Cuaca di Arab Saudi: Suhu per Kota, Musim, dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Traveloka Accomodation
Waktu baca 4 menit

Arab Saudi sering dibayangkan sebagai negeri yang panas sepanjang tahun. Gambaran itu tidak sepenuhnya tepat. Negara ini sangat luas, sehingga cuaca di Riyadh, Jeddah, dan pegunungan di barat daya bisa berbeda jauh pada hari yang sama, dan ada bulan-bulan ketika udaranya sejuk.

Cuaca di Arab Saudi umumnya panas dan kering karena sebagian besar wilayahnya beriklim gurun, dengan suhu siang sekitar 20–29°C pada Januari dan di atas 40°C pada puncak musim panas. Udara paling nyaman terasa dari November sampai Februari. Mengetahui pola ini membantu kamu memilih tanggal sebelum memesan Tiket Pesawat ke Jeddah, kota yang menjadi salah satu pintu masuk utama ke negara ini.

Ringkasan Cuaca di Arab Saudi Sepanjang Tahun

Arab Saudi memiliki musim panas yang panjang dan sangat panas serta musim dingin yang pendek dan sejuk, dengan dua masa peralihan di antaranya. Tabel berikut merangkum gambaran umumnya. Angka pastinya berbeda di tiap kota.

PeriodeKondisi umumCatatan
Desember–FebruariSejuk, malam dinginMasa paling nyaman; kadang hujan
Maret–MeiMenghangat dengan cepatHujan paling sering turun pada musim ini
Juni–SeptemberSangat panasSuhu siang di atas 40°C di banyak kota
Oktober–NovemberPanas mulai turunAwal musim wisata

Suhu di Arab Saudi per Kota

Suhu di Arab Saudi sangat bergantung pada letak kota, yaitu di pedalaman, di pesisir, atau di dataran tinggi. Tabel berikut membandingkan lima kota yang paling sering dikunjungi. Semua angka adalah suhu rata-rata.

KotaSiang hari JanuariSiang hari puncak musim panasMalam musim dingin
RiyadhSekitar 21°CSekitar 43°CSekitar 9°C
JeddahSekitar 28°CSekitar 39°CSekitar 18°C
MakkahSekitar 29°CSekitar 41°C17–19°C
MadinahSekitar 24°C41–42°CSekitar 10–11°C
AbhaSekitar 17°CSekitar 28°CSekitar 8°C

Perbedaan antarkota ini bisa dikelompokkan menjadi empat wilayah. Berikut penjelasan tiap wilayah.

Discover Flights With Traveloka

Fri, 13 Nov 2026

Saudia

Jeddah (JED) ke Dubai (DXB)

Mulai dari Rp 2.071.400

Thu, 5 Nov 2026

flynas

Madinah (MED) ke Dubai (DXB)

Mulai dari Rp 2.253.022

Fri, 20 Nov 2026

Cebu Pacific

Manila (MNL) ke Dubai (DXB)

Mulai dari Rp 3.007.687

1. Riyadh dan Wilayah Tengah

Riyadh berada di pedalaman, jauh dari laut. Akibatnya, selisih suhu antara musim panas dan musim dingin sangat besar, dari sekitar 43°C pada siang hari bulan Juli sampai sekitar 9°C pada malam bulan Januari. Udaranya kering, dan hujan sangat jarang turun di sebagian besar bulan.

2. Jeddah dan Pesisir Laut Merah

Jeddah lebih hangat pada musim dingin dan sedikit lebih rendah suhunya pada musim panas dibanding Riyadh. Namun, udaranya lembap selama sekitar delapan bulan mulai pertengahan April, dan September adalah bulan yang paling gerah. Suhu air laut hangat sepanjang tahun, antara 26°C dan 31°C.

3. Makkah dan Madinah

Makkah termasuk kota terpanas, dengan suhu siang sekitar 29°C pada Januari dan sekitar 41°C pada Juni–Juli. Malam musim panas di Makkah tetap hangat dan jarang turun di bawah 26–28°C. Madinah sama panasnya pada musim panas, tetapi lebih dingin pada musim dingin, dengan suhu malam sekitar 10–11°C pada Januari.

4. Abha dan Dataran Tinggi Barat Daya

Abha berada di pegunungan Asir dan menjadi pengecualian dari pola gurun. Suhu siangnya hanya sekitar 28°C pada puncak musim panas dan sekitar 17°C pada Januari. Wilayah ini juga yang paling sering menerima hujan di Arab Saudi.

Cuaca di Arab Saudi per Musim

Setiap musim membawa kondisi yang berbeda untuk bepergian. Berikut gambaran keempatnya.

1. Musim Dingin (Desember–Februari)

Ini adalah masa paling sejuk, dengan banyak hari cerah dan malam yang dingin. Di pedalaman dan utara, suhu malam bisa turun cukup rendah. Musim ini sesekali diselingi cuaca berangin dan hujan.

2. Musim Semi (Maret–Mei)

Suhu naik dengan cepat sepanjang musim ini. Hujan paling banyak turun pada musim semi, terutama di wilayah tengah dan pegunungan barat daya. Di Riyadh, hujan terkumpul terutama pada Maret dan April.

3. Musim Panas (Juni–September)

Musim panas adalah musim terpanjang dan terpanas. Dari pertengahan Juni sampai pertengahan September, suhu siang di banyak kota berada di atas 40°C. Di pesisir, panas ini ditambah udara yang lembap.

4. Musim Gugur (Oktober–November)

Panas mulai berkurang pada Oktober. Menjelang akhir musim, suhu siang turun ke kisaran 20–30°C di banyak wilayah. Di Riyadh, suhu siang rata-rata masih sekitar 28°C pada November, lalu turun ke sekitar 22°C pada Desember.

Kapan Waktu Terbaik Berkunjung ke Arab Saudi Berdasarkan Cuacanya?

Waktu terbaik berkunjung ke Arab Saudi adalah November sampai Februari, saat udara paling sejuk. Musim wisata di negara ini umumnya berlangsung dari Oktober sampai Maret. Pada bulan-bulan tersebut, kegiatan di luar ruangan terasa jauh lebih nyaman.

Jika perjalananmu jatuh pada musim panas, atur kegiatan luar ruangan pada pagi dan malam hari. Bagi yang ingin udara sejuk di tengah musim panas, Abha dan dataran tinggi barat daya bisa menjadi pilihan. Pola ini berlaku untuk liburan maupun perjalanan ibadah.

Fenomena Cuaca di Arab Saudi yang Perlu Diketahui

Selain panas, ada beberapa kondisi cuaca yang bisa memengaruhi perjalanan. Berikut empat yang paling penting.

1. Selisih Suhu Siang dan Malam

Iklim gurun ditandai siang yang panas dan malam yang jauh lebih dingin. Di Makkah, selisih suhu siang dan malam bisa mencapai 10–14°C pada musim dingin dan masa peralihan. Di pedalaman seperti Riyadh, selisihnya juga terasa besar.

2. Angin Shamal dan Badai Debu

Pada akhir musim semi dan awal musim panas, bertiup angin barat laut yang disebut shamal. Angin ini paling kuat di wilayah timur dan bisa berlangsung hampir tiga bulan. Saat badai pasir atau debu terjadi, jarak pandang bisa turun sampai beberapa meter.

3. Hujan yang Jarang, tetapi Bisa Deras

Curah hujan di wilayah tengah dan utara jarang melebihi 125 mm per tahun. Di Jeddah, November adalah bulan dengan hujan terbanyak, dan itu pun hanya sekitar 8 mm. Meski jarang, hujan yang turun kadang menyebabkan banjir bandang, terutama di daerah pegunungan.

4. Kabut dan Salju di Pegunungan

Di wilayah pegunungan, musim dingin bisa membawa kabut. Di barat laut, lapisan salju tipis kadang menutupi tanah di sekitar Kota Tabuk. Kondisi ini berbeda jauh dari gambaran umum tentang Arab Saudi.

