
Candi Morangan adalah peninggalan arkeologi dari zaman Kerajaan Mataram Kuno yang diperkirakan dibangun pada abad ke-9 atau ke-10 Masehi. Lokasinya di tengah pemukiman warga dan berada pada kedalaman 2,5 meter di bawah permukaan tanah.
Candi Morangan ditemukan pada 1884 dalam kondisi runtuh dan terpendam akibat material erupsi Gunung Merapi. Area sekitar candi juga dipenuhi semak belukar dan pepohonan liar. Saat ini, Candi Morangan terdaftar sebagai Struktur Cagar Budaya dan masih dalam tahap pemugaran.
Kamu dapat mengunjungi Candi Morangan tanpa perlu membayar karena akses masuknya masih gratis. Jika kamu tertarik untuk menengok dan mempelajari sejarah masa lampau, kamu bisa berkunjung ke situs arkeologi ini pada pukul 06.00 hingga 16.00 setiap hari.
Candi Morangan berlokasi di Dusun Morangan, Kelurahan Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi ini berada di tengah pemukiman warga dan telah dilewati jalanan beraspal sehingga bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pilihan transportasi yang ideal untuk menuju kawasan candi adalah kendaraan pribadi, kendaraan sewa, dan ojek online. Jika ingin menggunakan transportasi umum, kamu bisa naik TransJogja dari pusat kota dan berhenti di halte terdekat, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek online.
Dari segi popularitas, Candi Morangan memang tidak seramai candi-candi lain yang lebih terkenal. Namun, ada beberapa hal yang membuat destinasi ini menarik untuk dikunjungi, antara lain:
Salah satu hal menarik di Candi Morangan adalah relief-relief yang menghiasi bagian candinya. Pengunjung bisa menemukan pahatan berbagai hewan seperti gajah, kera, kijang, kelinci, singa, hingga burung. Ada pula relief yang menampilkan figur manusia, termasuk sosok resi yang membawa pustaka dan teratai.
Relief di Candi Morangan bukan sekadar hiasan, tetapi berkaitan dengan simbol dan aktivitas keagamaan pada masa lalu. Salah satu contohnya, relief dua perempuan yang menunggang gajah. Kamu perlu meluangkan waktu untuk mengamati setiap pahatan sehingga bisa membayangkan kehidupan masyarakat pada masa candi ini dibangun.
Tue, 29 Sep 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 684.400
Tue, 22 Sep 2026

Citilink
Balikpapan (BPN) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 1.101.100
Tue, 20 Oct 2026

Super Air Jet
Bali / Denpasar (DPS) ke Yogyakarta (YIA)
Mulai dari Rp 1.019.000
Candi Morangan menawarkan suasana yang tenang karena berada di lingkungan pedesaan. Situs bersejarah ini dikelilingi pepohonan sehingga udaranya terasa sejuk dan pemandangannya tampak asri. Sambil mengamati relief yang unik, kamu dapat menyegarkan pikiran dengan bersantai di kawasan candi.
Saat berkunjung ke Candi Morangan, kamu juga dapat berinteraksi dengan warga sekitar. Suasana kampung yang masih alami dengan keramahan khas warga lokal akan membuat pengalaman liburan ke destinasi wisata ini makin berkesan.
Candi Morangan adalah spot menarik bagi penggemar fotografi, terutama yang ingin berburu foto bernuansa sejarah. Ada banyak objek yang bisa dibidik seperti sisa bangunan candi, susunan batu, serta detail relief di dinding candi.
Pepohonan dan area pedesaan di sekitar candi juga bisa memperkaya suasana dalam foto yang diambil. Kesan alami sekaligus historis berpadu sempurna dan menciptakan foto yang eksotis. Untuk hasil terbaik, kamu bisa datang pada pagi atau sore hari karena karakter cahayanya berbeda.
Saat berkunjung ke Candi Morangan, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar momen liburan tetap terasa nyaman dan menyenangkan. Berikut di antaranya:
Karena area candi berada di ruang terbuka, pemilihan waktu berkunjung sangat penting. Waktu ideal untuk berkunjung ke Candi Morangan adalah pada pagi hari karena udara cenderung masih sejuk dan sinar matahari belum terlalu terik.
