
Heritage hotel Singapura bukan sekadar bangunan tua dengan pipa ledeng baru. Mereka adalah repositori hidup dari sejarah kota — masing-masing terkait dengan peristiwa, orang, dan periode tertentu yang membentuk Singapura modern. Menginap di dalamnya menawarkan sesuatu yang tidak bisa diberikan hotel baru: perasaan bahwa dinding-dinding di sekitarmu telah menyerap lebih banyak sejarah dari yang dikumpulkan sebagian besar negara dalam satu abad. Dari grande dame kolonial yang dibuka ketika Singapura masih menjadi pos perdagangan Inggris hingga shophouse yang dipugar dengan penuh kasih yang menampung seluruh komunitas selama tahun-tahun boom imigran kota, inilah tujuh heritage hotel yang memberikan penghargaan kepada tamu yang penasaran secara historis.
Pesan tiket pesawat ke Singapura dan pilih akomodasi yang merupakan bagian dari kisah kota. Temukan tarif terbaik di heritage hotel terbaik Singapura.
Tue, 18 Aug 2026

Scoot
Jakarta (CGK) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 879.341
Wed, 19 Aug 2026

Scoot
Surabaya (SUB) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.961.907
Fri, 7 Aug 2026

Saudia
Bali / Denpasar (DPS) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 2.264.242
Grande dame perhotelan Asia Tenggara. Raffles dibuka pada tahun 1887 ketika empat bersaudara Armenia — Sarkies — mengubah rumah pantai menjadi hotel, dan sejak saat itu menduduki posisi unik dalam kehidupan budaya Singapura. Elizabeth Taylor, Charlie Chaplin, Rudyard Kipling, Somerset Maugham — daftar tamu membaca seperti seabad sejarah sastra dan sinema. Long Bar adalah tempat lahirnya koktail Singapore Sling. Setiap kamar adalah suite — 115 di antaranya — dengan kipas angin langit-langit asli, lantai kayu jati, dan beranda pribadi. Restorasi 2019 adalah yang paling sensitif yang mungkin dilakukan: karakter bersejarah dipertahankan; fasilitas kontemporer berkelas pertama.
Fullerton Building dibangun antara 1924 dan 1928 sebagai Kantor Pos Umum Singapura — mahakarya neoklasik Palladium dengan kolom Dorik beralur di mulut Sungai Singapura. Ini telah menampung Singapore Club, Chamber of Commerce, berfungsi sebagai tempat perlindungan bom dan markas militer selama WWII, dan ditetapkan sebagai National Monument pada tahun 2015. Hari ini ini adalah hotel 400 kamar yang berhasil mencapai hal luar biasa: terasa megah tanpa terasa kaku. The Fullerton Heritage Gallery menceritakan kisah bangunan. Kolam renang rooftop memandang ke Sungai Singapura dan Marina Bay.
Hotel paling bervenerable Singapura setelah Raffles, Goodwood Park dimulai sebagai Teutonia Club pada tahun 1900 — ruang pertemuan untuk komunitas ekspatriat Jerman, dibangun dalam gaya kastil Rhine. Dikonversi menjadi hotel pada tahun 1929 dan ditetapkan sebagai National Monument. Menara yang khas, gaya Tudor-Gothic, dan taman yang rimbun menjadikannya salah satu properti heritage paling fotogenik Singapura. Hotel ini terkenal di kalangan warga Singapura karena kue duriannya — momen menarik bagi wisatawan Indonesia yang menyukai durian.
Restorasi oleh pemenang Pritzker Prize: The Capitol Kempinski menempati Capitol Building neoklasik (1933) dan Stamford House gaya Venesia Renaissance (1904), keduanya dipugar dengan penuh ketelitian. Hotel ini memiliki 157 kamar dan suite yang memadukan detail heritage — kornis asli, ketinggian langit-langit, dan cetakan arsitektur — dengan finishing kemewahan kontemporer. Lokasinya di kawasan civic menempatkanmu dalam jarak 10 menit berjalan kaki dari Raffles Hotel, National Gallery, dan Sungai Singapura.
Restorasi terbaru dan luar biasa sensitif dari serangkaian shophouse konservasi pra-perang di kawasan Maxwell Road, Six Senses Maxwell membawa pendekatan khas merek wellness mewah ke salah satu kawasan terkaya sejarah Singapura. 138 kamar didistribusikan di seluruh blok shophouse yang dipugar; fasilitas spa dan wellness adalah yang paling ekstensif dari hotel heritage Singapura mana pun; dan kolam renang rooftop memandang ke kawasan konservasi sekitar dan CBD.
Capella Singapore mengintegrasikan sekelompok bangunan militer kolonial dari 1880-an — dipugar selama tiga tahun — dengan sayap kontemporer baru oleh Foster + Partners, semua ditetapkan dalam 12 hektar taman berbukit di Sentosa. Bangunan-bangunan kolonial dulunya merupakan bagian dari British Far East Command; konversi memerlukan pemeliharaan kain bersejarah sambil menciptakan 112 kamar dan suite dengan kualitas tertinggi yang mungkin. Ini adalah venue untuk KTT Trump-Kim 2018. Resort ini juga merupakan koleksi seni — lebih dari 900 karya tersebar di seluruh properti.
Meski umumnya terdaftar dalam panduan hotel butik, The Warehouse Hotel berakar dalam di sejarah industri dan sosial Singapura. Godown yang ditempatinya dibangun pada akhir abad ke-19 sebagai gudang tepi sungai dan kemudian menjadi terkait dengan aktivitas perkumpulan rahasia dan ekonomi bawah tanah Singapura di kawasan Robertson Quay. Restorasi The Lo & Behold Group sangat teliti dalam menghormati heritage yang sedikit lebih gelap ini — desain mereferensikan bentuk industrial, penceritaan tentang masa lalu bangunan dijalin ke dalam pengalaman tamu. 37 kamar; kolam renang rooftop; restoran Po adalah salah satu yang terbaik di Singapura.
Jelajahi sejarah Singapura lebih jauh dengan aktivitas budaya terbaik di seluruh kota. Atur airport transfer dari Changi. Cek promo Traveloka terbaru untuk penawaran hotel heritage, dan pesan menginap bersejarah Singapura-mu di Traveloka.






