Menelusuri 10 Monumen Ikonik Malang: Jejak Heroik di Kota Pendidikan

Mas Bellboy
Waktu baca 3 menit

Malang bukan hanya tentang kesejukan udara pegunungan atau kelezatan baksonya yang melegenda. Di balik modernitasnya sebagai Kota Pendidikan, Malang merupakan saksi bisu perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Jejak-jejak keberanian pahlawan lokal terpatri kuat pada berbagai monumen yang berdiri tegak di sudut-sudut kota.

Monumen-monumen bersejarah yang berdiri kokoh hingga saat ini menjadi kunci utama untuk memahami bagaimana masyarakat Malang bertransformasi menjadi pusat peradaban yang disegani di Jawa Timur. Melalui situs-situs tersebut, kita bisa meresapi semangat juang yang tak pernah padam.

Indonesia

Swiss-Belinn Malang

8.6/10

Malang

Rp 518.018

10 Monumen di Malang yang Wajib Dikunjungi

Berdasarkan catatan sejarah dan titik ikonik kota, berikut adalah daftar monumen paling penting di Malang:

1. Monumen Tugu (Alun-Alun Tugu)

Lokasi: Depan Balai Kota Malang, Jl. Tugu.
Highlight: Struktur tugu di tengah kolam teratai yang dikelilingi taman melingkar yang indah.

Monumen ini adalah landmark paling sakral bagi identitas Kota Malang. Dibangun pada masa awal kemerdekaan, tugu ini sempat dihancurkan oleh Belanda saat Agresi Militer dan dibangun kembali oleh Presiden Soekarno. Bentuk bambu runcingnya melambangkan senjata utama pejuang dalam merebut kedaulatan bangsa.

2. Monumen Pahlawan TRIP

Lokasi: Jl. Pahlawan TRIP, Ijen, Malang.
Highlight: Dibangun tepat di atas makam massal para pejuang pelajar (Tentara Republik Indonesia Pelajar).

Monumen ini memiliki nilai emosional yang mendalam bagi warga Malang. Monumen ini mengenang keberanian para pejuang yang masih berusia belia (pelajar) yang gugur saat mempertahankan kemerdekaan di jalan ini pada tahun 1947. Situs ini menjadi pengingat abadi bahwa kemerdekaan diraih dengan pengorbanan jiwa dan raga.

3. Monumen Juang 45

Lokasi: Depan Stasiun Kotabaru Malang.
Highlight: Patung raksasa yang menggambarkan rakyat dan tentara sedang meruntuhkan simbol kolonialisme.

Monumen ini adalah sambutan visual pertama bagi wisatawan yang datang menggunakan kereta api. Dengan desain yang ekspresif, monumen ini melambangkan persatuan berbagai lapisan masyarakat Malang dalam mengusir penjajah. Ukurannya yang besar menjadikannya salah satu monumen paling mencolok di Kota Malang.

4. Monumen Melati

Lokasi: Jl. Ijen (Persimpangan Jl. Ijen dan Jl. Guntur).
Highlight: Patung pahlawan yang memegang senjata dengan latar belakang perumahan kolonial Ijen.

Terletak di kawasan heritage Ijen, monumen ini didedikasikan untuk mengenang perjuangan pasukan cadangan dan sukarelawan selama masa revolusi fisik. Keberadaannya mempertegas bahwa kawasan Ijen bukan sekadar area pemukiman mewah, melainkan daerah pertahanan penting di masa lalu.

5. Monumen Hamid Rusdi

Lokasi: Simpang Balapan (dekat Ijen) dan kawasan Simpang Gadang.
Highlight: Patung sosok pahlawan lokal Malang, Mayor Hamid Rusdi.

Hamid Rusdi adalah pahlawan kebanggaan Arema yang dikenal cerdik dalam menggunakan sandi komunikasi bahasa Malangan (Bahasa Walikan). Monumen ini dibangun untuk menghormati taktik gerilyanya yang legendaris dalam merepotkan barisan tentara Belanda di wilayah Malang.

6. Monumen Kolonel Slamet Riyadi

Lokasi: Jl. Oro-oro Dowo (depan hutan kota Malabar).
Highlight: Patung sosok Slamet Riyadi yang dikenal sebagai salah satu perumus strategi militer Indonesia.

Meskipun Slamet Riyadi bukan berasal dari Malang, monumen ini berdiri sebagai penghargaan atas perlawanannya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sosoknya menjadi inspirasi bagi para prajurit di Malang dalam menjaga ketahanan wilayah dari ancaman luar.

7. Monumen KNIP (Gedung Kesenian Gajayana)

Lokasi: Jl. Nusakambangan, Malang.
Highlight: Lokasi diadakannya sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pertama.

