Berencana transit di Taiwan dalam perjalananmu ke destinasi berikutnya? Memahami persyaratan visa transit Taiwan adalah langkah pertama yang wajib dilakukan agar perjalananmu berjalan lancar. Kabar baiknya, warga negara Indonesia kini memiliki opsi masuk Taiwan yang lebih mudah dan praktis, termasuk Travel Authorization Certificate (TAC) yang bisa diajukan secara gratis secara online. Panduan ini merangkum semua yang perlu kamu ketahui, mulai dari jenis izin masuk, cara pengajuan, biaya, hingga aktivitas seru yang bisa dilakukan selama layover. Sebelum berangkat, pastikan juga kamu sudah memesan tiket pesawat dan akomodasi agar perjalananmu lebih terencana.
Wed, 15 Jul 2026

Scoot
Jakarta (CGK) ke Taipei (TPE)
Mulai dari Rp 1.858.799
Fri, 31 Jul 2026

Scoot
Surabaya (SUB) ke Taipei (TPE)
Mulai dari Rp 1.777.000
Wed, 15 Jul 2026

Scoot
Bali / Denpasar (DPS) ke Taipei (TPE)
Mulai dari Rp 2.246.103
Taiwan memiliki beberapa kebijakan untuk penumpang transit yang berbeda-beda tergantung negara asal, tujuan akhir perjalanan, dan apakah kamu berencana keluar dari area transit bandara. Penting untuk mengetahui kategori mana yang sesuai dengan kondisimu sebelum berangkat.
Jika kamu hanya singgah di Taiwan dan tidak keluar dari area transit internasional bandara, warga negara Indonesia tidak memerlukan visa atau izin masuk apapun. Opsi ini berlaku selama kamu tidak melewati imigrasi Taiwan dan bagasi kamu sudah tercatat langsung ke tujuan akhir dalam satu pemesanan penerbangan.
Warga negara Indonesia yang ingin keluar dari area transit dan menjelajahi kota dapat mengajukan Travel Authorization Certificate (TAC). TAC sepenuhnya gratis dan diproses secara instan setelah pengajuan online. Izin ini berlaku 90 hari sejak tanggal penerbitan dan mengizinkan tinggal hingga 14 hari per kunjungan.
Syarat utama untuk mendapatkan TAC adalah memiliki visa aktif atau izin tinggal dari salah satu negara berikut: Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, negara-negara Uni Eropa atau Schengen, atau visa Taiwan sebelumnya. Paspor juga harus memiliki masa berlaku minimal enam bulan sejak tanggal kedatangan di Taiwan, serta dilengkapi tiket penerbangan pulang atau lanjutan.
Warga negara yang tidak memenuhi syarat TAC namun ingin keluar dari area transit bandara wajib mengajukan visa transit Taiwan melalui kantor perwakilan Taiwan di negara asal. Proses ini memerlukan lebih banyak dokumen dan waktu dibandingkan TAC.
Bagi WNI yang memenuhi syarat, TAC adalah cara paling mudah dan cepat untuk bisa menjelajahi Taiwan saat transit. Berikut langkah-langkahnya.
Kunjungi situs resmi Biro Urusan Konsular Taiwan dan isi formulir pengajuan TAC secara online. Pengajuan dapat dilakukan kapan saja dan hasilnya keluar secara instan.
Setelah pengajuan berhasil, kamu akan menerima konfirmasi TAC yang perlu disimpan dan ditunjukkan saat tiba di Taiwan. TAC berlaku 90 hari sejak tanggal penerbitan untuk satu kali kunjungan maksimal 14 hari.
Jika kamu tidak memenuhi syarat TAC, berikut proses pengajuan visa transit Taiwan secara konvensional.
Ajukan permohonan di kantor perwakilan atau kedutaan Taiwan di negara asalmu. Datang pada jam operasional dengan membawa seluruh dokumen asli beserta salinannya.
Biaya visa transit berkisar antara USD 20 hingga USD 50 tergantung kewarganegaraan pemohon. Proses persetujuan membutuhkan sekitar 3 hingga 7 hari kerja. Ajukan setidaknya dua minggu sebelum keberangkatan agar tidak terburu-buru.
Transit di Taiwan tidak harus membosankan. Banyak tempat wisata dan pengalaman seru yang bisa kamu nikmati, bahkan dalam waktu singkat sekalipun.
Bandara Internasional Taoyuan menyediakan tur setengah hari gratis bagi penumpang dengan waktu transit antara 7 hingga 24 jam. Tur berlangsung sekitar empat jam dengan kunjungan ke lokasi ikonik seperti Kuil Sanxia dan Daxi Old Street. Tersedia dua sesi: tur pagi berangkat pukul 08.15 dari Terminal 2 dan kembali sekitar pukul 12.30, serta tur siang berangkat pukul 13.45 dari Terminal 2 dan kembali sekitar pukul 18.00.
Hanya tersedia 18 kursi per sesi yang bisa dipesan online mulai 5 hingga 90 hari sebelum kedatangan. Jika masih ada kursi tersisa, pendaftaran di tempat juga tersedia di Tourist Service Center di Terminal 1 dan Terminal 2.
Bagi yang transit di malam hari, jangan lewatkan pasar malam yang sudah terkenal di seluruh dunia. Ningxia Night Market dan Shilin Night Market adalah dua destinasi wajib yang menawarkan pengalaman kuliner autentik Taiwan, mulai dari bubble tea dengan berbagai rasa, xiao long bao, ayam goreng krispi khas Taiwan, hingga stinky tofu yang terkenal unik.
Untuk transit yang lebih nyaman, Plaza Premium Lounge di Bandara Internasional Taoyuan menyediakan makanan dan minuman khas Taiwan, tempat duduk yang nyaman untuk istirahat, koneksi Wi-Fi berkecepatan tinggi, serta fasilitas shower agar kamu bisa segar kembali sebelum penerbangan berikutnya.
Jika waktu transitmu cukup panjang, berikut beberapa destinasi yang sayang untuk dilewatkan.
Gedung ikonik Taipei ini menawarkan pemandangan spektakuler dari dek observasi di lantai 89. Meski kini bukan lagi yang tertinggi di dunia, Taipei 101 tetap menjadi daya tarik wisata yang paling banyak dikunjungi di Taiwan.
Bangunan megah ini didedikasikan untuk mengenang mantan presiden Taiwan, Chiang Kai-shek. Selain arsitekturnya yang memukau, kawasan ini juga memiliki taman yang indah dan upacara pergantian penjaga yang sangat populer di kalangan wisatawan.
Dijuluki "Shibuya-nya Taiwan", kawasan belanja yang ramai ini memadukan toko-toko mode, jajanan jalanan, dan suasana urban yang dinamis. Cocok untuk kamu yang ingin berburu oleh-oleh atau sekadar menikmati atmosfer kota.
Museum ini menyimpan koleksi seni dan artefak Tiongkok yang sangat berharga, termasuk peninggalan dari Dinasti Ming dan Qing. Salah satu museum terbaik di Asia yang wajib dikunjungi jika waktumu memungkinkan.
Untuk pengalaman relaksasi sebelum penerbangan berikutnya, Beitou menawarkan pemandian air panas alami yang menyegarkan. Kawasan ini mudah dijangkau dari pusat kota Taipei dan menjadi pelarian sempurna di sela-sela perjalanan panjang.
Tetap terhubung dengan internet selama transit menggunakan eSIM 4G Taiwan agar kamu bisa mengakses peta dan informasi tanpa khawatir biaya roaming. Untuk mobilitas dalam kota, tersedia berbagai opsi transportasi mulai dari MRT hingga airport transfer yang bisa dipesan sebelum kamu tiba. Kamu juga bisa mempertimbangkan sewa mobil jika ingin lebih leluasa menjelajahi kota selama layover panjang. Selain itu, manfaatkan tiket bus dan tiket kereta untuk menjangkau berbagai penjuru kota dengan mudah dan hemat.
Traveloka adalah aplikasi travel terbesar di Asia Tenggara yang hadir untuk memastikan setiap tahap perjalananmu terencana dengan baik, termasuk saat transit di Taiwan. Melalui aplikasi Traveloka, kamu bisa membandingkan ratusan pilihan penerbangan sekaligus dan menemukan harga terbaik ke Taiwan maupun destinasi lanjutanmu, semua tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi.
Tidak hanya penerbangan, aplikasi Traveloka juga menyediakan pilihan hotel di Taiwan jika kamu membutuhkan tempat menginap selama singgah. Cari dan bandingkan ratusan pilihan akomodasi mulai dari yang terjangkau hingga bintang lima, dengan ulasan lengkap dari pengguna nyata. Jangan lewatkan juga promo Traveloka yang tersedia untuk berbagai produk perjalanan agar kamu bisa menghemat lebih banyak.
Lengkapi perlindungan perjalananmu dengan asuransi perjalanan dari Traveloka agar kamu bisa menikmati transit dengan tenang tanpa khawatir hal-hal tak terduga. Bayar semua kebutuhanmu dengan berbagai metode pembayaran lokal yang tersedia di aplikasi Traveloka. Download aplikasi Traveloka sekarang dan nikmati kemudahan merencanakan perjalanan transit ke Taiwan dari genggaman tanganmu.