Pakaian dan Perlengkapan Sesuai Cuaca di Arab Saudi

Bawaan yang tepat membuat perjalanan lebih nyaman di cuaca apa pun. Berikut panduannya menurut musim.

1. Untuk Musim Panas

Pilih pakaian longgar dari bahan tipis yang menyerap keringat dan menutup kulit dari sinar matahari. Bawa topi atau payung, kacamata hitam, tabir surya, dan botol minum. Kurangi kegiatan di luar ruangan pada tengah hari.

2. Untuk Musim Dingin

Siapkan pakaian berlapis, karena siang terasa hangat sedangkan malam dingin. Jaket ringan sudah cukup untuk Jeddah dan Makkah. Untuk Riyadh, Madinah, Abha, dan wilayah utara, bawa jaket yang lebih tebal.

3. Untuk Segala Musim

Masker atau kain penutup wajah berguna saat angin membawa debu. Pelembap kulit dan bibir membantu di udara yang kering. Sandal atau sepatu yang nyaman penting karena lantai luar ruangan bisa sangat panas pada siang hari.

Cuaca di Arab Saudi umumnya panas dan kering, dengan musim panas yang panjang dari Juni sampai September dan musim dingin yang sejuk dari Desember sampai Februari. Suhu siang pada puncak musim panas mencapai sekitar 43°C di Riyadh, 41°C di Makkah, dan 39°C di Jeddah, sedangkan Abha di dataran tinggi hanya sekitar 28°C. Pada Januari, suhu siang berada di kisaran 17–29°C, tergantung kotanya.

Waktu paling nyaman untuk berkunjung adalah November sampai Februari. Perhatikan juga selisih suhu siang dan malam, angin shamal pada awal musim panas, serta hujan yang jarang tetapi bisa deras. Sesuaikan pakaian dengan musim dan kota tujuanmu.

Rencanakan Perjalanan ke Arab Saudi di Cuaca Terbaik Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Setelah tahu kapan udaranya paling bersahabat, langkah berikutnya adalah mengamankan tanggal. Di Traveloka, kamu bisa memesan Tiket Pesawat ke Jeddah, memilih Hotel di Arab Saudi, dan mencari Aktivitas untuk mengisi perjalanan. Traveloka adalah platform travel terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, dengan eSIM, sewa mobil, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi.

Pembayaran bisa memakai transfer bank, GoPay, OVO, dompet digital lain, atau Traveloka PayLater. Unduh aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apple App Store untuk membandingkan harga di berbagai bulan. Pesan lebih awal jika mengincar November sampai Februari, karena itulah masa yang paling banyak diminati.

Dalam Artikel Ini

• Ringkasan Cuaca di Arab Saudi Sepanjang Tahun
• Suhu di Arab Saudi per Kota
• 1. Riyadh dan Wilayah Tengah
• 2. Jeddah dan Pesisir Laut Merah
• 3. Makkah dan Madinah
• 4. Abha dan Dataran Tinggi Barat Daya
• Cuaca di Arab Saudi per Musim
• 1. Musim Dingin (Desember–Februari)
• 2. Musim Semi (Maret–Mei)
• 3. Musim Panas (Juni–September)
• 4. Musim Gugur (Oktober–November)
• Kapan Waktu Terbaik Berkunjung ke Arab Saudi Berdasarkan Cuacanya?
• Fenomena Cuaca di Arab Saudi yang Perlu Diketahui
• 1. Selisih Suhu Siang dan Malam
• 2. Angin Shamal dan Badai Debu
• 3. Hujan yang Jarang, tetapi Bisa Deras
• 4. Kabut dan Salju di Pegunungan
• Pakaian dan Perlengkapan Sesuai Cuaca di Arab Saudi
• 1. Untuk Musim Panas
• 2. Untuk Musim Dingin
• 3. Untuk Segala Musim
• Rencanakan Perjalanan ke Arab Saudi di Cuaca Terbaik Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara
Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan