peringatan
Promo
Cek Pesanan
IDR
Log In

Log In ke Akun Anda

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:
Facebook
Google
1
2
Accommodation > Penginapan Malang
penginapan

Penginapan di Malang

Tersedia banyak penginapan terbaik di Malang hanya untuk Anda

Tidak hanya dijadikan tujuan wisata bagi wisatawan dari dalam negeri saja, Malang juga buruan banyak bule yang ingin menghabiskan musim panas. Mereka datang untuk tinggal barang satu atau dua hari sebelum akhirnya berlanjut untuk menjelajahi destinasi menarik lain di kawasan Jawa Timur seperti Gunung  Bromo dan Kawah Ijen.

Ada beberapa hal yang membuat Malang selalu jadi incaran banyak sekali turis. Pertama karena kota ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Banyak sekali bangunan zaman kolonial yang masih dipertahankan hingga sekarang. Jika pelancong menjelajahi kawasan Alun-alun atau Jalan Ijen, beberapa bangunan khas Belanda masih berdiri tegak dan terawat dengan baik.

Alasan kedua yang menyebabkan Malang tidak  pernah sepi dikunjungi adalah letak geografisnya. Dikelilingi beberapa bukit dan gunung membuat udara di Kota Bunga ini kadang dingin. Bahkan, beberapa orang menjulukinya sebagai Swiss-nya Jawa yang unik dan sangat cocok untuk ditinggali oleh siapa saja termasuk pelancong.

Berangkat dari tiga kelebihan di atas, Malang mulai bertransformasi menjadi pusat pariwisata di Jawa Timur lengkap dengan penginapannya yang cukup terjangkau. Kalau Anda ingin menjelajahi kota nyaman ini dengan anggaran pas-pasan tapi tetap gaya, simak uraian tentang penginapan di Malang dan beberapa objek wisatanya yang bisa dijangkau dengan mudah.

Ragam Pelancong yang Menginap di Malang

Seperti yang telah dikatakan di atas, ada dua jenis pelancong yang datang ke Malang. Pertama adalah wisatawan lokal dan yang kedua adalah wisatawan asing. Dari tipe yang telah disebutkan sebelumnya, kita bisa memilah lagi menjadi dua. Pertama mereka yang melakukan perjalanan dengan anggaran besar dan mereka yang menggunakan anggaran terbatas sehingga memilih menjadi seorang backpacker.

Wisatawan Asing

Wisatawan yang datang dari luar negeri, khususnya negara Eropa seperti Belanda, suka sekali melakukan perjalanan secara backpacker. Dengan dana pas-pasan, mereka datang ke Malang untuk menikmati kota bersejarah ini. Biasanya, mereka akan mencari penginapan di Malang yang murah atau losmen asal bisa meletakkan barang dan digunakan untuk tidur.

Waktu kunjungan mereka pun dalam jangka waktu yang bervariasi. Mereka yang ingin melakukan penjelajahan kota hingga ke kawasan Batu biasanya tinggal selama 2-3 hari. Bagi mereka yang akan menggunakan Malang sebagai tempat transit, biasanya hanya tinggal 1-2 hari saja. Setelah itu, mereka akan memilih untuk ke Bromo atau Kawah Ijen dan berlanjut ke Bali. Jarang sekali ada bule yang ingin menjelajahi Malang seperti kawasan selatan yang memiliki danau.

Wisatawan Lokal

Berbeda dengan wisatawan asing yang ingin langsung melakukan perjalanan ke luar Malang, pelancong lokal Indonesia biasanya lebih suka tinggal lama. Mereka yang mengambil cuti atau ada libur panjang, kerap tinggal selama 3 hari di penginapan murah khusus backpacker. Selama tinggal di Malang, mereka akan menjelajahi kawasan Malang Selatan yang bisa ditempuh dengan motor selama 2 jam atau ke kawasan Batu yang bisa ditempuh kurang dari satu jam.


Tips Memilih Penginapan di Malang

Lokasi Penginapan Murah Malang dan Fasilitasnya

Berbeda dengan Yogyakarta yang memiliki deretan penginapan murah dalam satu kawasan. Penginapan dengan harga miring di Malang letaknya menyebar di beberapa titik. Biasanya penginapan jenis ini ada di kawasan yang cukup tersembunyi sehingga wisatawan harus pintar-pintar mencarinya. Beberapa penginapan murah juga ada di kawasan ramai meski untuk mendapatkan kamarnya harus memesan jauh-jauh hari.

