Surabaya bukan sekadar kota metropolitan yang sibuk — di balik gedung-gedung modernnya, kota ini menyimpan ribuan kisah sejarah yang begitu kaya dan mendebarkan. Sebagai salah satu kota paling bersejarah di Indonesia, Surabaya memiliki banyak peninggalan masa lalu yang masih bisa dilihat dan dirasakan langsung hingga hari ini. Mulai dari bangunan peninggalan era kolonial Belanda hingga monumen-monumen yang menjadi saksi bisu perjuangan kemerdekaan bangsa, semuanya tersebar di penjuru kota ini.
Bagi wisatawan yang gemar menelusuri jejak sejarah, Surabaya adalah surga yang belum banyak dieksplorasi secara mendalam. Kota yang dijuluki Kota Pahlawan ini menawarkan pengalaman wisata yang jauh lebih bermakna dari sekadar berfoto-foto biasa. Dalam artikel ini, kamu akan menemukan 10 tempat bersejarah di Surabaya yang merangkum kisah perjuangan, arsitektur kolonial, dan budaya lokal dalam satu perjalanan yang tak terlupakan.
Siap menjelajahi Surabaya dari sisi yang berbeda? Berikut adalah 10 destinasi bersejarah yang wajib ada di itinerary-mu saat berkunjung ke kota ini.
Sebelum berangkat, pastikan kamu sudah memesan tiket pesawat ke Surabaya dengan harga terbaik agar perjalananmu makin hemat dan nyaman.
Tue, 21 Jul 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 932.300
Tue, 21 Jul 2026

Super Air Jet
Bali / Denpasar (DPS) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 697.600
Tue, 21 Jul 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 1.053.800
Tugu Pahlawan adalah ikon paling ikonik dari Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Monumen setinggi 41,15 meter ini dibangun untuk mengenang pertempuran heroik 10 November 1945, salah satu peristiwa paling bersejarah dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Bentuknya yang menyerupai paku raksasa terbalik menjadikannya salah satu monumen paling mudah dikenali di Indonesia.
Di bawah Tugu Pahlawan, terdapat Museum 10 November yang menyimpan koleksi senjata, diorama pertempuran, dan rekaman suara pidato Bung Tomo yang legendaris. Mengunjungi museum ini terasa seperti berdiri langsung di tengah suasana 1945 — emosional dan menggugah semangat kebangsaan. Tempat ini sangat cocok dikunjungi bersama keluarga atau anak-anak sebagai sarana pendidikan sejarah yang hidup.
Jembatan Merah adalah salah satu situs bersejarah paling penting di Surabaya yang menjadi simbol perlawanan rakyat. Jembatan ini menjadi lokasi pertempuran sengit antara para pejuang Surabaya dan pasukan Sekutu pada November 1945, sebuah peristiwa yang berkontribusi langsung pada penetapan 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional. Selain nilai historisnya, jembatan ini juga berfungsi sebagai penghubung antara kawasan timur dan barat Surabaya.
Saat ini, area sekitar Jembatan Merah telah berkembang menjadi kawasan bisnis dan perdagangan yang ramai, namun aura sejarahnya tetap terasa kuat. Berjalan di atas jembatan ini sambil membayangkan peristiwa yang terjadi hampir delapan dekade silam memberikan perspektif yang unik tentang keberanian rakyat Surabaya. Jangan lewatkan untuk mengabadikan momen di sini, terutama saat sore hari ketika cahaya matahari memantul indah di atas sungai.
Hotel Majapahit adalah bangunan bersejarah yang memadukan kemewahan arsitektur kolonial dengan kisah perjuangan yang membakar semangat. Hotel yang dulu bernama Hotel Yamato ini menjadi saksi langsung peristiwa heroik pada 19 September 1945, ketika sekelompok pemuda Surabaya dengan berani menaiki gedung hotel dan merobek bagian biru dari bendera Belanda, menyisakan hanya warna merah dan putih yang menjadi lambang kemerdekaan Indonesia.
