
Arab Saudi sering dibayangkan sebagai negeri yang panas sepanjang tahun. Gambaran itu tidak sepenuhnya tepat. Negara ini sangat luas, sehingga cuaca di Riyadh, Jeddah, dan pegunungan di barat daya bisa berbeda jauh pada hari yang sama, dan ada bulan-bulan ketika udaranya sejuk.
Cuaca di Arab Saudi umumnya panas dan kering karena sebagian besar wilayahnya beriklim gurun, dengan suhu siang sekitar 20–29°C pada Januari dan di atas 40°C pada puncak musim panas. Udara paling nyaman terasa dari November sampai Februari. Mengetahui pola ini membantu kamu memilih tanggal sebelum memesan Tiket Pesawat ke Jeddah, kota yang menjadi salah satu pintu masuk utama ke negara ini.
Arab Saudi memiliki musim panas yang panjang dan sangat panas serta musim dingin yang pendek dan sejuk, dengan dua masa peralihan di antaranya. Tabel berikut merangkum gambaran umumnya. Angka pastinya berbeda di tiap kota.
| Periode | Kondisi umum | Catatan |
| Desember–Februari | Sejuk, malam dingin | Masa paling nyaman; kadang hujan |
| Maret–Mei | Menghangat dengan cepat | Hujan paling sering turun pada musim ini |
| Juni–September | Sangat panas | Suhu siang di atas 40°C di banyak kota |
| Oktober–November | Panas mulai turun | Awal musim wisata |
Suhu di Arab Saudi sangat bergantung pada letak kota, yaitu di pedalaman, di pesisir, atau di dataran tinggi. Tabel berikut membandingkan lima kota yang paling sering dikunjungi. Semua angka adalah suhu rata-rata.
| Kota | Siang hari Januari | Siang hari puncak musim panas | Malam musim dingin |
| Riyadh | Sekitar 21°C | Sekitar 43°C | Sekitar 9°C |
| Jeddah | Sekitar 28°C | Sekitar 39°C | Sekitar 18°C |
| Makkah | Sekitar 29°C | Sekitar 41°C | 17–19°C |
| Madinah | Sekitar 24°C | 41–42°C | Sekitar 10–11°C |
| Abha | Sekitar 17°C | Sekitar 28°C | Sekitar 8°C |
Perbedaan antarkota ini bisa dikelompokkan menjadi empat wilayah. Berikut penjelasan tiap wilayah.
Fri, 13 Nov 2026

Saudia
Jeddah (JED) ke Dubai (DXB)
Mulai dari Rp 2.071.400
Thu, 5 Nov 2026

flynas
Madinah (MED) ke Dubai (DXB)
Mulai dari Rp 2.253.022
Fri, 20 Nov 2026

Cebu Pacific
Manila (MNL) ke Dubai (DXB)
Mulai dari Rp 3.007.687
Riyadh berada di pedalaman, jauh dari laut. Akibatnya, selisih suhu antara musim panas dan musim dingin sangat besar, dari sekitar 43°C pada siang hari bulan Juli sampai sekitar 9°C pada malam bulan Januari. Udaranya kering, dan hujan sangat jarang turun di sebagian besar bulan.
Jeddah lebih hangat pada musim dingin dan sedikit lebih rendah suhunya pada musim panas dibanding Riyadh. Namun, udaranya lembap selama sekitar delapan bulan mulai pertengahan April, dan September adalah bulan yang paling gerah. Suhu air laut hangat sepanjang tahun, antara 26°C dan 31°C.
Makkah termasuk kota terpanas, dengan suhu siang sekitar 29°C pada Januari dan sekitar 41°C pada Juni–Juli. Malam musim panas di Makkah tetap hangat dan jarang turun di bawah 26–28°C. Madinah sama panasnya pada musim panas, tetapi lebih dingin pada musim dingin, dengan suhu malam sekitar 10–11°C pada Januari.
Abha berada di pegunungan Asir dan menjadi pengecualian dari pola gurun. Suhu siangnya hanya sekitar 28°C pada puncak musim panas dan sekitar 17°C pada Januari. Wilayah ini juga yang paling sering menerima hujan di Arab Saudi.
Setiap musim membawa kondisi yang berbeda untuk bepergian. Berikut gambaran keempatnya.
Ini adalah masa paling sejuk, dengan banyak hari cerah dan malam yang dingin. Di pedalaman dan utara, suhu malam bisa turun cukup rendah. Musim ini sesekali diselingi cuaca berangin dan hujan.
Suhu naik dengan cepat sepanjang musim ini. Hujan paling banyak turun pada musim semi, terutama di wilayah tengah dan pegunungan barat daya. Di Riyadh, hujan terkumpul terutama pada Maret dan April.
Musim panas adalah musim terpanjang dan terpanas. Dari pertengahan Juni sampai pertengahan September, suhu siang di banyak kota berada di atas 40°C. Di pesisir, panas ini ditambah udara yang lembap.
Panas mulai berkurang pada Oktober. Menjelang akhir musim, suhu siang turun ke kisaran 20–30°C di banyak wilayah. Di Riyadh, suhu siang rata-rata masih sekitar 28°C pada November, lalu turun ke sekitar 22°C pada Desember.
Waktu terbaik berkunjung ke Arab Saudi adalah November sampai Februari, saat udara paling sejuk. Musim wisata di negara ini umumnya berlangsung dari Oktober sampai Maret. Pada bulan-bulan tersebut, kegiatan di luar ruangan terasa jauh lebih nyaman.
Jika perjalananmu jatuh pada musim panas, atur kegiatan luar ruangan pada pagi dan malam hari. Bagi yang ingin udara sejuk di tengah musim panas, Abha dan dataran tinggi barat daya bisa menjadi pilihan. Pola ini berlaku untuk liburan maupun perjalanan ibadah.
Selain panas, ada beberapa kondisi cuaca yang bisa memengaruhi perjalanan. Berikut empat yang paling penting.
Iklim gurun ditandai siang yang panas dan malam yang jauh lebih dingin. Di Makkah, selisih suhu siang dan malam bisa mencapai 10–14°C pada musim dingin dan masa peralihan. Di pedalaman seperti Riyadh, selisihnya juga terasa besar.
Pada akhir musim semi dan awal musim panas, bertiup angin barat laut yang disebut shamal. Angin ini paling kuat di wilayah timur dan bisa berlangsung hampir tiga bulan. Saat badai pasir atau debu terjadi, jarak pandang bisa turun sampai beberapa meter.
Curah hujan di wilayah tengah dan utara jarang melebihi 125 mm per tahun. Di Jeddah, November adalah bulan dengan hujan terbanyak, dan itu pun hanya sekitar 8 mm. Meski jarang, hujan yang turun kadang menyebabkan banjir bandang, terutama di daerah pegunungan.
Di wilayah pegunungan, musim dingin bisa membawa kabut. Di barat laut, lapisan salju tipis kadang menutupi tanah di sekitar Kota Tabuk. Kondisi ini berbeda jauh dari gambaran umum tentang Arab Saudi.
Bawaan yang tepat membuat perjalanan lebih nyaman di cuaca apa pun. Berikut panduannya menurut musim.
Pilih pakaian longgar dari bahan tipis yang menyerap keringat dan menutup kulit dari sinar matahari. Bawa topi atau payung, kacamata hitam, tabir surya, dan botol minum. Kurangi kegiatan di luar ruangan pada tengah hari.
Siapkan pakaian berlapis, karena siang terasa hangat sedangkan malam dingin. Jaket ringan sudah cukup untuk Jeddah dan Makkah. Untuk Riyadh, Madinah, Abha, dan wilayah utara, bawa jaket yang lebih tebal.
Masker atau kain penutup wajah berguna saat angin membawa debu. Pelembap kulit dan bibir membantu di udara yang kering. Sandal atau sepatu yang nyaman penting karena lantai luar ruangan bisa sangat panas pada siang hari.
Cuaca di Arab Saudi umumnya panas dan kering, dengan musim panas yang panjang dari Juni sampai September dan musim dingin yang sejuk dari Desember sampai Februari. Suhu siang pada puncak musim panas mencapai sekitar 43°C di Riyadh, 41°C di Makkah, dan 39°C di Jeddah, sedangkan Abha di dataran tinggi hanya sekitar 28°C. Pada Januari, suhu siang berada di kisaran 17–29°C, tergantung kotanya.
Waktu paling nyaman untuk berkunjung adalah November sampai Februari. Perhatikan juga selisih suhu siang dan malam, angin shamal pada awal musim panas, serta hujan yang jarang tetapi bisa deras. Sesuaikan pakaian dengan musim dan kota tujuanmu.
Setelah tahu kapan udaranya paling bersahabat, langkah berikutnya adalah mengamankan tanggal. Di Traveloka, kamu bisa memesan Tiket Pesawat ke Jeddah, memilih Hotel di Arab Saudi, dan mencari Aktivitas untuk mengisi perjalanan. Traveloka adalah platform travel terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, dengan eSIM, sewa mobil, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi.
Pembayaran bisa memakai transfer bank, GoPay, OVO, dompet digital lain, atau Traveloka PayLater. Unduh aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apple App Store untuk membandingkan harga di berbagai bulan. Pesan lebih awal jika mengincar November sampai Februari, karena itulah masa yang paling banyak diminati.