Secara teknis, gedung ini merupakan monumen sejarah hidup yang menandai bahwa Malang pernah menjadi pusat politik penting nasional pada awal kemerdekaan. Sidang tersebut merupakan momen krusial dalam menentukan arah pemerintahan Republik Indonesia yang baru berdiri.

8. Monumen Perjuangan Polri

Lokasi: Jl. Semeru, Malang.
Highlight: Patung yang menggambarkan peran polisi dalam mempertahankan kemerdekaan.

Monumen ini menyoroti bahwa perjuangan di Malang tidak hanya dilakukan oleh militer, tetapi juga oleh aparat kepolisian yang bertransformasi menjadi pejuang garis depan saat masa revolusi fisik berkecamuk.

9. Monumen Pesawat MIG-17 (Monumen Dirgantara)

Lokasi: Jl. Soekarno-Hatta (Persimpangan Suhat).
Highlight: Pesawat tempur asli MIG-17 buatan Uni Soviet yang dipasang statis.

Terletak di pusat gaya hidup anak muda Malang, monumen pesawat ini melambangkan kekuatan kedirgantaraan Indonesia. Lokasinya sangat populer dan menjadi titik temu penting bagi mahasiswa maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan kuliner Soekarno-Hatta.

10. Monumen Jenderal Sudirman

Lokasi: Kawasan Lapangan Rampal atau Jl. Jenderal Sudirman.
Highlight: Patung Sang Panglima Besar Jenderal Sudirman yang legendaris.

Sebagai penghormatan kepada Panglima Besar, monumen ini berdiri di kawasan militer untuk menginspirasi para prajurit. Sosok Jenderal Sudirman mencerminkan keteguhan hati dalam memimpin gerilya meski dalam kondisi sakit, sebuah nilai yang sangat dihormati di Malang.

Menjelajahi berbagai monumen di Malang memberikan perspektif yang berbeda tentang bagaimana sebuah kota dibangun di atas pondasi patriotisme yang sangat kuat.

Dari sejarah pelajar di Pahlawan TRIP hingga kemegahan Alun-Alun Tugu, setiap lokasi menawarkan cerita yang melampaui waktu. Situs-situs ini bukan sekadar objek foto, melainkan bukti nyata warisan budaya bangsa yang kini terbuka untuk dijelajahi.

Oro-oro Ombo

Tiket Jatim Park 2 (Batu Secret Zoo & Museum Satwa)

9.3/10

Oro-oro Ombo

Rp 150.000

Rp 145.320

Eksplorasi Jejak Sejarah Malang Lebih Mudah Bersama Traveloka

Tertarik menyaksikan langsung kemegahan Monumen Tugu atau keunikan Monumen Juang 45 di Malang? Rencanakan perjalanan sejarah Anda ke Kota Apel dengan lebih praktis melalui Traveloka. Dapatkan tiket pesawat ke Bandara Abdulrachman Saleh atau tiket kereta api ke Stasiun Malang Kotabaru dengan harga terbaik.

Agar mobilitas lebih nyaman, manfaatkan Airport Transfer Traveloka untuk akses praktis ke berbagai situs bersejarah. Lengkapi perjalanan Anda dengan Booking Hotel strategis, serta nikmati Promo Eksklusif dan fitur Easy Reschedule untuk fleksibilitas maksimal. Wujudkan wisata sejarah impian ke Malang sekarang bersama Traveloka!

Terbang Bersama Traveloka

Fri, 29 May 2026

Batik Air

Jakarta (HLP) ke Malang (MLG)

Mulai dari Rp 1.498.200

Thu, 21 May 2026

Citilink

Jakarta (CGK) ke Malang (MLG)

Mulai dari Rp 1.343.400

Mon, 25 May 2026

Lion Air

Medan (KNO) ke Malang (MLG)

Mulai dari Rp 3.034.400

Dalam Artikel Ini

• 10 Monumen di Malang yang Wajib Dikunjungi
• 1. Monumen Tugu (Alun-Alun Tugu)
• 2. Monumen Pahlawan TRIP
• 3. Monumen Juang 45
• 4. Monumen Melati
• 5. Monumen Hamid Rusdi
• 6. Monumen Kolonel Slamet Riyadi
• 7. Monumen KNIP (Gedung Kesenian Gajayana)
• 8. Monumen Perjuangan Polri
• 9. Monumen Pesawat MIG-17 (Monumen Dirgantara)
• 10. Monumen Jenderal Sudirman
• Eksplorasi Jejak Sejarah Malang Lebih Mudah Bersama Traveloka

Penerbangan yang Ditampilkan dalam Artikel Ini

Fri, 29 May 2026
Batik Air
Jakarta (HLP) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.498.200
Pesan Sekarang
Thu, 21 May 2026
Citilink
Jakarta (CGK) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.343.400
Pesan Sekarang
Mon, 25 May 2026
Lion Air
Medan (KNO) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 3.034.400
Pesan Sekarang
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan