peringatan

Partner Airline Domestik & International

Lihat partner lainnya

Partner Pembayaran Resmi (Indonesia)

Lihat partner di negara lain

Info Promo terbaik dari Traveloka Daftarkan email Anda untuk info tiket AirAsia PROMO dan semua diskon special Traveloka.com!

Cara Pemesanan Tiket AirAsia

Anda dapat melakukan reservasi dengan langkah-langkah berikut:
  1. Cari rute AirAsia yang diinginkan di search box di atas (lihat Cara Pakai untuk bantuan)
  2. Lakukan booking dengan cara mengisi data penumpang.
  3. Pilih cara pembayaran.
  4. Bayar dan tiket AirAsia akan dikirimkan ke alamat email Anda.

Alamat AirAsia

AirAsia Berhad LCC Terminal,

Jalan KLIA S3, Southern Support

Zone, KLIA Sepang, Selangor

Darul Ehsan 64000 Malaysia

E-tiket AirAsia

E-tiket AirAsia dapat berlaku sebagai bukti untuk terbang dengan menggunakan pesawat AirAsia. Jika Anda telah mendapatkan e-tiket pada email, maka e-tiket dapat di-print sebagai bukti sah dan untuk dibawa pada saat melakukan check-in.
Bagasi
Bagasi
kabin
Waktu
check-in
rating maskapai:
4.4 5 berdasarkan 1852 review

Service Standard: Full LCC

Promo Quick Finder

Lihat harga termurah dari hasil pencarian selama 48 jam terakhir di sini. Klik tanggal untuk memesan.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Mgg Sen Sel Rab Kam Jum Sab

Profil AirAsia

Sering juga ditulis sebagai: Air Asia
AirAsia adalah maskapai bertarif rendah atau low-cost carrier (LCC), dengan karakteristik utama sebagai berikut: fasilitas tambahan (add-on) seperti bagasi check-in, makanan, dan pemilihan tempat duduk tidak termasuk dalam tarif tiket pesawat. Namun, dapat dipesan dengan biaya tambahan saat melakukan pemesanan online. Hal ini bertujuan untuk menjaga harga tiket tetap terjangkau. Maskapai asal Malaysia ini adalah maskapai LCC pertama yang beroperasi di Indonesia.

AirAsia Indonesia memulai operasinya pada tahun 2004. Sebagai satu dari sekian afiliasi AirAsia International, AirAsia Indonesia (QZ) melayani rute domestik Indonesia dan rute internasional. Di Indonesia, maskapai ini bermarkas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan beroperasi di Terminal 2. Bandara penghubungnya berada di Bandara Internasional Kuala Lumpur.

AirAsia telah menjadi maskapai LCC paling populer di Indonesia. Maskapai ini bersaing dengan Citilink dan Lion Air dalam menghadirkan tiket pesawat murah.

AirAsia telah menjadi maskapai LCC paling populer di Indonesia. Maskapai ini bersaing dengan Citilink dan Lion Air dalam menghadirkan tiket pesawat murah.

Dipimpin oleh Tony Fernandes sejak Desember 2001, AirAsia mulai bangkit kembali dengan 250 staf dan 2 pesawat Boeing 737-300 yang melayani penerbangan ke Pulau Langkawi. Kini maskapai ini telah berkembang menjadi salah satu maskapai LCC ternama dunia, terbukti dengan diraihnya berbagai penghargaan dalam dunia penerbangan internasional.

Soal kualitas keamanan penerbangan, AirAsia Indonesia berada dalam Kategori 1. AirAsia juga meraih penghargaan sebagai “LCC Terbaik di Dunia” versi Skytrax selama 6 tahun berturut-turut. Bukan hanya itu, berbagai penghargaan lain juga mengiringi perjalanan karir AirAsia sejak tahun 2003.

AirAsia terpilih menjadi “Maskapai Penerbangan Paling Berkembang Tahun Ini” versi Airfinance Journal pada tahun 2003. Setahun setelahnya, giliran CAPA yang menganugerahinya sebagai “Maskapai Penerbangan Tarif Rendah Asia Pasifik Tahun Ini”.

