Saya sudah dua kali menginap di hotel ini, yang juga merupakan hotel pertama yang saya kunjungi di Makassar. Pengalaman pertama saya terjadi pada tanggal 31 Desember 2017, saat saya memesan melalui platform Airy Room. Saat itu, saya menginap bersama istri saya yang baru dua bulan menikah. Kini, di tanggal yang sama, 31 Desember 2024, saya kembali menginap bersama istri dan anak kami. Ada beberapa perubahan yang saya perhatikan di hotel ini. Pada kunjungan pertama, saya merasa hotel ini sangat otentik, terutama karena adanya suguhan welcome drink berupa sarabak yang langsung disajikan ketika tamu datang. Minuman tersebut meninggalkan kesan mendalam, bahkan saya sampai bertanya kepada istri, "Ini minuman apa?". Namun, sekarang welcome drink hanya tersedia di restoran pada pukul 19:00, sehingga saya tidak sempat mencobanya karena sudah malam. Hal lain yang meninggalkan kesan positif pada kunjungan pertama adalah rasa makanan saat sarapan. Menurut saya, sarapan di hotel ini, khususnya nasi gorengnya, adalah salah satu yang terbaik dibandingkan dengan hotel-hotel lain di Makassar. Namun, kali ini saya merasa sedikit kecewa karena menu favorit saya, waffle, sudah tidak lagi tersedia. Saran dan Masukan: 1. Welcome Drink: Jika memungkinkan, alangkah baiknya jika welcome drink seperti sarabak dapat kembali disajikan saat kedatangan tamu, karena hal ini memberikan pengalaman yang unik dan berkesan. 2. Variasi Menu Sarapan: Akan sangat baik jika menu seperti waffle dapat dihadirkan kembali sebagai pilihan sarapan, terutama bagi tamu yang memiliki kenangan baik dengan menu tersebut. Secara keseluruhan, hotel ini tetap menjadi pilihan yang nyaman dan memberikan pengalaman menginap yang menyenangkan. Terima kasih atas pelayanannya!