Bagi wisatawan yang ingin melakukan penjelajahan di kawasan Batu dan sekitarnya, disarankan untuk mencari penginapan di kawasan kota. Hal ini dilakukan untuk memudahkan akses dari dan ke Batu. Beberapa penginapan di kawasan Malang bagian Selatan mungkin lebih murah, tapi akan menyulitkan wisatawan saat akan melakukan penjelajahan. Di samping itu, kawasan Malang Selatan juga rawan kejahatan.

Untuk penginapan murah di kawasan kota, bisa mencari di sekitar Jalan Dr. Cipto, Jalan Kalpataru, Jalan Raden Intan, dan Jalan Letjend S. Parman. Kawasan tersebut memiliki cukup banyak penginapan dengan tarif bervariasi. Wisatawan, terutama yang backpacker, bisa memilih yang berharga murah.

Wisatawan yang ingin melakukan penjelajahan di kawasan selatan Malang, disarankan untuk tetap menginap di tengah kota. Esok hari, mereka bisa berangkat lebih pagi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bagi mereka yang tetap memilih untuk tinggal dekat lokasi, pilihlah penginapan yang memiliki reputasi baik atau kalau terpaksa menginap di rumah penduduk.

Fasilitas Penginapan Murah Malang dan Harganya

Kalau boleh dipatok rata, harga sewa penginapan di Malang bisa didapatkan mulai harga Rp60.000,00. Dengan harga yang cukup murah, wisatawan bisa mendapatkan fasilitas standar seperti kamar mandi di luar yang kadang digunakan bersama-sama, kamar tidur yang cukup luas, pendingin ruangan berupa kipas, dan kadang ada fasilitas internetnya.

Harga yang berada di atasnya, atau kisaran Rp80.000,00-Rp100.000,00, biasanya sudah memiliki fasilitas kamar mandi dalam dan juga layanan internet yang bisa dipakai langsung dari kamar. Bagi backpacker, fasilitas seperti ini tidaklah masalah. Yang penting harga masih terjangkau dan tidak terlalu membebani anggaran selama melakukan penjelajahan di Malang.

Bagi mereka yang ingin mendapatkan fasilitas yang lebih banyak dengan harga yang tidak terlalu mahal, bisa juga. Ada beberapa penginapan di Malang yang sudah mirip dengan hotel bintang dua atau tiga dengan layanan yang prima dan juga fasilitas tambahan seperti layanan internet, shower air hangat, dan akses ke pusat keramaian yang lebih mudah.


Rekomendasi Penginapan di Malang yang Murah

Bagi wisatawan yang kerap melakukan perjalanan secara backpacker, memiliki daftar penginapan murah adalah sebuah keharusan. Untuk kawasan Malang, daftar di bawah ini bisa digunakan acuan terutama masalah harga dan lokasi. Berikut daftar selengkapnya.

1. Hotel Bahagia

Hotel Bahagia kerap mendapatkan julukan sebagai penginapan paling murah di Malang. Dengan hanya bermodal Rp60.000,00 saja, wisatawan bisa mendapatkan hunian nyaman untuk satu malam. Bagi mereka yang ingin menginap tidak jauh-jauh dari pusat kota dan harganya murah, penginapan ini bisa jadi rekomendasi. Oh ya, kalau mau menginap di sini pastikan melakukan pemesanan terlebih dulu. Banyaknya peminat yang kerap membuat kamat hotel cepat habis.

Lokasi: Jalan Letjen. S. Parman No. 45, Malang

2. Hotel Camelia

Secara harga, penginapan ini memasang tarif yang lebih mahal sekitar Rp20.000,00 dari Hotel Bahagia. Namun, fasilitas dan layanan yang diberikan cukup baik dan sangat direkomendasikan untuk backpacker. Penginapan ini berada cukup dekat dengan pusat kota seperti alun-alun dan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit.

Lokasi: Jalan Dr. Cipto No. 24, Malang

3. Hotel Kalpataru

Dengan harga mulai dari Rp130.000,00 hingga Rp250.000,00, penginapan ini mungkin tidak terlalu cocok untuk backpacker. Namun, untuk satu kamar berdua, harga di atas cukup terjangkau plus fasilitasnya lebih lengkap. Terletak di sekitaran kampus UB, hotel ini bisa dijadikan pilihan bagi mereka yang ingin tinggal di pusat kulinernya Malang.

Lokasi: Jalan Kalpataru No.41, Malang



Review penginapan di Malang

Rekomendasi Tempat Wisata di Malang

Setelah panjang lebar membahas perihal penginapan di Malang yang cukup murah untuk para backpacker, sekarang kita akan membahas terkait destinasi wisata yang cukup menarik dan tidak memakan biaya banyak untuk menjelajahinya.

1. Tur Kota Malang

Malang memiliki cukup banyak wisata di dalam kota yang beberapa di antaranya sangat terkenal. Wisatawan yang ingin menjelajahi Malang di hari pertamanya di kota ini bisa menggunakan bus wisata yang disediakan oleh Pemerintah Kota Malang. Bus ini gratis untuk wisatawan lokal maupun asing yang ingin menjelajahi Malang secara cepat.

Kalau wisatawan ketinggalan bus, bisa mulai melakukan  penjelajahan dari kawasan Balai Kota Malang, lalu berlanjut ke pasar bunga, pasar burung, alun-alun, dan kawasan Jalan Ijen. Selanjutnya perjalanan bisa dilanjutkan ke Museum Brawijaya lalu berlanjut ke Kawasan Jalan Soekarno Hatta untuk melakukan wisata kuliner.

2. Coban Rondo

Tempat selanjutnya yang bisa didatangi ketika melakukan penjelajahan di Malang adalah Coban Rondo yang terletak di kawasan Batu. Perjalanan dari Malang ke kawasan ini sekitar 1 jam dengan jalanan yang cukup menantang. Disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa motor karena tidak ada akses angkutan umum ke sana.

Di Coban Rondo, wisatawan bisa melakukan beberapa aktivitas menyenangkan seperti memberikan makan kera yang kadang turun ke bawah, berburu foto, dan bermain air yang sangat dingin. Disarankan untuk membawa pakaian tambahan karena jika berada di dekat air terjun ini, badan akan menjadi basah.

3. Museum Angkut

Masih di area Batu, Anda bisa datang ke Museum Angkut yang memiliki cukup banyak koleksi kendaraan kuno dari masa ke masa. Ada aneka motor, mobil, hingga pesawat sekalipun dibuatkan miniaturnya. Wisatawan bisa berkeliling untuk mempelajari berbagai jenis angkutan umum serta berburu foto sampai puas.

Museum Angkut memiliki beberapa tema yang menampilkan kendaraan yang berbeda. Ada tema Inggris, Jepang, Jerman, Prancis, Hollywood, dan masih banyak lagi. Pada akhir pekan, museum yang sangat menarik ini juga kerap melakukan pertunjukan dan juga parade kendaraan lengkap dengan atraksi-atraksinya.

4. Pantai Gua Cina

Terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang atau kurang lebih 2 jam dari Kota Kembang, wisatawan bisa datang ke Pantai Gua Cina. Di pantai ini mereka bisa melakukan beberapa aktivitas seperti bermain pasir, mengumpulkan kerang, hingga berkunjung ke gua yang terletak tidak jauh dari garis pantai.

Bagi mereka yang ingin berenang, disarankan untuk menunggu sampai sore hari. Biasanya pada pukul 15.00, ombak besar yang ada di pantai akan mengecil. Akhirnya air laut yang jernih itu jadi jinak untuk diceburi.

5. Masjid Tiban Turen

Tempat terakhir yang bisa dijadikan sasaran saat melakukan perjalanan di Malang adalah Masjid Tiban yang terletak di Turen. Dinamakan tiban atau jatuh, karena masjid ini diyakini oleh warga setempat datang dari langit dan dibuat oleh jin. Saat ini, masjid yang sangat indah ini mulai dilanjutkan oleh santri setempat dan akan menyelesaikan lantai ke-10.

Di masjid ini, wisatawan bisa berwisata religi sembari berbelanja. Di beberapa lantai bangunan ada semacam deretan stan dan juga studio foto yang memudahkan wisatawan untuk membeli oleh-oleh dan mengabadikan momen.

Inilah rekomendasi wisata dan penginapan di Malang yang murah dan ramah di kantong. Semoga bisa membantu Anda semua ketika bertandang ke sini.


Perlu Bantuan?