Setiap tahun AirAsia selalu mencatatkan dirinya dalam berbagai penghargaan, baik sebagai maskapai bertarif rendah terbaik maupun sebagai perusahaan paling berkembang. CEO AirAsia, Tony Fernandes, juga beberapa kali meraih penghargaan atas kinerjanya dalam menjadikan AirAsia sebagai maskapai bertarif rendah yang berkembang sangat pesat.

Kini AirAsia telah melayani lebih dari 88 destinasi di seluruh dunia dan membawa lebih dari 220 juta penumpang. Dengan Airbus 320 terbaru yang merupakan salah satu pesawat penumpang paling aman dan berteknologi tinggi, AirAsia menunjukkan komitmennya untuk memberikan pengalaman terbang dengan biaya murah, tapi tetap aman dan nyaman.

AirAsia pun memiliki standar yaitu hanya pesawat baru yang tidak melebihi usia 3 tahun yang diizinkan beroperasi. Maskapai ini kini telah memiliki 150 armada pesawat Airbus 320. Untuk melengkapi lini penerbangannya, maskapai ini juga memesan sebanyak 200 pesawat Airbus A320neo terbaru. Di Asia, maskapai ini telah menjadi grup maskapai besar yang mendominasi dengan total pesanan sampai 475 pesawat Airbus.

Untuk penerbangan di bawah 4 jam, AirAsia menyediakan pesawat Airbus A320 yang dapat memuat hingga 180 penumpang, sedangkan untuk penerbangan lebih dari 4 jam, maskapai ini menyediakan pesawat Airbus 330 yang dapat memuat sampai 377 penumpang. Soal bagasi, AirAsia menyediakan bagasi check-in gratis sampai 15 kg dan bagasi kabin gratis sampai 7 kg. Waktu check-in bagasi bagi penumpang adalah maksimal 45 menit sebelum keberangkatan.

Salah satu strategi utama AirAsia adalah menawarkan tiket promo. Promo AirAsia yang pernah digelar antara lain adalah Promo Karnaval 2 Juta Kursi, Promo Kursi Gratis, juga promo rutin lain tiap minggunya. Tiket AirAsia yang murah sangat digemari oleh masyarakat dan ini sesuai dengan slogannya yang berbunyi “Now Everyone Can Fly”.

Hal lain yang menjadi kelebihan AirAsia adalah menjadi maskapai pertama yang memperkenalkan metode pesan tiket pesawat secara online di Indonesia. Metode pemesanan online ini menciptakan efisiensi biaya operasional maskapai sehingga harga tiket tetap murah. Di samping itu, sistem pemesanan online AirAsia juga mempermudah penumpang untuk melakukan pemesanan kapan saja dan di mana saja. Metode ini kemudian mulai diikuti oleh maskapai lainnya di tanah air.

Untuk memberikan kenyamanan ekstra selama penerbangan, AirAsia juga menyediakan WiFi yang dapat digunakan di ponsel dan tablet pada penerbangan tertentu.

Armada AirAsia

Airbus A320-200 QZ Airbus A320-200
Airbus A320 Sharklet QZ Airbus A320 Sharklet

Perubahan/Pembatalan/Refund AirAsia

Prosedur Refund

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan baca halaman FAQ ketentuan dan prosedur refund.

Sejarah AirAsia

Pada awalnya, di tahun 1993, AirAsia merupakan BUMN Malaysia DRB-HICOM. Di tahun 1996, AirAsia melakukan penerbangan perdana menggunakan pesawat Boeing 737. Pada era itu, dunia penerbangan Malaysia sudah sangat maju. Karenanya, AirAsia generasi pertama ini mengalami persaingan keras.

Akibat hutang yang sangat besar (RM40 juta), DRB-HICOM terpaksa harus menjual saham AirAsia pada tanggal 2 Desember 2001. Tony Fernandes, mantan orang penting Time Warner, akhirnya membeli saham maskapai itu dengan nilai RM1. Tony Fernandes kemudian melancarkan strategi-strategi baru, salah satunya adalah rebranding menyeluruh untuk AirAsia. Hanya dalam 1 tahun saja di bawah pimpinan Tony Fernandes, AirAsia berhasil memperoleh profit. AirAsia pun kemudian dikenal sebagai maskapai LCC pertama di Asia Tenggara.

