Suzhou dikenal luas sebagai “Venice of the East”, julukan yang muncul berkat jaringan kanal berusia ratusan tahun yang membelah kota ini dengan anggun. Berada di kawasan Delta Sungai Yangtze, Suzhou memiliki jejak sejarah lebih dari seribu tahun dan tumbuh sebagai salah satu pusat peradaban klasik Tiongkok. Kanal-kanal tenang, taman tradisional penuh filosofi, serta bangunan berarsitektur khas membentuk lanskap kota yang sarat makna dan estetika.
Keistimewaan Suzhou tak hanya dirasakan oleh pengunjung, tetapi juga diakui dunia internasional melalui penetapan sejumlah taman klasik dan situs bersejarah sebagai Warisan Dunia UNESCO. Menariknya, kekayaan budaya tersebut tetap hidup berdampingan dengan perkembangan kota modern, menghadirkan pengalaman wisata yang terasa autentik tanpa kehilangan kenyamanan. Inilah alasan Suzhou menjadi destinasi favorit bagi kamu yang ingin menikmati sisi historis Tiongkok dalam balutan suasana kota yang tertata dan elegan.
Suzhou paling dikenal melalui taman-taman klasiknya yang dirancang dengan detail tinggi dan filosofi mendalam. Kota ini memiliki sembilan taman ikonik yang secara kolektif masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Setiap taman merepresentasikan seni lanskap Tiongkok klasik, lengkap dengan elemen air, bebatuan, paviliun, serta tanaman yang tertata simbolis.
Dibangun pada tahun 1509, Humble Administrator’s Garden merupakan taman klasik terbesar di Suzhou dan contoh terbaik gaya taman Jiangnan. Area taman didominasi elemen air, bebatuan artistik, paviliun elegan, serta pepohonan rimbun. Jalur berkelok dan koridor panjang menciptakan pengalaman berjalan yang selalu menghadirkan sudut pandang berbeda di setiap langkah.
Lingering Garden mencerminkan gaya taman era Dinasti Qing dengan luas sekitar 23.300 meter persegi. Taman ini terkenal berkat komposisi ruangnya yang kompleks dan harmonis. Area taman terbagi menjadi empat bagian utama, mulai dari zona arsitektur, lanskap taman, bebatuan artistik, hingga area bernuansa pedesaan.
Pingjiang Ancient Street menawarkan lokasi favorit untuk berburu kerajinan tangan dan produk sutra khas Suzhou. Bagi pencinta seni, Suzhou Museum wajib masuk agenda. Bangunan ini dirancang oleh arsitek legendaris I.M. Pei dan menyimpan koleksi seni serta artefak bersejarah dalam balutan desain modern elegan.
Suzhou Silk Museum menjadi destinasi menarik bagi kamu yang ingin memahami sejarah sutra Tiongkok. Museum ini menampilkan perjalanan sutra selama lebih dari 7.000 tahun, mulai dari siklus hidup ulat sutra, teknik tenun tradisional, hingga evolusi busana sutra dari masa ke masa.
Taman budaya ini menawarkan pengalaman imersif seputar dunia persutraan. Kamu bisa melihat langsung proses pertumbuhan ulat sutra hingga menjadi kepompong, belajar teknik pewarnaan alami, hingga mencoba aktivitas kerajinan berbasis sutra. Area kebun murbei yang luas juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi wisata keluarga.
Zhouzhuang terletak sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Suzhou dan dikenal sebagai kota air paling terkenal di Tiongkok. Kanal-kanal sempit, rumah kuno terawat, serta jembatan batu menciptakan suasana klasik yang kuat. Kamu bisa menjelajah kawasan ini dengan berjalan kaki atau menaiki perahu tradisional menyusuri kanal.
Kuliner Suzhou merupakan bagian dari masakan Jiangsu, salah satu dari delapan tradisi kuliner utama Tiongkok. Ciri khasnya terletak pada rasa yang cenderung ringan, manis, serta penggunaan bahan laut segar.
Hidangan paling terkenal ialah Squirrel-shaped Mandarin Fish. Ikan ini diolah hingga dagingnya mengembang menyerupai ekor tupai, lalu digoreng dan disiram saus asam manis. Selain itu, kamu juga bisa mencicipi kepiting, ikan kukus, mi Fengzhen, serta udang segar tanpa kulit yang dimasak sederhana namun kaya rasa.
Suzhou bisa dikunjungi sepanjang tahun, namun musim semi dan musim gugur menjadi waktu paling ideal. Pada musim semi, taman-taman bermekaran dan cuaca terasa sejuk, meski jumlah wisatawan cenderung meningkat.
Musim panas menghadirkan suhu panas dan kelembapan tinggi, tetapi tetap cocok untuk wisata kanal. Sementara pada saat musim dingin menawarkan suasana lebih lengang dengan suhu dingin, meski lanskap taman tak secerah musim lainnya. Sebaiknya kamu menghindari periode libur nasional karena lonjakan pengunjung cukup signifikan.
Bagi kamu yang baru pertama kali mengunjungi Suzhou, berikut ini tips menikmati Suzhou tanpa harus terburu-buru:
1. Susun Itinerary Berdasarkan Zona Wisata
Suzhou memiliki beberapa area utama seperti pusat taman klasik, kawasan kanal, serta water town di sekitarnya. Mengelompokkan destinasi berdasarkan lokasi membantu kamu menghemat waktu perjalanan dan menghindari rute bolak-balik.
2. Datang Lebih Pagi ke Tempat Wisata Populer
Taman klasik seperti Humble Administrator’s Garden sering dipadati pengunjung menjelang siang. Datang saat pagi hari memberi kesempatan menikmati suasana lebih tenang sekaligus mendapatkan pencahayaan terbaik untuk fotografi.
3. Gunakan Alas Kaki yang Nyaman
Banyak atraksi di Suzhou paling nikmat dijelajahi dengan berjalan kaki, terutama di kawasan kanal dan jalan tua. Sepatu nyaman akan sangat membantu saat menyusuri koridor taman, jembatan batu, hingga gang bersejarah.
4. Siapkan Uang Tunai
Meski pembayaran digital sangat umum di Suzhou, beberapa kios souvenir, jajanan lokal, atau penjual di kawasan tua masih menerima uang tunai. Membawa uang secukupnya membuat transaksi lebih praktis.
5. Perhatikan Cuaca Sebelum Menyusun Agenda Harian
Sebagian besar aktivitas di Suzhou berada di ruang terbuka. Mengecek prakiraan cuaca membantu kamu menentukan waktu terbaik untuk mengunjungi taman, naik perahu kanal, atau berjalan di kawasan heritage tanpa terganggu hujan atau panas berlebih.
6. Manfaatkan Transportasi Umum
Suzhou memiliki sistem subway dan bus yang terintegrasi dengan baik. Untuk jarak antar kawasan utama, transportasi umum bisa menjadi pilihan efisien dibandingkan kendaraan pribadi, terutama saat jam sibuk. Jangan ragu untuk mencoba Water Bus di Sungai Suzhou.
Mon, 16 Feb 2026

China Eastern Airlines
Jakarta (CGK) ke Shanghai (PVG)
Mulai dari Rp 3.559.300
Tue, 17 Feb 2026

China Eastern Airlines
Jakarta (CGK) ke Shanghai (PVG)
Mulai dari Rp 3.635.200
Thu, 22 Jan 2026

Garuda Indonesia
Jakarta (CGK) ke Shanghai (PVG)
Mulai dari Rp 29.130.076
Di dalam kota, sistem transportasi umum cukup mudah digunakan. Subway, bus, dan kendaraan sewa menjadi pilihan praktis untuk menjangkau berbagai atraksi wisata.
Kamu bisa merencanakan perjalanan ke Suzhou dengan mengatur penerbangan menuju Shanghai, lalu melanjutkan perjalanan singkat menggunakan kereta cepat yang nyaman. Untuk mempermudah persiapan liburan, kamu bisa memanfaatkan berbagai layanan di Traveloka.
Kamu bisa menggunakan Traveloka untuk membeli tiket pesawat, booking hotel untuk akomodasi selama di Suzhou, hingga mencari berbagai atraksi dan aktivitas seru di destinasi pilihan. Jangan ragu untuk mengeksplorasi pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan terencana lewat Traveloka Xperience. Tunggu apa lagi? Rencanakan liburan ke Suzhou dengan lebih mudah bersama Traveloka!









