
Satu minggu di Singapura bukanlah minggu yang kehabisan hal-hal untuk dilakukan — ini adalah minggu yang akhirnya punya cukup waktu untuk melakukan segalanya dengan benar. Tujuh hari memungkinkan atraksi utama tanpa terburu-buru, eksplorasi kawasan dengan kecepatan yang benar-benar santai, satu hari di Sentosa, satu hari di Mandai, dan — yang paling penting — waktu untuk mengikuti apa yang menarik minatmu: kunjungan kedua ke hawker centre yang kamu suka, pagi hari di kawasan yang menarik perhatianmu, atau setengah hari di pulau offshore yang tidak ditemukan kebanyakan wisatawan. Bagi wisatawan Indonesia yang punya waktu libur panjang atau yang menggabungkan Singapura dengan destinasi lain di Asia Tenggara, tujuh hari adalah durasi yang sangat memuaskan.
Pesan tiket pesawat ke Singapura dan pre-book tiket atraksi lebih awal. Temukan hotel di pusat kota — kawasan Marina Bay, Chinatown, atau Bugis semuanya memberikan akses luar biasa untuk itinerary ini.
Sat, 8 Aug 2026

Scoot
Jakarta (CGK) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.040.004
Thu, 13 Aug 2026

AirAsia Indonesia
Surabaya (SUB) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.916.530
Thu, 23 Jul 2026

KLM
Bali / Denpasar (DPS) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.849.966
Tiba, check-in, dan masuk ke kota dengan santai di malam Marina Bay. Jalan kaki di promenade tepi air dari Helix Bridge ke Merlion Park saat senja, lalu kembali ke Gardens by the Bay untuk pertunjukan cahaya Garden Rhapsody Supertree (pukul 19:45 atau 20:45, gratis). Makan malam di Lau Pa Sat — satay jalanan di Boon Tat Street (buka dari pukul 19:00) untuk pengenalan hawker Singapore yang atmosferik. Ini membuat Hari 1 ringan dan atmosferik — wisata berat dimulai Hari 2.
Seharian penuh didedikasikan untuk kawasan Marina Bay yang dilakukan dengan benar. Pagi di Gardens by the Bay — Supertree Grove, konservatori Flower Dome, dan Cloud Forest (pre-book). Sore: MBS SkyPark Observation Deck (book slot pukul 18 untuk pencahayaan optimal), teras atap Esplanade (gratis), dan jalan-jalan di Helix Bridge. Malam: cocktail di bar rooftop Marina Bay, lalu makan malam di Maxwell Food Centre.
Sehari di bagian selatan kota. Pagi di Chinatown: Buddha Tooth Relic Temple, Sri Mariamman Temple, dan streetscape shophouse Pagoda dan Temple Street. Makan siang di Maxwell Food Centre. Sore: jalan melalui Tanjong Pagar — kawasan Singapura yang paling cepat berubah, di mana shophouse conservation kini menampung beberapa restoran dan bar paling menarik kota. Eksplorasi Keong Saik Road di akhir sore. Makan malam di Keong Saik, yang telah menjadi salah satu jalan paling rewarding di Singapura untuk restoran independen.
Pagi di Little India: Kuil Sri Veeramakaliamman, Tekka Centre (Allauddin's Biryani untuk makan siang — halal dan Michelin Bib Gourmand), dan Serangoon Road. Akhir siang: MRT ke Bugis untuk Kampong Glam — Masjid Sultan, Malay Heritage Centre, Haji Lane, dan Arab Street. Akhir sore: jalan ke Civic District — City Hall, St Andrew's Cathedral, dan Raffles Hotel (bahkan jika tidak menginap, gedung bersejarah dan halamannya bisa dijelajahi dengan gratis). Malam: Singapore Sling di Raffles Long Bar (tempat koktail ini diciptakan pada 1915 — SGD 35–40, cukup sekali seumur hidup), lalu makan malam di kawasan civic.
Seharian penuh di Sentosa — tema park dan pantai dikombinasikan. Pagi: Universal Studios Singapore (pesan lebih awal, datang pagi). Sore: Palawan Beach atau Tanjong Beach Club untuk pendinginan di pantai setelah park. Atau: Adventure Cove Waterpark untuk seharian penuh dengan pengalaman snorkeling terumbu karang di sore hari. Malam: cable car kembali ke daratan saat senja untuk pemandangan pelabuhan yang spektakuler.
Hari yang berfokus pada kawasan yang menunjukkan berbagai karakter permukiman Singapura. Pagi: Singapore Botanic Gardens (tiba pukul 8, alokasikan 2,5 jam — National Orchid Garden, Swan Lake, dan Rainforest). Sebagian besar area gratis; National Orchid Garden berbayar — verifikasi biaya saat ini sebelum berkunjung. Akhir pagi: MRT ke Tiong Bahru — jalan-jalan arsitektur art deco, makan siang Tiong Bahru Market, dan kafe Yong Siak Street. Sore: taksi atau bus ke timur menuju Joo Chiat — shophouse Peranakan Koon Seng Road, semangkuk 328 Katong Laksa, dan penelusuran toko-toko independen dan mural kawasan. Malam: East Coast Lagoon Food Village di tepi laut.
Hari terakhir dibagi antara satwa liar kelas dunia dan petualangan pulau off-the-beaten-path. Pagi: Singapore Zoo (buka pukul 8:30) atau Bird Paradise di Mandai. Tiga hingga empat jam mencakup highlight. Alternatif: naik bumboat dari Changi Point Ferry Terminal ke Pulau Ubin (SGD 4 per orang, 15 menit, berangkat saat penuh) — pulau rustikal terakhir Singapura di mana kamu bisa menyewa sepeda dan menjelajahi jalur hutan, danau bekas quarry granit, dan boardwalk Chek Jawa Wetlands. Sore di Pulau Ubin adalah salah satu pengalaman Singapura paling kontras yang mungkin — sama sekali berbeda dari kota yang hanya 15 menit jauhnya. Kembali ke daratan untuk malam terakhir dan makan malam perpisahan di mana pun yang belum kamu coba dalam enam hari sebelumnya.
Rencanakan minggu penuhmu dengan tempat wisata terbaik di Singapura. Atur airport transfer dari Changi. Cek promo Traveloka terbaru, dan bangun minggu Singapura-mu yang sempurna di Traveloka.