Dalam rangka ekspansi ke luar Malaysia, AirAsia membuka afiliasi di negara-negara lain. Thai AirAsia (FD/AIQ) dibentuk pada tahun 2003. Maskapai bangkrut di Indonesia, Awair, juga diakuisisi dan setahun kemudian di-rebranding menjadi Indonesia AirAsia (QZ/AWQ).

AirAsia telah menjadi grup maskapai besar yang melayani rute penerbangan di Asia dan Australia. Dimulai dengan dibentuknya AirAsia Berhad pada 2001, diikuti dengan Thai AirAsia pada 2003 dan AirAsia Indonesia pada 2004. AirAsia terus melakukan ekspansi sampai dikenal sebagai maskapai LCC terbaik dunia. Pada 2007, AirAsia X didirikan sebagai bentuk keseriusannya melayani rute penerbangan jarak jauh dengan tarif rendah.

Rute penerbangan murah jarak jauh seperti dari Kuala Lumpur ke kota-kota di Australia, Eropa, Jepang, dan Korea Selatan juga dibuka. Maskapai rute jenis ini memiliki nama AirAsia X dan mengoperasikan pesawat Airbus A330. Selain rute-rute itu, AirAsia X juga melayani penerbangan ke destinasi seperti London dan Gold Coast dengan harga bersaing.

Pada tahun 2005, AirAsia memesan 40 Airbus A320. Hal ini tercatat sebagai peristiwa yang membesarkan nama AirAsia di kalangan internasional. Armada baru ini secara bertahap mulai menggantikan pesawat lama Boeing 737-300 dari generasi awal. Secara serentak, AirAsia meremajakan pesawatnya dengan mengganti Boeing 737-300 dengan Airbus A320.

Pada 2010, AirAsia melakukan ekspansi ke Filipina dengan membentuk AirAsia Philippines dengan 60% saham dimiliki oleh para pengusaha Filipina dan 40% saham dimiliki oleh AirAsia Berhad.

Di tahun 2011, AirAsia Indonesia memiliki strategi untuk berfokus pada rute domestik. Rute yang masih jarang seperti Pekanbaru–Medan, Bandung–Medan, dan Denpasar–Darwin mulai dibuka. Hal ini disambut secara positif oleh masyarakat Indonesia.

Pada tahun 2012, AirAsia Indonesia membuka markas baru di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Rute-rute di kawasan Indonesia Timur juga mulai dijadikan wacana. Rencana ini tentunya mendapat tanggapan positif dari masyarakat karena kawasan ini baru terjamah oleh sedikit maskapai.

Pada 2013, AirAsia menambah anak perusahaannya di Manila yaitu AirAsia Zest. Anak perusahaan ini melayani 9 rute domestik di Filipina serta 4 rute internasional dari Manila. Selain itu di tahun yang sama, AirAsia India juga didirikan dengan maskas di Bengaluru dan New Delhi.

Ekspansi AirAsia terus dilakukan. Pada tahun 2014, AirAsia menambah rute penerbangan jarak jauh dari Indonesia dan Thailand. Dengan anak perusahan Thai AirAsia X, AirAsia melayani rute penerbangan jarak jauh lebih dari 4 jam melalui Bandara Internasional Don Mueang Bangkok. Di Indonesia, AirAsia menyediakan Indonesia AirAsia X untuk melayani penerbangan jarak jauh dari Indonesia, berangkat langsung dari Denpasar, Bali, setiap harinya. Indonesia AirAsia X mengoperasikan Airbus 330-300 dengan 12 kursi Kelas Bisnis dan 365 kursi Kelas Ekonomi. Rute yang ditawarkan adalah penerbangan langsung menuju ke Taipei dan Melbourne.

Saat ini AirAsia telah diakui sebagai maskapai LCC terbaik di dunia. Berawal hanya dengan mempekerjakan 250 karyawan pada tahun 2001, kini AirAsia telah menjadi maskapai besar yang memberikan lapangan pekerjaan kepada lebih dari 15.000 orang.

Kebijakan Penumpang Anak-Anak dan Bayi AirAsia

  • Bayi dan anak-anak berusia 6 hari sampai 2 tahun (24 bulan) pada saat penerbangan dikenakan tarif khusus.

  • Bayi diperbolehkan ikut dalam penerbangan asal berada dalam pangkuan penumpang dewasa. Maksimum 1 bayi untuk 1 penumpang dewasa.

  • Kereta bayi atau stroller dilarang ditaruh di kabin pesawat.

  • Penumpang dapat mendaftarkan kereta bayi saat pemesanan untuk dimasukkan ke dalam bagasi gratis.

  • Bayi berusia kurang dari 8 hari dapat diizinkan terbang jika tersedia surat keterangan resmi dari dokter dan orang tua bayi harus menandatangani Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas saat check-in di bandara.

  • Anak-anak berusia di bawah 12 tahun diizinkan mengikuti penerbangan dengan didampingi 1 penumpang dewasa yang berusia minimal 18 tahun.

  • Perempuan dalam masa kehamilan wajib memberitahukan kondisi kehamilannya pada saat check-in di bandara.

  • Perempuan dalam masa kehamilan sampai 27 minggu diizinkan mengikuti penerbangan tanpa surat keterangan dari dokter, tapi harus menandatangani Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas saat check-in di bandara.

  • Perempuan dalam masa kehamilan 28–34 minggu diizinkan terbang dengan menyertakan surat keterangan medis dari dokter yang berlaku maksimal 30 hari sebelum keberangkatan dan harus menandatangani Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas saat check-in di bandara.

  • Perempuan dalam masa kehamilan lebih dari 35 minggu tidak diizinkan terbang.  

  • Penumpang penyandang disabilitas atau penumpang berkebutuhan khusus wajib memberitahu call center maksimum 48 jam sebelum keberangkatan mengenai kebutuhan khususnya agar maskapai dapat menyediakan kebutuhannya sebelum keberangkatan. Penumpang penyandang disabilitas atau yang sedang menjalani perawatan khusus juga harus menyertakan surat keterangan medis saat check-in di bandara.

  • Penumpang penyandang disabilitas wajib didampingi asisten pribadi jika tidak dapat menjalankan prosedur keselamatan sendiri atau tidak mengerti instruksi-instruksi keselamatan.

  • Penumpang penyandang disabilitas tidak diizinkan memilih tempat duduk di dekat pintu darurat demi alasan keamanan.

  • Untuk keamanan, maskapai hanya boleh membawa maksimum 4 orang penumpang penyandang disabilitas dalam satu kali penerbangan atau maksimum 2 orang penumpang dalam situasi tertentu.

  • Kursi roda tanpa baterai diizinkan dibawa ke dalam bagasi dengan berat maksimal 85 kg. Maskapai tidak mengizinkan penumpang membawa kursi roda dengan baterai terpasang.

  • Maskapai berhak menolak penumpang yang mengidap penyakit khusus yang kronis atau infeksi penyakit menular demi keselamatan penumpang lain.

  • Penumpang berkebutuhan khusus harus melakukan check-in langsung di bandara.

Seragam Pramugari AirAsia

Seragam Pramugari AirAsia Seragam Pramugari dan Pramugara AirAsia

Keanggunan seragam pramugari AirAsia juga disertai dengan memperhatikan faktor keleluasaan bergerak. Seragam pramugari AirAsia terdiri dari kombinasi blus warna putih, blazer merah serupa dengan warna logo maskapai tersebut serta rok di atas lutut yang juga berwarna merah. Seragam pramugara AirAsia berupa setelan warna hitam.

Makanan di pesawat AirAsia

makanan nasi kuning manado AirAsia makanan uncle chins chicken rice AirAsia makanan nasi lemak pak nasser AirAsia

Layaknya airline Full-LCC, AirAsia tidak menyediakan snacks, makanan utama maupun minuman secara cuma-cuma.

Penumpang dapat memesan snack ringan serta minuman selama penerbangan dan juga saat melakukan booking online atau web check-in.