Selain waktu, kamu juga perlu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat. Saat hujan, area luar ruangan bisa menjadi lebih licin dan aktivitas mengamati candi tentu kurang leluasa. Sebaliknya, cuaca cerah akan membuat perjalanan kamu lebih nyaman dan urusan fotografi bisa berjalan lancar.
Setiap pahatan dan susunan batu yang tersisa di Candi Morangan memiliki nilai penting bagi sejarah dan arkeologi. Karena itu, saat berkunjung ke tempat wisata ini, sebaiknya nikmati detail relief dari jarak yang aman. Hindari memegang, memanjat, atau bersandar pada bagian candi agar kondisi situs tetap terjaga.
Selain itu, para pengunjung juga harus ikut menjaga kebersihan sekitar candi dengan tidak membuang sampah sembarangan. Jangan melakukan aktivitas yang berpotensi merusak bangunan, termasuk mengambil batu sebagai oleh-oleh.
Kawasan Candi Morangan sendiri tidak terlalu luas. Area candi induk berukuran tidak lebih dari 70 meter persegi, sedangkan candi perwara hanya berukuran sekitar 16 meter persegi. Setelah menelusuri seluruh sisi candi, kamu bisa mengeksplorasi juga daerah sekitarnya.
Karena terletak di lingkungan pedesaan, jangan ragu untuk berkeliling dan berinteraksi dengan warga sekitar. Kamu bisa memperoleh banyak cerita menarik terkait sejarah maupun keberadaan Candi Morangan dari sumber asli.
Ada sejumlah pilihan akomodasi terdekat yang bisa kamu pilih sebagai tempat menginap sebelum berkunjung ke Candi Morangan. Berikut rekomendasinya:
Joglo Green House berjarak sekitar 5 km dari kawasan Candi Morangan. Akomodasi ini menawarkan nuansa tradisional yang membuat para tamu merasa betah saat menginap. Baik suasana kamar maupun akomodasi secara keseluruhan terlihat nyaman untuk durasi menginap singkat.
Setiap kamar di Joglo Green House dilengkapi fasilitas berupa televisi, AC, dan kamar mandi. Hotel ini juga memiliki area terbuka yang luas dan hijau yang dilengkapi joglo dan gazebo. Harga kamar yang terjangkau menjadi nilai tambah lainnya.
Villa Princessa adalah akomodasi yang berjarak sekitar 7 km dari Candi Morangan. Akomodasi berupa villa ini menarik perhatian karena desain interiornya yang bergaya estetik. Setiap ruangan didominasi warna terakota yang cantik dan dilengkapi dengan detail unik dan artistik di setiap sudut.
Sebagai tempat menginap, Villa Princessa menawarkan kenyamanan maksimal. Ukuran kamarnya luas dan lega. Fasilitasnya juga lengkap, baik yang berada di area kamar maupun di seluruh area hotel. Bahkan, ada kolam renang mini yang bisa kamu gunakan untuk berenang santai.
VRATA Hotel Yogyakarta adalah pilihan tempat menginap berikutnya di sekitar Candi Morangan. Ini adalah salah satu hotel bintang 3 di daerah Kalasan yang cukup nyaman sekaligus mudah dijangkau. Untuk menginap di sini, kamu pun hanya perlu menyiapkan budget sekitar Rp300 ribuan.
VRATA Hotel Yogyakarta bergaya modern. Area lobinya luas dan kamarnya pun dilengkapi fasilitas standard seperti kamar mandi, AC, dan televisi. Menariknya, akomodasi ini juga memiliki kolam renang meski ukurannya tidak terlalu besar.
Candi Morangan adalah destinasi wisata di Sleman yang tersembunyi dan menarik untuk dieksplorasi. Bagi kamu yang ingin berkunjung ke candi ini dalam waktu dekat, rencanakan perjalanan lebih dulu bersama Traveloka. Kamu bisa membeli tiket pesawat, booking hotel, dan sewa mobil ke tempat wisata dengan praktis melalui aplikasi ini.
Jangan lewatkan promo yang tersedia di Traveloka supaya kamu bisa lebih hemat biaya perjalanan. Ada promo diskon WOW yang berlaku saat weekend, cashback dari Member Rewards Day untuk transaksi pada tanggal 24-26 setiap bulan, hingga promo liburan hemat dengan TPayLater. Ini saatnya mengunjungi candi tersembunyi di Jogja bersama Traveloka!






