Hotel Bersejarah di Singapura: Hotele yang Menyimpan Kisah Kuno

Traveloka Team
Waktu baca 2 menit

Hotel-hotel paling terkenal di Singapura bukan sekadar tempat tidur mewah — mereka adalah institusi dengan sejarah yang bersinggungan langsung dengan seluruh busur cerita kota ini, dari pelabuhan dagang kolonial Inggris, pendudukan Jepang dalam Perang Dunia II, hingga kemerdekaan dan modernisasi. Bangunan-bangunan yang kini menampung Raffles, The Fullerton, dan Goodwood Park Hotel telah menampung keluarga kerajaan, menyaksikan pendudukan masa perang, menampung kantor-kantor pemerintahan, dan menghibur nama-nama paling terkenal dalam sastra, film, dan politik selama lebih dari satu abad. Bagi wisatawan Indonesia yang menyukai sejarah dan arsitektur — atau yang sekadar ingin merasakan pengalaman berbeda dari hotel berbintang biasa — menginap atau sekadar mengunjungi hotel-hotel ini adalah pengalaman tersendiri yang tidak ada duanya.

Pesan tiket pesawat ke Singapura. Temukan penawaran terbaik untuk hotel bersejarah Singapura dan rencanakan menginap di sepotong sejarah yang hidup.

Terbang Bersama Traveloka

Sat, 18 Jul 2026

TransNusa

Jakarta (CGK) ke Singapore (SIN)

Mulai dari Rp 1.124.700

Sat, 8 Aug 2026

AirAsia Indonesia

Surabaya (SUB) ke Singapore (SIN)

Mulai dari Rp 1.968.491

Thu, 16 Jul 2026

KLM

Bali / Denpasar (DPS) ke Singapore (SIN)

Mulai dari Rp 1.958.347

Raffles Singapore (est. 1887) — Hotel Paling Terkenal di Asia

Raffles adalah hotel paling bersejarah di Singapura dan salah satu yang paling terkenal di dunia. Awalnya dibangun sebagai rumah pantai pribadi pada tahun 1830-an, hotel ini diakuisisi oleh Saudara Sarkies yang merupakan warga Armenia pada tahun 1887 dan dikembangkan menjadi hotel kolonial agung yang masih mendefinisikan imajinasi romantis kota ini. Daftar tamunya membaca seperti daftar sejarah budaya abad ke-20: Somerset Maugham, Charlie Chaplin, Elizabeth Taylor, Ava Gardner, dan lainnya. Hotel ini juga adalah tempat lahirnya koktail Singapore Sling, yang dilaporkan diciptakan oleh bartender Ngiam Tong Boon pada 1915.

Restorasi komprehensif dua tahun yang selesai pada 2019 menyegarkan hotel sambil mempertahankan karakter esensialnya: fasad kolonial putih, taman halaman tropis, koridor berkolom, Long Bar dengan kulit kacang yang berserakan di lantai, dan Tiffin Room yang telah menyajikan kari India sejak tahun 1890-an. Semua kamar adalah suite — yang terkecil di Raffles adalah suite — dan harganya mencerminkan warisan tersebut.

Alamat: 1 Beach Road, Singapore 189673. MRT terdekat: City Hall (EW13/NS25).

The Fullerton Hotel Singapore (Bangunan est. 1928) — Dari Kantor Pos Menjadi Ikon

The Fullerton Building adalah salah satu struktur paling signifikan secara arsitektur di Singapura — gedung neoklasik megah dengan kolom Doric bergerigi dan portico yang rumit, dibangun antara 1924 dan 1928 di mulut Sungai Singapura. Bangunan ini telah berfungsi sebagai Kantor Pos Umum, Kamar Dagang, sepuluh departemen pemerintah, Klub Singapura (klub pegawai negeri Inggris), rumah sakit dan tempat perlindungan bom masa perang, dan markas administrasi militer Jepang selama Perang Dunia II.

Dikonversi menjadi The Fullerton Hotel pada 2001 setelah restorasi USD 400 juta, bangunan ini kini menjadi Monumen Nasional. Hotel 400 kamar ini membalut atrium yang luar biasa yang dibuat dari halaman tengah bangunan yang dulu. Kolam renang infinity di atap dan pemandangan Fullerton Square adalah alasan yang sangat baik untuk berkunjung meski tidak menginap.

Alamat: 1 Fullerton Square, Singapore 049178. MRT terdekat: Raffles Place (EW14/NS26).

Goodwood Park Hotel (Bangunan est. 1900) — Dari Klub Jerman Menjadi Grand Hotel

Goodwood Park Hotel di Scotts Road memiliki asal-usul yang paling tidak terduga dari hotel mana pun di Asia. Bangunan ini dibangun pada 1900 sebagai Teutonia Club — enklave elite untuk komunitas ekspatriat Jerman di Singapura kolonial. Setelah Perang Dunia I, hotel ini dibeli oleh tiga bersaudara Yahudi dan diubah namanya menjadi Goodwood Hall, menjadi kafe-restoran yang modis. Baru pada 1929 bangunan ini diubah menjadi hotel dan dengan cepat memantapkan diri sebagai salah satu yang paling bergengsi di kawasan ini. Selama Perang Dunia II, hotel ini menjadi kediaman perwira Jepang tinggi, dan kemudian berfungsi sebagai Pengadilan Kejahatan Perang Inggris. Properti ini ditetapkan sebagai Monumen Nasional pada 1989.

Hari ini, Goodwood Park sangat terkenal dengan dessert duriannya — disajikan selama musim durian setiap tahun dan menarik antrean yang berdedikasi. Pilihan kunjungan yang lebih mudah diakses: afternoon tea di restoran tepi kolam renang hotel.

Alamat: 22 Scotts Road, Singapore 228221. MRT terdekat: Orchard (NS22/TE14).

Mengunjungi Hotel Bersejarah Singapura Tanpa Menginap

Hotel-hotel heritage besar Singapura menyambut pengunjung yang datang hanya untuk minum, makan, atau sekadar melihat-lihat. Pengalaman spesifik yang layak dikunjungi tanpa menginap semalam:

Singapore Sling di Raffles Long Bar: Tempat lahirnya koktail, dengan kulit kacang berserakan di lantai. Harga sekitar SGD 35–40. Worth it sekali seumur hidup
Tiffin Room di Raffles: Restoran India ikonik hotel yang menyajikan kari Asia Selatan dalam ruang makan bergaya kolonial sejak tahun 1890-an. Tersedia makan siang dan makan malam buffet
Jalan-jalan waterfront Fullerton Heritage: Kawasan Fullerton Square, Fullerton Bay Hotel, dan waterfront heritage dapat diakses secara gratis dan merupakan salah satu jalan-jalan paling atmosferik di Singapura, terutama saat senja
Dessert durian Goodwood Park: Musiman (biasanya Juni–Agustus) — puff durian, crepe, dan es krim hotel yang terkenal menarik para penggemar setiap tahunnya

Temukan penawaran terbaik untuk hotel bersejarah Singapura. Jelajahi lebih banyak tempat wisata di kawasan heritage Singapura. Cek promo Traveloka terbaru, atur airport transfer dari Changi, dan rencanakan pengalaman Singapura-mu di Traveloka.

Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan