peringatan
Citilink Banner

Cari tiket Citilink murah dan promo di sini!

    • Tujuan Penerbangan
    • Waktu Penerbangan
Citilink Promo

Alamat Citilink

Gedung Garuda Indonesia

Jl.Gunung Sahari Raya No.52

Jakarta Pusat,10720

Informasi penerbangan Citilink

  • rating maskapai:
    4.5 5 berdasarkan 1245 review
  • bagasi
  • kabin
  • waktu check-in
  • Service Standard: Full LCC

Profil Citilink

Citilink (QG/CTV) adalah maskapai Low Cost Carrier (LCC) dari Indonesia. Maskapai ini didirikan pada tahun 2001 sebagai anak perusahaan dari Garuda Indonesia, maskapai milik pemerintah Indonesia. Alasan pendirian Citilink adalah untuk menjadi unit bisnis strategis Garuda Indonesia di bidang LCC. Sebagai LCC, tentunya Citilink melayani segmen penerbangan berbiaya murah.

Dengan armada Fokker F28, Citilink memulai penerbangan perdananya pada 16 Juli 2001 dengan rute Surabaya (SUB)–Balikpapan (BPN)–Tarakan (TRK). Seiring dengan perkembangannya, Citilink menambah armada Boeing 737-300 dan mulai memberhentikan penggunaan Fokker F28 secara bertahap sejak tahun 2005.

Citilink berkantor pusat di Jakarta, tepatnya di Menara Citicon Lantai 16, Jalan S. Parman Kav. 72, Slipi, Jakarta Barat. Markasnya berada di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Dari awal berdiri hingga tahun 2012, Citilink beroperasi dengan nama Citilink Garuda Indonesia. Kode Penerbangan Citilink pun masih tidak dipisah dengan induknya, yaitu GA/GIA.

Pada tahun 2008, Citilink sempat menghentikan sistem operasionalnya untuk melakukan restrukturisasi dan penyegaran nama. Citilink kemudian diluncurkan kembali dengan slogan “Enjoy Simplicity”. Sayangnya di Indonesia, penulisan merek Citilink seringkali salah eja menjadi Citylink, City Link, atau Citi Link.

Sejak berpisah dari Garuda Indonesia pada tahun 2012, Citilink beroperasi dengan kode QG/CTV. Penyegaran nama sebagai maskapai baru pun dilalukan secara besar-besaran sejak tahun 2011. Standar pelayanan Citilink sebagai LCC pun ditingkatkan dengan maksimal.

Meski merupakan maskapai yang usianya masih sangat muda, Citilink telah dikenal sebagai maskapai berbiaya rendah atau LCC ternama di Indonesia. Cititlink melayani 42 rute penerbangan domestik dengan frekuensi penerbangan sebanyak 184 kali per hari, dengan 34 armada Airbus A320.

Seluruh armada Airbus A320 milik Citilink didatangkan langsung dari pabrik Airbus di Toulouse, Perancis. Armada Airbus A320 ini dapat menampung sampai 180 penumpang sekali jalan. Pesanan sebanyak 25 pesawat Airbus A320neo juga makin menambah jangkauan penerbangan Citilink sejak tahun 2014.

Citilink menawarkan rute penerbangan ke 23 kota di Indonesia, di antaranya menuju Pekanbaru, Padang, Batam, Palembang, Pangkal Pinang, Tanjung Pandan, Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Balikpapan, Banjarmasin, Ujung Pandang, Bali, Lombok, dan Kupang. Penerbangan Citilink di Jakarta tersedia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma, sama seperti maskapai Batik Air.

Sebagai maskapai LCC, Citilink tidak mau setengah-setengah. Dengan slogan “Better Fly Citilink”, maskapai ini selalu mengedepankan kenyamanan dan kepuasan penumpang. Komitmennya ini telah membawa Citilink meraih banyak penghargaan sejak peresmiannya pada tahun 2012.

Citilink berhasil meraih penghargaan Leading Low Cost Airline 2011/2012 dari Indonesia Travel and Tourism Foundation di tahun 2012. Masih di tahun yang sama, Citilink meraih Best Overall Marketing Campaign dalam The Budgies and Travel Awards 2012.

Di dalam negeri, Citilink berhasil meraih penghargaan Service To Care Award untuk kategori Airlines dari Markplus Insight selama 2 tahun berturut-turut pada tahun 2012 dan tahun 2013. Citilink pun meraih penghargaan dalam Anugerah Adikarya Wisata 2012 sebagai Maskapai Penerbangan Nasional Terbaik dan diakui sebagai Indonesia Leading Low Cost Airlines 2012/2013 dalam penghargaan dari ITTA Foundation.

Berbagai penghargaan yang diraih Citilink ini tentu menjadi bukti bahwa maskapai LCC juga dapat memberikan pelayanan terbaik. Beragam promo Citilink juga diberikan sebagai komitmen untuk selalu memberikan penawaran terbaik. Promo Citilink tidak hanya terkait harga tiket pesawat, tetapi juga harga khusus untuk pemesanan kamar di hotel rekanan Citilink. Seluruh promo Citilink dapat Anda temukan langsung di website Traveloka.

Untuk kemudahan penumpangnya, Citilink menyediakan layanan check-in online melalui website resminya. Strategi bisnis yang berbasis website dan online ini diharapkan menjadikan Citilink sebagai maskapai LCC modern unggulan di Indonesia.

Sebagai maskapai bertarif rendah, Citilink hanya menyediakan tiket kelas ekonomi dalam setiap penerbangan. Penumpang Citilink mendapatkan layanan layaknya LCC lainnya, yaitu fasilitas bagasi check-in gratis 20 kg (sama seperti Sriwijaya Air), bagasi kabin 7 kg, penjualan makanan utama, makanan ringan, dan minuman yang bervariasi selama penerbangan, serta keamanan dengan armada baru Airbus A320.

Pada November 2012, Citilink meluncurkan Citilink Shield yaitu asuransi penerbangan komprehensif yang dapat dibeli sebelum penerbangan. Waktu check-in Citilink adalah selama 60 menit dan maksimum 30 menit sebelum keberangkatan, sedangkan waktu boarding maksimum 20 menit sebelum keberangkatan.

Armada Pesawat Citilink

$airlineData.getName() Airbus A320Airbus A320
39 pesawat

Cara Pemesanan Tiket Citilink

Anda dapat melakukan reservasi dengan langkah-langkah berikut:
  1. Cari rute Citilink yang diinginkan di search box di atas (lihat Cara Pakai untuk bantuan)
  2. Lakukan booking dengan cara mengisi data penumpang.
  3. Pilih cara pembayaran.
  4. Bayar dan tiket Citilink akan dikirimkan ke alamat email Anda.

E-tiket Citilink

E-tiket Citilink dapat digunakan sebagai bukti untuk terbang dengan menggunakan Citilink. Jika Anda telah mendapatkan e-tiket melalui email, e-tiket tersebut dapat di-print untuk dibawa pada saat check-in. Jika Anda telah melakukan pemesanan, tetapi belum mendapatkan tiket, Anda dapat melakukan Retrieve Booking melalui link ini.

Perubahan/Pembatalan/Refund Citilink

Prosedur Refund

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan baca halaman FAQ ketentuan dan prosedur refund.

Koreksi Nama

  • Hanya dapat dilakukan melalui Call-Center Citilink: 0804-1-08-08-08 / +6231-2931100.
  • Dapat dilakukan paling lambat 24 jam sebelum keberangkatan.
  • Berlaku untuk min. kelas H dan dikenakan biaya admin Rp300.000 per penumpang/per segmen.
  • Di bawah kelas H dikenakan biaya admin Rp500.000 per penumpang/per segmen.
  • Nama setelah koreksi harus sesuai dengan kartu identitas.

Reroute/Pindah Rute

  • Tidak bisa.

Rebook/Reschedule

  • Dapat dilakukan melalui Call-Center Citilink: 0804-1-08-08-08 / +6231-2931100.
  • Dapat dilakukan maks. 24 jam sebelum keberangkatan. Untuk penerbangan pulang-pergi, periode 24 jam dihitung dari waktu keberangkatan penerbangan pergi. Seluruh perubahan akan dikenakan biaya admin Citilink sebesar Rp100.000 per tiket.
  • Jika upgrade ke kelas yang lebih tinggi, akan dikenakan selisih harga tiket baru.

Sejarah Citilink

Didirikan pada awal tahun 2001, Citilink awalnya merupakan sebuah Strategic Business Unit dari maskapai flag carrier milik pemerintah, Garuda Indonesia. Dipicu oleh deregulasi penerbangan Indonesia pada era reformasi yang memunculkan puluhan maskapai berbiaya murah baru, Garuda Indonesia sebagai pemain terbesar saat itu, tidak tinggal diam. Berbekal beberapa unit Fokker F28 bekas milik sang induk, Citilink mengudara sebagai salah satu perpanjangan tangan Garuda di segmen Low Cost Carrier. Pada era itu, Citilink dikenal oleh masyarakat dengan livery armadanya yang bercorak bunga yang berwarna-warni dan sangat mencolok.

Era Fokker F28 di Citilink dilanjutkan dengan regenerasi armada, dan pada tahun 2004 beberapa Boeing 737-300 milik Garuda ditransfer ke Citilink. Dengan adanya Boeing 737 ini, Citilink dapat meningkatkan daya angkutnya hingga mencapat 130 orang per penerbangan. Jaringan Citilink juga semakin berkembang dengan pembukaan hub di Bandara Juanda, Surabaya.

Persaingan yang semakin ketat di segmen Low Cost Carriers membuat Citilink juga semakin agresif dalam menurunkan harga serta ekspansi ke kota-kota di berbagai wilayah Indonesia, termasuk menjadikan kawasan Indonesia Timur sebagai focus region. Rute-rute yang awalnya masih merupakan rute-rute transit/pointto-point (seperti Surabaya-Balikpapan-Tarakan) diganti menjadi rute-rute langsung dari hub Citilink di Surabaya dan Jakarta.

Karena persaingan yang ketat ini pula, pada Januari 2008, Citilink akhirnya memutuskan untuk menghentikan operasionalnya sementara (hiatus) dan mengalami restrukturisasi oleh Garuda Indonesia. Selama 5 bulan, hingga Mei 2008, Citilink mengalami transformasi dan brand rejuvenation, di mana Citilink diluncurkan kembali sebagai LCC pada Agustus 2008 dengan tagline "Enjoy Simplicity". Di generasi II ini, Citilink dibranding dengan warna merah maroon yang dapat dilihat pada tailfin armada mereka. Investasi hingga USD10 juta ditanamkan pada Citilink untuk melakukan pembenahan dan ekspansi. Armada Boeing 737-300 ditambah dengan pembelian dari maskapai dalam dan luar negeri lain. Kantor pusat Citilink yang sebelumnya bergabung dengan Garuda dipindah ke Surabaya yang telah ditetapkan sebagai base operations.

Pada awal 2011, PT Garuda Indonesia Tbk sebagai pemilik tunggal Citilink memutuskan untuk melakukan spin-off terhadap Citilink. Artinya Citilink dibentuk sebagai sebuah perusahaan yang berdiri sendiri, bukan lagi hanya sebagai SBU dari Garuda. PT Citilink Indonesia berdiri sebagai perusahaan sendiri dan betul-betul berfokus di segmen Low Cost Carrier. Citilink di-rebranding lagi sebagai sebuah maskapai sendiri, bukan sebagai Citilink Garuda Indonesia. Sebagai sebuah perusahaan independen, Citilink juga memulai proses untuk mendapatkan Air Operator's Certificate (AOC) sendiri. Sejak berdiri sampai saat itu Citilink masih memakai AOC milik Garuda Indonesia, dan semua penerbangan Citilink masih berkoda GA/GIA.

Surat Izin dari DKUPPU Departemen Perhubungan diterbitkan pada Januari 2012, dan Citilink secara resmi menjadi airline sendiri yang terpisah. Lalu, AOC untuk penerbangan niaga berjadwal (AOC121) diterbitkan pada Juli 2012. Dengan kode QG/CTV dan Callsign "Supergreen", Citilink memulai era baru sebagai LCC modern dengan penaawaran tiket murah dan beberapa promo, yang siap berkompetisi dengan para pemain lama, seperti Lion Air dan AirAsia Indonesia.

Rute Populer

Seragam Pramugari Citilink

gambar pramugari Citilink Seragam pramugari Citilink didesain ulang sebagai bagian dari program penyegaran nama yang telah dijalankan sejak 2011. Setelah kontes desain seragam baru untuk Citilink tahun 2011, Citilink meresmikan seragam barunya yang didominasi warna hijau. Hijau adalah warna baru maskapai tersebut dengan harapan memberikan tampilan cerdas, modern dan mencolok, sehingga kru Citilink akan mudah dikenali di bandara maupun ketika melayani di dalam pesawat.

Makanan di pesawat Citilink

Citilink menyediakan makanan berbayar di atas pesawat berupa makanan utama, makanan ringan dan minuman yang dijual oleh para pramugari. Citilink tidak menyediakan minuman ataupun makanan gratis bagi para penumpangnya.

Kebijakan penumpang anak-anak dan bayi Citilink

  • Anak-anak diklasifikasikan sebagai umur 2-12 tahun dan tidak boleh terbang tanpa orang dewasa. Anak akan mendapatkan potongan harga.
  • Batas maksimal bayi adalah 1 bayi untuk tiap 1 Dewasa.
  • Harga rata-rata bayi untuk tiket domestik adalah antara Rp 50.000, hingga Rp 200.000, tergantung rute penerbangan.
Baca Citilink dalam bahasa Inggris / Read Citilink in English

Traveloka does not posses or claim to have ownership of any of the airline pictures or other copyrighted materials on this site. They belong to their respected owners.