Hingga kini, Hotel Majapahit masih beroperasi sebagai hotel bintang lima yang mempertahankan arsitektur kolonialnya dengan sangat apik. Fasad bangunannya yang megah dan interior elegan menjadi daya tarik tersendiri, bahkan bagi wisatawan yang tidak menginap di sini. Mampir ke lobi hotel untuk merasakan suasana kemewahan era kolonial yang berpadu harmonis dengan nuansa sejarah perjuangan bangsa adalah pengalaman yang sangat direkomendasikan.
Monumen Kapal Selam, atau yang lebih dikenal sebagai Monkasel, adalah salah satu objek wisata sejarah paling unik di Indonesia. Di sini, pengunjung bisa melihat dari dekat — bahkan masuk ke dalam — kapal selam KRI Pasopati 410 yang pernah aktif beroperasi dalam Operasi Trikora untuk pembebasan Irian Barat. Menyaksikan kapal selam nyata yang pernah mengarungi lautan Indonesia dalam misi militer bersejarah adalah pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.
Interior kapal selam yang sempit namun penuh peralatan operasional memberikan gambaran nyata tentang kehidupan para awak kapal selam TNI AL di masa lalu. Monkasel kini berfungsi sebagai museum yang menyimpan berbagai koleksi bersejarah terkait kekuatan maritim Indonesia. Lokasi monumen ini yang berada tepat di tepi Sungai Kalimas juga menjadikannya tempat yang nyaman untuk dikunjungi sambil menikmati suasana tepian sungai di pusat kota Surabaya.
Jelajahi lebih banyak tempat wisata bersejarah di Surabaya dan pesan tiket masuk berbagai atraksi secara mudah dan langsung melalui Traveloka.
Gedung Siola adalah salah satu bangunan bersejarah di Surabaya yang menyimpan lapisan-lapisan cerita dari berbagai era. Pada masa kolonial, gedung ini berfungsi sebagai pusat perdagangan besar yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kalangan. Saat perjuangan kemerdekaan meletus pada 1945, gedung ini beralih fungsi menjadi markas para pejuang Surabaya — sebuah peran yang sangat berbeda namun sama pentingnya dalam sejarah kota ini.
Kini, Gedung Siola telah direvitalisasi menjadi Museum Surabaya yang menampilkan berbagai koleksi tentang sejarah dan perkembangan Kota Surabaya dari masa ke masa. Wisatawan dapat menjelajahi berbagai artefak, foto-foto bersejarah, dan pameran interaktif yang menceritakan perjalanan panjang kota ini. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat Gedung Siola mudah dijangkau dan cocok dijadikan titik awal perjalanan wisata sejarah di Surabaya.
Gedung Internatio adalah peninggalan arsitektur kolonial Belanda yang memiliki nilai sejarah sangat signifikan bagi Surabaya. Bangunan megah ini dahulunya berfungsi sebagai kantor perdagangan Belanda yang menjadi pusat aktivitas ekonomi di era penjajahan. Namun, perannya dalam sejarah perjuangan kemerdekaan jauh lebih besar dari sekadar fungsi komersialnya — gedung ini menjadi lokasi pertempuran awal yang secara langsung memicu peristiwa 10 November 1945.
Arsitektur Gedung Internatio yang khas dengan gaya kolonial Belanda masih terjaga dengan baik, menjadikannya objek fotografi arsitektur yang sangat menarik. Berada di kawasan yang kini dikenal sebagai pusat bisnis dan perdagangan Surabaya, gedung ini menjadi pengingat nyata akan masa lalu kota yang sarat dengan dinamika kekuasaan dan perlawanan. Mengunjungi tempat ini akan membantu wisatawan memahami konteks lebih luas dari peristiwa-peristiwa bersejarah di Surabaya.
Penjara Kalisosok adalah salah satu situs bersejarah paling bernilai di Surabaya yang menyimpan cerita panjang perjuangan para pahlawan bangsa. Pada masa penjajahan kolonial, penjara ini digunakan untuk menahan para pejuang kemerdekaan Indonesia yang ditangkap oleh pemerintah Belanda. Nama-nama pejuang besar yang pernah merasakan dinginnya tembok penjara ini menjadikannya tempat yang sangat penting dalam narasi sejarah kemerdekaan Indonesia.
Meskipun saat ini Penjara Kalisosok sudah tidak lagi beroperasi sebagai lembaga pemasyarakatan aktif, bangunannya tetap berdiri sebagai monumen hidup yang mengingatkan generasi muda akan harga yang dibayar para pendahulu demi kemerdekaan. Arsitektur bangunan penjara yang masih asli memberikan gambaran tentang kondisi kehidupan di era kolonial. Tempat ini adalah destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam tentang perjuangan bangsa Indonesia.
House of Sampoerna adalah salah satu museum swasta terbaik di Indonesia yang memadukan sejarah industri, seni, dan budaya dalam satu kompleks bangunan yang menawan. Berdiri sejak tahun 1932, bangunan bersejarah ini awalnya merupakan pabrik rokok pertama milik keluarga Sampoerna, sebuah nama besar dalam industri tembakau Indonesia. Proses produksi rokok kretek secara tradisional masih bisa disaksikan langsung di sini — sebuah pemandangan yang jarang bisa dilihat di tempat lain.
Selain galeri yang menampilkan sejarah keluarga Sampoerna dan perkembangan perusahaannya, House of Sampoerna juga menyimpan koleksi seni dan artefak budaya yang sangat kaya. Kompleks ini juga memiliki kafe dan toko suvenir yang menjual berbagai produk khas Surabaya, menjadikannya tempat yang nyaman untuk menghabiskan beberapa jam. Bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah industri dan warisan budaya lokal, tempat ini adalah kunjungan yang sangat memuaskan.
Untuk menikmati perjalanan dari bandara ke berbagai destinasi sejarah di Surabaya dengan nyaman, kamu bisa memesan layanan Airport transfer atau sewa mobil melalui Traveloka agar lebih fleksibel menjelajahi kota.
Untuk akomodasi terbaik selama menjelajahi Surabaya, berikut pilihan hotel dengan berbagai pilihan harga yang bisa kamu bandingkan dan pesan langsung.
Gedung Cerutu adalah salah satu bangunan kolonial Belanda yang paling mudah dikenali di Surabaya berkat bentuknya yang sangat unik. Nama ""Cerutu"" sendiri berasal dari bentuk menara bangunan ini yang menyerupai cerutu — sebuah ciri arsitektur yang langka dan menjadikannya objek fotografi favorit para wisatawan. Gaya arsitektur kolonial Belanda yang kental pada seluruh struktur bangunan ini mencerminkan kemampuan teknik konstruksi yang tinggi pada masanya.
Berada di kawasan yang strategis di pusat kota Surabaya, Gedung Cerutu menjadi salah satu penanda visual kota yang paling ikonik selain Tugu Pahlawan. Mengunjungi tempat ini memberikan gambaran yang baik tentang bagaimana tata kota Surabaya pada masa kolonial dirancang dengan mempertimbangkan estetika arsitektur yang kuat. Bagi pecinta fotografi arsitektur, Gedung Cerutu adalah lokasi yang sayang untuk dilewatkan dalam perjalanan wisata sejarah di Surabaya.
Kampung Peneleh adalah salah satu permukiman tertua di Surabaya yang masih mempertahankan karakter dan suasananya yang autentik hingga hari ini. Kawasan ini menyimpan rumah-rumah tua bersejarah, beberapa di antaranya berasal dari era kolonial, yang berdiri berdampingan dengan kehidupan warga lokal yang masih sangat tradisional. Atmosfer kampung tua yang kental ini memberikan pengalaman wisata yang sangat berbeda dari destinasi-destinasi modern di Surabaya.
Kampung Peneleh juga dikenal sebagai tempat yang sarat dengan cerita rakyat dan legenda lokal yang turun-temurun diceritakan oleh warganya. Berjalan menyusuri gang-gang sempit kampung ini sambil mengamati detail-detail arsitektur bangunan tua adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan informatif. Wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman autentik tentang kehidupan dan sejarah Surabaya dari perspektif yang lebih personal dan intim wajib memasukkan Kampung Peneleh ke dalam daftar kunjungan mereka.
