Panduan Utama Etiket & Hal Tabu di Taiwan

Mas Bellboy
Waktu baca 5 menit

Taiwan, sebuah pulau yang terletak di lepas pantai Tiongkok, adalah perpaduan unik antara tradisi Tiongkok kuno dan pengaruh modern. Masyarakat Taiwan sangat menghargai kesopanan, rasa hormat, dan harmoni sosial. Konsep yang mendasari kehidupan sehari-hari di Taiwan adalah menjaga "muka" (面子, miànzi), yang berarti menjaga martabat diri sendiri dan orang lain. Hal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara berkomunikasi hingga bagaimana berinteraksi di tempat umum. Memahami dan menghormati nilai-nilai ini sangat penting untuk pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan bermakna di Taiwan.

Filosofi dasar yang membentuk budaya Taiwan adalah perpaduan antara Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhisme. Konfusianisme menekankan pentingnya hubungan sosial yang harmonis, rasa hormat terhadap orang yang lebih tua, dan pentingnya pendidikan. Taoisme mengajarkan tentang keseimbangan alam dan pentingnya hidup selaras dengan alam. Buddhisme memberikan penekanan pada belas kasih, kesabaran, dan pengendalian diri. Perpaduan dari ketiga filosofi ini menciptakan masyarakat yang ramah, sopan, dan sangat menghargai nilai-nilai tradisional.

Sebagai seorang pelancong, memahami etika dasar ini akan membantu Anda berinteraksi dengan penduduk setempat dengan lebih baik, menghindari kesalahpahaman, dan menunjukkan rasa hormat terhadap budaya mereka. Dengan demikian, Anda akan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih otentik dan memperdalam pemahaman Anda tentang keindahan dan keragaman budaya Taiwan.

5 Hal Tabu yang Wajib Diketahui di Taiwan

1. Jangan Menulis dengan Pena Merah

Konteks Sejarah/Sosial

Di Taiwan, penggunaan pena merah sangat dihindari karena terkait erat dengan kematian dan roh jahat. Tradisi ini berakar dari kepercayaan Tiongkok kuno, di mana pena merah digunakan untuk menulis nama orang yang telah meninggal dunia di batu nisan atau dokumen pemakaman. Penggunaan pena merah dianggap sebagai pertanda buruk dan dapat membawa kesialan bagi orang yang menerimanya. Hal ini juga dianggap tidak sopan karena menyiratkan bahwa Anda berharap orang tersebut meninggal dunia.

Skenario Nyata

Seorang turis mungkin secara tidak sengaja menggunakan pena merah untuk menandatangani dokumen penting, menulis catatan untuk teman, atau bahkan sekadar mencoret-coret. Hal ini dapat menyebabkan kebingungan, ketidaknyamanan, atau bahkan kemarahan dari penduduk setempat. Mereka mungkin menganggap tindakan tersebut sebagai penghinaan atau kurangnya rasa hormat terhadap budaya mereka.

Panduan Perilaku yang Benar

1.
Selalu gunakan pena berwarna selain merah untuk menulis di Taiwan.
2.
Perhatikan warna pena yang Anda gunakan saat menandatangani dokumen, menulis catatan, atau melakukan aktivitas lain yang melibatkan penulisan.
3.
Jika Anda secara tidak sengaja menggunakan pena merah, segera minta maaf dan jelaskan bahwa Anda tidak mengetahui aturan tersebut.
4.
Jika memungkinkan, ganti dokumen atau catatan yang ditulis dengan pena merah dengan yang baru menggunakan warna lain.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Selain menghindari pena merah, hindari juga memberikan hadiah dengan warna merah, terutama jika itu adalah amplop atau barang yang terkait dengan acara penting. Warna merah sering dikaitkan dengan keberuntungan dan perayaan, tetapi dalam konteks tertentu, seperti memberikan hadiah kepada orang yang sakit, hal itu bisa dianggap tidak pantas. Sebagai gantinya, pilihlah warna lain yang lebih netral atau sesuai dengan acara tersebut.

2. Hindari Memberikan Jam sebagai Hadiah

Konteks Sejarah/Sosial

Memberikan jam sebagai hadiah adalah hal yang sangat tabu di Taiwan karena pengucapan kata "memberi jam" (送鐘, sòng zhōng) terdengar mirip dengan frasa "mengirim pemakaman" (送終, sòng zhōng). Dalam budaya Tiongkok, mengirim pemakaman adalah tradisi yang dilakukan untuk orang yang meninggal dunia. Oleh karena itu, memberikan jam dianggap sebagai isyarat buruk yang menyiratkan bahwa Anda berharap orang tersebut meninggal dunia atau bahwa hubungan Anda dengan mereka akan segera berakhir.

Skenario Nyata

Seorang turis mungkin ingin memberikan hadiah kepada teman atau rekan bisnis di Taiwan dan memilih jam tangan atau jam dinding sebagai hadiah. Namun, tindakan ini dapat menyebabkan kebingungan, kesalahpahaman, atau bahkan menyinggung perasaan penerima hadiah. Mereka mungkin merasa bahwa Anda tidak menghargai hubungan mereka atau bahwa Anda berharap hal buruk terjadi pada mereka.

Panduan Perilaku yang Benar

1.
Hindari memberikan jam tangan, jam dinding, atau jam jenis lainnya sebagai hadiah di Taiwan.
2.
Pilihlah hadiah lain yang lebih netral dan sesuai dengan acara tersebut, seperti makanan, minuman, buku, atau barang-barang lainnya.
3.
Jika Anda ingin memberikan hadiah yang terkait dengan waktu, pertimbangkan untuk memberikan kalender atau buku catatan.
4.
Jika Anda menerima hadiah jam, jangan tersinggung. Mungkin saja pemberi hadiah tidak mengetahui aturan ini. Anda bisa dengan sopan menjelaskan mengapa hadiah tersebut tidak pantas.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Selain menghindari memberikan jam, hindari juga memberikan hadiah dengan angka empat (4) di dalamnya, karena angka empat (四, sì) dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan kata "kematian" (死, sǐ). Misalnya, hindari memberikan empat buah barang atau hadiah yang dikemas dalam empat kotak. Sebagai gantinya, pilihlah jumlah lain yang dianggap lebih beruntung, seperti angka delapan (8), yang melambangkan keberuntungan dan kekayaan.

3. Jangan Menancapkan Sumpit di Mangkuk Nasi

Konteks Sejarah/Sosial

Menancapkan sumpit secara vertikal di dalam mangkuk nasi adalah tindakan yang sangat tabu di Taiwan karena terkait erat dengan ritual pemakaman. Praktik ini meniru cara orang meletakkan dupa di altar untuk menghormati orang yang meninggal dunia. Oleh karena itu, menancapkan sumpit di mangkuk nasi dianggap sebagai simbol kematian dan dapat membawa kesialan bagi orang yang melakukannya. Hal ini juga dianggap tidak sopan karena menyiratkan bahwa Anda memperlakukan makanan Anda seperti persembahan untuk orang mati.

Skenario Nyata

Seorang turis mungkin secara tidak sengaja menancapkan sumpit di mangkuk nasi saat makan di restoran atau di rumah teman. Hal ini dapat menyebabkan kebingungan, ketidaknyamanan, atau bahkan kemarahan dari penduduk setempat. Mereka mungkin menganggap tindakan tersebut sebagai penghinaan atau kurangnya rasa hormat terhadap budaya mereka.

Panduan Perilaku yang Benar

1.
Jangan pernah menancapkan sumpit secara vertikal di dalam mangkuk nasi.
2.
Letakkan sumpit di atas sumpit rest (tempat sumpit) atau di samping mangkuk nasi saat tidak digunakan.
3.
Jika tidak ada sumpit rest, Anda bisa meletakkan sumpit di atas meja atau di atas piring Anda.
4.
Saat selesai makan, letakkan sumpit di atas sumpit rest atau di samping mangkuk nasi.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Selain menghindari menancapkan sumpit di mangkuk nasi, perhatikan juga cara Anda menggunakan sumpit. Jangan gunakan sumpit untuk menusuk makanan, memindahkan makanan dari piring bersama ke piring Anda sendiri, atau untuk bermain-main. Gunakan sumpit hanya untuk mengambil makanan dan memasukkannya ke dalam mulut Anda. Selain itu, jangan menggesekkan sumpit bersama-sama untuk menghilangkan serpihan makanan, karena ini dianggap tidak sopan.

4. Hindari Membahas Topik Sensitif

Konteks Sejarah/Sosial

Masyarakat Taiwan cenderung menghindari membahas topik sensitif seperti politik, hubungan dengan Tiongkok, atau isu-isu pribadi yang terlalu dalam, terutama dengan orang yang baru dikenal. Hal ini didasarkan pada keinginan untuk menjaga harmoni sosial dan menghindari konflik. Membahas topik sensitif dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kesalahpahaman, atau bahkan perdebatan yang tidak diinginkan. Selain itu, orang Taiwan sangat menghargai privasi dan cenderung tidak suka membicarakan hal-hal pribadi mereka dengan orang asing.

Skenario Nyata

Seorang turis mungkin secara tidak sengaja memulai percakapan tentang politik atau hubungan Taiwan-Tiongkok dengan penduduk setempat. Hal ini dapat menyebabkan kebingungan, ketidaknyamanan, atau bahkan penolakan untuk melanjutkan percakapan. Mereka mungkin merasa bahwa Anda terlalu ikut campur dalam urusan pribadi mereka atau bahwa Anda tidak menghormati pandangan mereka.

Panduan Perilaku yang Benar

1.
Hindari membahas topik sensitif seperti politik, hubungan dengan Tiongkok, atau isu-isu pribadi yang terlalu dalam, terutama dengan orang yang baru dikenal.
2.
Jika topik sensitif muncul dalam percakapan, cobalah untuk mengalihkan topik atau menjawab pertanyaan dengan sopan dan singkat.
3.
Fokuslah pada topik yang lebih umum dan netral, seperti cuaca, makanan, tempat wisata, atau hobi.
4.
Perhatikan bahasa tubuh dan ekspresi wajah orang lain untuk mengetahui apakah mereka merasa nyaman dengan topik yang sedang dibahas.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Selain menghindari membahas topik sensitif, perhatikan juga nada bicara Anda. Masyarakat Taiwan cenderung lebih suka percakapan yang sopan dan ramah. Hindari menggunakan bahasa yang kasar, konfrontatif, atau terlalu blak-blakan. Gunakan bahasa tubuh yang positif, seperti tersenyum dan menjaga kontak mata, untuk menunjukkan bahwa Anda tertarik dan menghargai lawan bicara Anda.

5. Jangan Terlalu Berlebihan dalam Mengekspresikan Kasih Sayang di Depan Umum

Konteks Sejarah/Sosial

Meskipun Taiwan semakin modern, masyarakatnya masih cenderung konservatif dalam hal ekspresi kasih sayang di depan umum (Public Display of Affection/PDA). Hal ini berakar dari nilai-nilai tradisional yang menekankan kesopanan dan pengendalian diri. Meskipun berpegangan tangan dan berciuman singkat masih dapat diterima, tindakan yang lebih intim, seperti berpelukan atau berciuman yang berlebihan, dianggap tidak pantas dan dapat menarik perhatian negatif.

Skenario Nyata

Sepasang turis mungkin secara tidak sengaja berpelukan atau berciuman yang berlebihan di tempat umum, seperti di taman, stasiun kereta, atau pusat perbelanjaan. Hal ini dapat menyebabkan kebingungan, ketidaknyamanan, atau bahkan tatapan sinis dari penduduk setempat. Mereka mungkin menganggap tindakan tersebut tidak sopan atau kurangnya rasa hormat terhadap norma sosial.

Panduan Perilaku yang Benar

1.
Batasi ekspresi kasih sayang di depan umum.
2.
Berpegangan tangan dan berciuman singkat masih dapat diterima.
3.
Hindari berpelukan, berciuman yang berlebihan, atau tindakan intim lainnya di tempat umum.
4.
Perhatikan lingkungan sekitar dan hindari tindakan yang dapat menarik perhatian negatif.
5.
Jika Anda tidak yakin tentang tingkat ekspresi kasih sayang yang dapat diterima, lebih baik untuk bersikap konservatif.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Selain membatasi ekspresi kasih sayang di depan umum, perhatikan juga cara Anda berpakaian. Masyarakat Taiwan cenderung lebih konservatif dalam hal berpakaian, terutama di tempat-tempat umum. Hindari mengenakan pakaian yang terlalu terbuka atau provokatif. Pilihlah pakaian yang sopan dan nyaman, yang mencerminkan rasa hormat Anda terhadap budaya setempat.

Setelah memahami etika dan hal tabu di Taiwan, saatnya merencanakan perjalanan Anda! Dapatkan pengalaman tak terlupakan dengan Pesan Tiket Pesawat dan booking hotel di Traveloka. Nikmati kemudahan fitur Reschedule jika ada perubahan rencana, pilihan hotel yang beragam sesuai anggaran Anda, serta jangan lewatkan berbagai promo menarik untuk Tiket Wisata dan aktivitas seru lainnya. Rencanakan perjalanan Anda sekarang dan rasakan pengalaman liburan yang tak terlupakan di Taiwan!

Dalam Artikel Ini

• 5 Hal Tabu yang Wajib Diketahui di Taiwan
• 1. Jangan Menulis dengan Pena Merah
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
• 2. Hindari Memberikan Jam sebagai Hadiah
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
• 3. Jangan Menancapkan Sumpit di Mangkuk Nasi
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
• 4. Hindari Membahas Topik Sensitif
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
• 5. Jangan Terlalu Berlebihan dalam Mengekspresikan Kasih Sayang di Depan Umum
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan