pesan penerbangan yang paling sesuai untuk Anda
  4. Isi data pemesan dan penumpang
  5. Lakukan pembayaran melalui metode yang sudah Anda pilih
  6. Dapatkan e-tiket Malindo Air Anda di Pesanan Saya atau pada email Anda

Cara Pembayaran

Pembayaran untuk tiket Malindo Air Anda dapat dilakukan melalui transfer bank (ATM/SMS Banking/e-banking/teller bank), kartu kredit, dan Indomaret.
Untuk informasi selengkapnya mengenai berbagai metode pembayaran yang tersedia, silakan kunjungi halaman Cara Pembayaran.

E-tiket Malindo Air

E-tiket Malindo Air dapat berlaku sebagai bukti pemesanan penerbangan Malindo AirAnda. Tunjukkan e-tiket Anda pada saat melakukan check-in di loket Malindo Air di bandara, atau gunakan e-tiket untuk melakukan check-in mandiri (di bandara maupun online), untuk mendapatkan boarding pass Anda. Jika Anda tidak menerima e-tiket dalam waktu 60 menit setelah melakukan pembayaran, segera hubungi Customer Service Traveloka.

Partner Maskapai Traveloka - Domestik & Internasional

Lion AirBatik AirCitilinkGaruda IndonesiaSriwijaya AirNAM AirAirasiaJetstarTigerairMalaysia AirlinesBangkok AirwaysCathay PacificEmiratesFireflyMalindo AirPhilippine AirlinesQatar AirwaysSilkAirSingapore AirlinesThai AirwaysThai LionVietnam AirlinesAll Nippon AirlinesAsiana AirlinesChina AirlinesEgypt AirEtihad AirwaysEVA AirJapan AirlinesKalstar AviationKLMKorean AirQantas AirlinesTurkish AirlinesUnited AirlinesWings AirXpressairAir FranceAmerican AirlinesChina Southern AirlinesJet AirwaysLufthansaRoyal BruneiTransnusa AviationTrigana AirVirgin AustraliaDelta Airlines

Partner Pembayaran Resmi Traveloka


Rating Malindo Air

dari 122 review

Standar layanan: LCC-Hybrid

Kelas Penerbangan Malindo Air

Kelas Ekonomi

Kelas Ekonomi Malindo Air menawarkan pengalaman penerbangan dengan biaya terjangkau, terutama bagi mereka yang bepergian jarak jauh. Selama bagasi yang dibawa tidak melebihi 20 kg, penumpang tidak perlu khawatir akan dikenakan biaya bagasi tambahan. Selain itu, jarak antara kursi memberikan ruang kaki yang cukup luas bagi penumpang, sehingga mereka dapat meluruskan kakinya bila mulai merasa lelah. Meskipun berada di kelas ekonomi, penumpang masih tetap dapat merasa nyaman selama dalam penerbangan.

Makanan di Pesawat

Dalam penerbangan Kelas Ekonomi, penumpang bisa memilih antara menu reguler atau menu khusus vegetarian, misalnya antara nasi ayam kari atau nasi sayur kari, dengan minuman dan biskuit. Semua sajian makanan maupun minuman ini dapat diperoleh dengan harga yang murah. Terlebih lagi, sajian ini dibawakan ke kursi penumpang oleh para pramugari yang ramah.

Kelas Ekonomi Premium

Kelas Ekonomi Premium dari Malindo Air memberikan pengalaman terbang yang serupa penerbangan kelas eksekutif, namun tentunya dengan harga yang sedikit lebih terjangkau. Jarak antara kursi pada kabin ini juga tergolong cukup luas, ditambah dengan koneksi WiFi serta fasilitas bagasi gratis hingga 30 kg. Terdapat juga layanan makanan, tambahan bantal dan selimut agar penumpang dapat beristirahat dengan maksimal selama penerbangan.

Makanan di Pesawat

Penumpang Kelas Premium Ekonomi dapat menikmati beragam sajian layaknya di Kelas Bisnis, tapi dengan harga yang lebih ekonomis. Menu didominasi oleh masakan Malaysia dan India, tapi tersedia pula menu lainnya seperti ayam barbeku atau nasi dengan ayam panggang. Minuman yang bisa dipesan termasuk air, kopi, atau teh. Ada juga camilan berupa buah-buahan atau biskuit.

Kelas Bisnis

Dengan fasilitas bagasi gratis hingga 40 kg dan layanan makanan, Kelas Bisnis dari Malindo Air menawarkan pengalaman terbang bagi para eksekutif, terutama yang bepergian untuk jarak jauh. Jarak antar kursi tergolong cukup luas, dilengkapi dengan bantal dan selimut untuk istirahat, serta koneksi WiFi yang dapat dimanfaatkan oleh penumpang yang ingin bekerja dengan laptop selama penerbangan. Selain itu, tersedia pula layar tablet untuk menonton acara hiburan atau mendengarkan musik.

Makanan di Pesawat

Penumpang Kelas Bisnis akan mendapatkan minuman selamat datang berupa air kelapa dan camilan berupa kacang-kacangan. Penumpang juga dapat membeli makanan berat seperti nasi lemak dan sayur, atau makanan ringan seperti roti dan buah-buahan. Penumpang juga bisa memesan beragam minuman, mulai dari susu, teh, hingga kopi.

Layanan Khusus Malindo Air

Malindo Miles

Malindo Miles adalah program spesial yang ditawarkan untuk penumpang yang sering bepergian dengan maskapai penerbangan, atau frequent flyers. Dengan menjadi anggota Malindo Miles, penumpang dapat mengumpulkan poin berdasarkan jumlah penerbangan dan jarak (miles) yang telah ditempuh. Penumpang yang telah mencapai jumlah poin tertentu berhak mendapatkan kartu Malindo Miles Platinum. Salah satu keuntungan dari Malindo Miles Platinum adalah penumpang dapat melakukan check-in di ruang tunggu eksekutif di KLIA2 tanpa dikenakan biaya. Selain itu, poin juga dapat ditukarkan dengan tiket penerbangan gratis bersama Malindo Air.

Malindo Lounge

Pada 8 September 2015, Malindo Air membuka ruang tunggu eksekutif di Gedung Utama Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) 2. Peresmian tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Transportasi Malaysia, Datuk Abdul Aziz Kaprawi. Ruang tunggu eksekutif ini dapat diakses secara penuh oleh penumpang Kelas Bisnis, pemegang kartu Malindo Miles Platinum, dan anggota Malindo Corporate Gold. Penumpang Kelas Ekonomi juga dapat menikmati fasilitas ini dengan biaya sebesar RM65 (penumpang dewasa) atau RM30 Ringgit (penumpang), yang berlaku selama tiga jam. Ruang tunggu eksekutif Malindo Air beroperasi setiap hari dari pukul 06:00 hingga 22:00.

Armada Malindo Air

Boeing 737-800
Kelas penerbangan:

  • Ekonomi

Tata kursi:

  • 3-3 (Ekonomi)

Jarak antar kursi:

  • 32 inci (Ekonomi)

Hiburan di pesawat:

Tidak Tersedia


WiFi:

Tidak Tersedia


Stopkontak/port USB:

Tersedia

Boeing 737-900ER
Kelas penerbangan:

  • Ekonomi
  • Bisnis

Tata kursi:

  • 3-3 (Ekonomi)
  • 2-2 (Bisnis)

Jarak antar kursi:

  • 32 inci (Ekonomi)
  • 42 inci (Bisnis)

Hiburan di pesawat:

Tidak Tersedia


WiFi:

Tidak Tersedia


Stopkontak/port USB:

Tersedia

Kru Pesawat Malindo Air

Seragam Pramugari Malindo Air

Seragam pramugari Malindo Air terdiri dari kebaya dan rok kain. Sebagai atasan, pramugari mengenakan kebaya putih berkerah rendah berbentuk V dengan lengan 7/8. Sementara itu, rok yang digunakan memiliki nuansa batik dengan dominasi warna merah dan ungu. Corak ini senada dengan corak yang digunakan pada dasi pilot Malindo Air. Seragam ini, yang terdiri dari atasan kebaya serta rok dan dasi yang bercorak batik, menunjukkan ciri khas Malindo Air. Sepatu berhak rendah atau pantofel, serta kartu identitas yang disematkan di dada juga melengkapi seragam ini. Seragam awak kabin Malindo Air dirancang untuk memberikan kesan profesional, tanpa menghambat gerak mereka.


Kebijakan Bagasi Malindo Air

Rute Penerbangan

Kelas Penerbangan

Bagasi Kabin

Bagasi Terdaftar

Domestik

Kelas Ekonomi

Maks. 7 kg (1 tas tangan + 1 barang pribadi)

Maks. 15 kg

Kelas Bisnis

2 buah (maks. 10 kg) (1 tas tangan + 1 barang pribadi)

Maks. 40 kg

Internasional

Kelas Ekonomi

Maks. 7 kg (1 tas tangan + 1 barang pribadi)

Maks. 30 kg

Kelas Bisnis

2 buah (maks. 10 kg) (1 tas tangan + 1 barang pribadi)

Maks. 40 kg

Semua penerbangan tujuan Batam

Kelas Ekonomi

Maks. 7 kg (1 tas tangan + 1 barang pribadi)

Maks. 15 kg

Kebijakan Penumpang Malindo Air

Kebijakan Penumpang Bayi (0 – 2 Tahun)

  • Untuk alasan keselamatan, bayi berusia kurang dari 2 hari tidak diizinkan dalam penerbangan.
  • Penumpang bayi hanya diizinkan berada dalam penerbangan Kelas Ekonomi atau Kelas Ekonomi Premium.
  • Bayi berusia antara 3 – 7 hari harus memiliki Surat Keterangan Medis (SKM) dari dokter, yang menyatakan bayi tersebut berada dalam keadaan sehat untuk melakukan penerbangan. Surat ini harus diterbitkan dalam 72 jam sebelum keberangkatan.
  • Orang tua bayi harus menandatangani Formulir Ganti Rugi (FGR), sebagai jaminan untuk membebaskan pihak maskapai dari tanggung jawab apabila sesuatu dan lain hal terjadi pada bayi selama penerbangan.
  • Penumpang bayi berusia 9 hari – 2 tahun mendapat harga tiket khusus.
  • Penumpang bayi tidak mendapat fasilitas bagasi. Namun kereta dorong bayi atau stroller, dan alat bantu jalan lainnya untuk bayi, dapat dibawa sebagai bagasi.
  • Penumpang bayi wajib didampingi orangtua atau orang dewasa berusia minimum 18 tahun.
  • Penumpang dewasa yang membawa bayi hanya boleh memangku satu bayi selama penerbangan.
  • Akta lahir penumpang bayi sebaiknya dibawa sebagai tanda pengenal.
  • Untuk penerbangan internasional, penumpang bayi memiliki syarat kelengkapan dokumen yang sama dengan penumpang dewasa.
Kebijakan Penumpang Anak (2 – 18 Tahun)

  • Anak berusia di atas 2 tahun dikenakan tarif yang sama seperti penumpang dewasa.
  • Anak berusia antara 2 – 12 harus didampingi oleh orang tua atau orang dewasa berusia minimum 18 tahun.
  • Anak berusia 12 – 18 tahun diperbolehkan melakukan perjalanan sendirian.
  • Penumpang anak harus duduk di kursi sendiri.
  • Penumpang anak disarankan untuk membawa akta lahir sebagai tanda pengenal.
  • Untuk penerbangan internasional, penumpang anak memiliki syarat kelengkapan dokumen yang sama dengan penumpang dewasa.
  • Penumpang anak dengan penyakit parah dan kemungkinan menular, atau anak dengan kebutuhan khusus, harus menyerahkan Surat Keterangan Medis (SKM) dari dokter. Surat ini harus diterbitkan dalam 72 jam sebelum keberangkatan.
Kebijakan Penumpang Hamil

  • Penumpang dengan usia kehamilan 28 – 34 minggu wajib membawa Surat Keterangan Medis (SKM), yang menjamin penumpang berada dalam keadaan sehat untuk melakukan penerbangan.
  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 35 minggu tidak diperbolehkan berada dalam penerbangan karena tidak tersedianya pelayanan darurat jika penumpang melahirkan dalam penerbangan.
  • Penumpang hamil harus mengisi Formulir Ganti Rugi (FGR) atau Form of Indemnity (FOI), yang membebaskan pihak maskapai dari tanggung jawab apabila terjadi sesuatu dan lain hal pada penumpang hamil selama dalam penerbangan.
  • Bila besarnya kandungan dirasakan menghambat gerak, penumpang bisa meminta untuk duduk di deretan kursi paling depan.
  • Jika penumpang hamil bepergian dengan anak, pastikan anak berusia setidaknya 6 – 7 tahun, atau sudah bisa duduk sendiri. Sebagai alternatif, penumpang hamil juga dapat didampingi penumpang dewasa lainnya yang berusia minimum 18 tahun, untuk membantu mengawasi anak selama penerbangan.
Kebijakan Penumpang dengan Disabilitas

  • Penumpang dengan kebutuhan khusus (misalnya yang sedang dalam perawatan medis) dan/atau penyandang disabilitas harus mempersiapkan Surat Keterangan Medis.
  • Penumpang juga harus bepergian dengan pendamping yang dapat membantu mereka selama penerbangan.
  • Penumpang yang membutuhkan layanan khusus, seperti kursi roda, pendampingan selama penerbangan, menu khusus untuk penderita diabetes, atau membawa obat-obatan, disarankan untuk mendiskusikan hal tersebut dengan pihak Malindo Air sebelum penerbangan.
  • Malindo Air tidak mengizinkan penumpang yang kondisinya tidak ideal untuk berada dalam penerbangan, seperti penumpang dengan kondisi medis serius yang dapat menular ke penumpang lain dan/atau mengganggu kenyamanan penerbangan.

Kebijakan Check-in Malindo Air

Waktu Check-in Malindo Air

Informasi waktu check-in untuk penerbangan Malindo Air dapat Anda lihat pada tabel di bawah. Waktu check-in bisa berbeda jika penerbangan dioperasikan oleh maskapai partner Malindo Air. Silakan lihat e-tiket untuk memastikan waktu check-in Anda.

Rute Penerbangan

Waktu Check-in Ideal

Batas Waktu Check-in

Domestik

1 jam sebelum keberangkatan

45 menit sebelum keberangkatan

Internasional

2 jam sebelum keberangkatan

60 menit sebelum keberangkatan

Check-in Malindo Air Online

Check-in online untuk penerbangan Malindo Air dapat Anda lakukan melalui langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi halaman check-in Malindo Air
  2. Masukkan kode booking, atau detail pemesanan lainnya, sesuai instruksi
  3. Lengkapi detail check-in lainnya
  4. Simpan dan/atau cetak boarding pass Anda

Kebijakan Refund Malindo Air

Secara umum, refund dapat diajukan untuk alasan pribadi, sakit, kehamilan, kematian penumpang, pembatalan/pengubahan jadwal oleh maskapai, force majeure, atau pemesanan ganda. Namun, hal ini tetap bergantung pada kebijakan masing-masing maskapai. Silakan kunjungi halaman Kebijakan Refund Malindo Air untuk informasi lengkap mengenai refund.

Kebijakan Reschedule Malindo Air

Untuk mengubah jadwal penerbangan, Anda dapat menggunakan fitur Easy Reschedule. Beberapa maskapai mengizinkan penggantian tanggal, jam, rute, dan maskapai. Tapi ada pula yang hanya mengizinkan penggantian tanggal dan jam penerbangan. Silakan kunjungi halaman Syarat & Ketentuan Reschedule Malindo Air untuk panduan lengkap mengenai pengubahan jadwal penerbangan Anda. Jika pengubahan jadwal tidak dapat Anda lakukan melalui Easy Reschedule, silakan langsung hubungi Malindo Air.


 


Tentang Malindo Air

Malindo Air (Kode IATA: OD) memperoleh namanya dari gabungan antara “Malaysia” dan “Indonesia”. Malindo Air juga menggabungkan layanan premium maskapai berlayanan penuh dengan tarif terjangkau yang setara dengan harga maskapai tarif rendah. Malindo Air merupakan hasil kerjasama antara Malaysia National Aerospace and Defense Industries (NADI) dengan Lion Air dari Indonesia. Sejauh ini, Malindo Airways melayani penerbangan ke lebih dari 100 kota di kawasan Asia Tenggara dan Australia. Sejak 2013, Malindo Air telah memperoleh beberapa penghargaan, yang semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu maskapai andalan di dunia. Malindo Air telah berhasil memperoleh IATA Operational Safety Audit (IOSA), yang berlaku hingga 3 Juni 2018. Selain itu, Malindo Air sudah berhasil memperoleh beberapa penghargaan, di antaranya adalah Airline of The Year pada KLIA Awards 2014, Top Performing Airlines 2015 oleh Travelport, serta Maskapai Penerbangan Regional Terbaik se-Asia Pasifik pada 15 November 2016 di CAPA Asia Pacific Aviation Awards. Acara ini diadakan di Singapura. Malindo Air menerima penghargaan CAPA Aviation Awards for Excellence karena dianggap dapat menyesuaikan diri dengan mudah dan cepat seiring dengan perubahan yang senantiasa terjadi di industri. Dalam operasinya sehari-hari, Malindo Air menggunakan dua jenis pesawat, yaitu Boeing 737-900ER yang dapat mengangkut hingga 215 penumpang dan pesawat baling-baling ATR 72-600 yang dapat mengangkut hingga 74 penumpang. Hal ini memungkinkan Malindo Air untuk menawarkan tiga kelas penerbangan, yaitu Ekonomi, Ekonomi Premium, dan Bisnis. Dalam penerbangan Kelas Ekonomi, penumpang dapat menikmati kursi berlapis kulit dengan jarak antara kursi 81 cm, sehingga penumpang bisa meluruskan kakinya dengan lebih leluasa dalam penerbangan. Kenyamanan ini tentunya tidak banyak ditemukan pada penerbangan kelas ekonomi pada umumnya. Meskipun duduk di Kelas Ekonomi, penumpang masih bisa merasakan kenyamanan seperti halnya kelas premium. Selama dalam penerbangan Kelas Bisnis, penumpang dapat menikmati kursi berlapis kulit dengan ruang kaki yang lebih luas lagi, yaitu sebesar 114 cm. Hal ini memungkinkan penumpang untuk menurunkan sandaran kursinya atau menaikkan sandaran kakinya dengan nyaman tanpa mengganggu penumpang di depan atau di belakangnya. Selain itu, tersedia pula fasilitas hiburan berupa film dan musik. Tablet komputer berukuran 11 inci yang dilengkapi dengan porta USB, koneksi WiFi berbayar, dan stopkontak juga tersedia bagi penumpang Kelas Bisnis. Dengan fasilitas ini, tidak hanya penumpang dapat memeriksa emailnya tanpa khawatir baterai tablet akan habis, penumpang juga dapat mengisi ulang baterai telepon genggam mereka selama dalam penerbangan. Sama seperti maskapai lain pada umumnya, kapasitas bagasi Malindo Air bervariasi tergantung pada kelas penerbangannya. Penumpang Kelas Bisnis dengan tujuan penerbangan internasional mendapat fasilitas bagasi sebesar 40 kg, sementara penumpang Kelas Ekonomi mendapat fasilitas bagasi sebesar setengahnya, atau 20 kg. Khusus untuk rute penerbangan ke Bandara Hang Nadim (BTH), Bandara Kualanamu (KNO), dan Bandara Sultan Syarif Kasim II (PKU), kapasitas bagasi untuk Kelas Bisnis adalah 20 kg. Sementara itu, penumpang Kelas Bisnis dengan tujuan penerbangan domestik mendapatkan fasilitas bagasi sebesar 40 kg, sementara penumpang Kelas Ekonomi mendapatkan fasilitas bagasi sebesar 15 kg. Sebagai tambahan, Malindo Air juga mengizinkan penumpang membawa bagasi kabin. Barang atau tas yang boleh dibawa masuk ke dalam kabin harus berberat maksimum 7 kg, dengan dimensi maksimum 56 cm x 36 cm x 23 cm. Terbang dengan Malindo Air juga menghadirkan beberapa keuntungan. Malindo bekerja sama dengan rekan-rekannya untuk menawarkan berbagai program promosi demi menambah kenyamanan para penumpangnya. Beberapa keuntungan ini mencakup diskon untuk menginap di hotel, diskon untuk makan di restoran, diskon untuk masuk ke tempat wisata, serta diskon belanja dan perawatan tubuh di salon-salon tertentu, yang akan sangat berguna bagi penumpang yang mengikuti program Malindo Holidays. Tersedia juga layanan antar-jemput dengan shuttle bus atau taksi untuk tujuan dari dan ke bandara. Anggota Malindo Miles, terutama dengan keanggotaan Platinum dan Gold, juga mendapatkan akses ke Plaza Premium Lounge. Plaza Premium Lounge tersedia di beberapa bandara internasional, seperti KLIA1 dan KLIA2, Bandara Internasional Kota Kinabalu, Bandara Internasional Kuching, Bandara Internasional Penang, Bandara Internasional Langkawi, dan Bandara Internasional Changi di Singapura. Sesuai dengan slogan mereka, “Smarter Way to Travel”, Malindo Air juga menawarkan asuransi perjalanan bernama Malindo Air Travel Insurance. Bekerja sama dengan Chubb Insurance Malaysia Berhad, Malindo Air Travel Insurance dapat melindungi penumpang jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi selama perjalanan, seperti kehilangan dokumen perjalanan, kehilangan bagasi, keterlambatan bagasi, keterlambatan penerbangan, pembatasan rute penerbangan, pembatalan penerbangan, atau kecelakaan saat perjalanan. Untuk naik ke pesawat, penumpang dapat melakukan check-in langsung di konter Malindo Air yang tersedia di bandara, yang dapat dilakukan mulai dari empat jam sebelum waktu keberangkatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan penumpang memiliki waktu yang cukup untuk mendaftarkan bagasinya dan melakukan pemeriksaan keamanan sebelum naik ke dalam pesawat. Sebagai alternatif, penumpang juga bisa memanfaatkan fitur web check-in, yang dapat tersedia mulai dari 48 jam (dua hari) hingga empat jam sebelum waktu penerbangan. Kebijakan ini berlaku untuk semua kelas penerbangan Malindo Air.

Sejarah Malindo Air

Masuknya maskapai tarif rendah AirAsia dari Malaysia ke Indonesia, di mana maskapai tarif rendah Lion Air mendominasi, mendorong maskapai penerbangan Indonesia untuk memasuki pasar Malaysia. Pada 11 September 2012, Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak, mengumumkan kerja sama antara National Aerospace and Defense Industries (NADI) dengan Lion Air Indonesia. Dari kerjasama ini lahirlah Malindo Air, yang namanya merupakan singkatan dari dua negara Asia Tenggara yang bertetangga dekat ini, yaitu Malaysia dan Indonesia. Dengan Bandara Internasional Kuala Lumpur (Kuala Lumpur International Airport/KLIA) sebagai pusat operasinya, Malindo Air melakukan penerbangan perdananya pada 22 Maret 2013 dengan rute Kuala Lumpur – Kota Kinabalu. Hal ini bertepatan dengan dinobatkannya Chandran Ramamurthy sebagai CEO Malindo Air. Sebelumnya, Ramamurthy menjabat sebagai Asisten Presiden Direktur untuk Lion Air Indonesia. Saat itu, armada Malindo Air terdiri dari 12 pesawat Boeing 737-900ER. Malindo Air kemudian memperbesar armadanya dengan menambah 11 pesawat jenis ATR 72-600, enam pesawat jenis Boeing 737-900ER, dan dua pesawat Boeing 737-800. Jumlah ini pun terus bertambah hingga Januari 2015. Malindo Air juga memesan empat ATR 72-600 dan 18 Boeing 737-900ER tambahan. Seiring dengan penambahan armada ini, Malindo Air pun memperluas rute penerbangan mereka hingga menjangkau Penang, Johor Bahru, dan Kotabaru pada awal Juni 2013. Pada Juni 2016, Malindo Air dan Turkish Airlines mengumumkan kesepakatan kerja sama dalam rangka memasuki pasar baru penerbangan internasional. Strategi ini diharapkan dapat membantu memudahkan penumpang yang bepergian di kawasan ASEAN dan Eropa. Qatar Airways juga telah sepakat menjadi rekan dalam kesepakatan bersama ini. Hingga saat ini, Malindo Air melayani penerbangan ke sekitar lebih dari 100 kota di kawasan Asia Tenggara dan Australia, meliputi Sydney, Perth, Melbourne, dan Brisbane. Malindo Air juga melayani penerbangan ke Jeddah (untuk melayani umat Muslim yang ingin menjalankan ibadah haji dan umrah) serta Guangzhou. Terdapat rencana untuk mengganti Malindo Air menjadi Batik Malaysia. Batik Malaysia nantinya akan berfokus pada penerbangan internasional, sementara Batik Air, salah satu anak perusahaan Lion Air di Indonesia, akan berfokus pada penerbangan domestik di Indonesia. Namun, proses rebranding ini masih tertunda, terlihat dari armada B737-800 baru yang tadinya menggunakan logo Batik Air Malaysia kini diganti menggunakan logo Malindo Air.

Kontak Malindo Air

(+603) 7841 5388

Alamat Malindo Air

Malindo Air
C-5-05, Block C, Oasis Ara Damansara, 2 Jalan PJU 1A/7A Petaling Jaya 47301 Selangor, Malaysia

Bagikan

Google Plus Share Scroll Top
evtbvsrwfq