Banyak dari 10 tempat bersejarah di Surabaya ini terletak berdekatan satu sama lain, terutama di kawasan pusat kota dan sekitar Jembatan Merah. Merencanakan rute kunjungan yang efisien akan memungkinkan kamu mengunjungi beberapa destinasi dalam satu hari tanpa harus banyak bolak-balik. Mulailah dari Tugu Pahlawan di pagi hari, lalu lanjutkan ke Jembatan Merah, Gedung Internatio, dan Gedung Siola yang semuanya berada dalam radius yang relatif dekat.
Surabaya memiliki berbagai pilihan transportasi yang memudahkan wisatawan menjelajahi berbagai sudut kota, termasuk kawasan bersejarahnya. Memesan tiket bus antarkota atau memanfaatkan layanan transportasi lokal bisa menjadi cara yang hemat dan menyenangkan untuk sampai ke Surabaya maupun berpindah antar destinasi. Untuk kenyamanan lebih, layanan sewa kendaraan pribadi tersedia untuk menemanimu menjelajahi setiap sudut kota ini.
Sebagian besar destinasi wisata sejarah di Surabaya paling nyaman dikunjungi di pagi hari sebelum cuaca terlalu terik. Surabaya dikenal sebagai kota yang cukup panas, sehingga memulai perjalanan lebih awal dan beristirahat di siang hari adalah strategi yang bijak. Menjelang sore hari, kamu bisa kembali menjelajahi dengan suasana yang lebih sejuk, sekaligus menikmati golden hour di sekitar Jembatan Merah atau Kampung Peneleh yang fotogenik.
Jika kamu berencana mengunjungi Surabaya dari kota-kota lain di Jawa seperti Yogyakarta, Solo, atau Jakarta, tiket kereta adalah pilihan transportasi yang sangat nyaman dan pemandangannya indah. Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Pasar Turi melayani berbagai rute kereta dari dan ke berbagai kota besar di Jawa. Pesan tiket keretamu lebih awal, terutama saat musim liburan, untuk mendapatkan kursi dengan harga yang lebih terjangkau.
Traveloka adalah aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna untuk merencanakan perjalanan mereka dengan mudah dan menyenangkan. Untuk perjalanan wisata sejarah ke Surabaya, kamu bisa menemukan semua yang dibutuhkan dalam satu aplikasi — mulai dari tiket pesawat, hotel dengan berbagai pilihan harga, hingga tiket aktivitas wisata yang bisa langsung dipesan tanpa antre.
Tersedia juga layanan tiket kereta, tiket bus, dan sewa mobil yang memudahkan perjalananmu dari dan ke berbagai penjuru Jawa. Untuk wisatawan yang membutuhkan akomodasi yang dekat dengan kawasan bersejarah pusat kota, Traveloka menawarkan ratusan pilihan hotel di Surabaya dari berbagai kisaran harga, mulai dari budget hingga bintang lima. Bandingkan pilihan dan temukan harga terbaik langsung di aplikasi tanpa perlu membuka banyak tab browser.
Traveloka juga hadir dengan fitur PayLater yang memungkinkan kamu memesan tiket dan hotel sekarang dan membayarnya nanti — sangat praktis untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Jangan lupa cek promo Traveloka yang diperbarui secara rutin untuk mendapatkan penawaran eksklusif yang bisa menghemat bujet perjalananmu secara signifikan. Tersedia pula layanan eSIM dan asuransi perjalanan yang memastikan kamu tetap terhubung dan terlindungi selama menjelajahi Surabaya dan sekitarnya.
Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulai rencanakan petualangan sejarahmu di Kota Pahlawan — semua tersimpan rapi dalam satu aplikasi, bayar dengan metode pembayaran digital lokal favoritmu seperti GoPay, OVO, transfer bank, dan dompet digital lokal lainnya.






