
Di antara ratusan pulau Yunani, ada satu pulau kecil yang lebih dikenal karena sejarah dan ketenangannya daripada pesta pantainya. Pulau Patmos di Laut Aegea menjadi tujuan wisata sejarah dan ziarah. Pulau ini juga cocok untuk menikmati desa putih khas Yunani tanpa keramaian berlebihan.
Pulau Patmos termasuk Kepulauan Dodecanese dan hanya bisa dicapai dengan kapal, antara lain dari Athena dan Pulau Kos. Daya tarik utamanya adalah Gua Wahyu, Biara Santo Yohanes Sang Teolog, dan desa Chora, yang ketiganya berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO. Perjalanan dari Indonesia umumnya lewat Athena, jadi kamu bisa mulai dengan mencari Tiket Pesawat ke Athena.
Kehidupan di Patmos berpusat di dua tempat, yaitu pelabuhan Skala di tepi laut dan desa Chora di atas bukit. Berikut ringkasan yang berguna untuk menyusun rencana.
| Informasi | Keterangan |
| Lokasi | Kepulauan Dodecanese, Laut Aegea, Yunani |
| Pelabuhan utama | Skala |
| Bandara | Tidak ada |
| Feri dari Athena (Piraeus) | Sekitar 7–8,5 jam |
| Feri dari Pulau Kos | Sekitar 3–3,5 jam |
| Transportasi di pulau | Sewa mobil atau skuter |
| Masa paling ramai | Juli–Agustus |
Patmos kecil, tetapi tempat bersejarah dan pantainya terawat dengan baik. Berikut yang paling banyak dikunjungi.
Gua ini berada di lereng bukit antara Skala dan Chora. Menurut tradisi Kristen, di sinilah Rasul Yohanes menerima penglihatan yang kemudian ditulis menjadi Kitab Wahyu saat ia diasingkan ke Patmos. Di dalamnya terdapat kapel gua kecil dengan altar, ikon berlapis emas, dan tempat lilin.
Suasana di dalam gua hening dan khidmat, baik bagi peziarah maupun pengunjung umum. Karena ruangannya sempit, kunjungan biasanya berlangsung singkat dan bergiliran.
Biara ini didirikan sekitar tahun 1088 dan berdiri di jantung Chora. Bangunannya dibuat dari batu vulkanik berwarna gelap dan tampak seperti benteng. Para biarawan sudah menghuninya selama lebih dari 900 tahun.
Di dalam kompleks biara terdapat halaman dengan deretan lengkungan, beberapa kapel, dan museum gerejawi. Dari terasnya, pemandangan pulau dan laut terlihat ke segala arah.
Chora adalah kota tua di atas bukit yang mengelilingi biara. Rumah-rumah batu putihnya berdiri rapat di lorong sempit yang berliku seperti labirin. Alun-alun utamanya diisi kedai dan bar yang ramai setelah matahari terbenam.
Di tepi desa berdiri tiga kincir angin yang sudah dipugar. Dari sana, kamu bisa memandang Chora dan biara sekaligus dalam satu bingkai.
Skala adalah pintu masuk pulau sekaligus pusat keramaiannya. Di sini ada rumah-rumah putih, butik, dan kafe di tepi air. Pada musim panas, kapal pesiar biasanya bersandar pada tengah hari, sehingga Skala lebih nyaman dijelajahi pada pagi, sore, atau malam.
Psili Ammos sering disebut sebagai pantai paling disukai di Patmos. Teluk di sisi barat daya ini hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki atau naik perahu. Pasirnya halus, airnya jernih dan dangkal, serta ada pohon tamariska untuk berteduh.
Pantai Petra terletak dekat Grikos dan memanjang di tepi teluk. Di ujungnya berdiri Batu Kalikatsou, bongkahan batu setinggi sekitar 10 meter yang dianggap situs arkeologi. Airnya sangat jernih, meski jalan masuk ke laut berbatu.
Profitis Ilias adalah titik tertinggi pulau dengan ketinggian 269 meter. Di puncaknya ada kapel putih yang didedikasikan untuk Nabi Elia. Tempat ini bisa dicapai dengan mobil sewaan lalu berjalan kaki sebentar, dan paling bagus dikunjungi menjelang sore.
Sat, 17 Oct 2026
Sky Express
Athens (ATH) ke Rhodes (RHO)
Mulai dari Rp 1.280.628
Sun, 18 Oct 2026

Aegean Airlines
Athens (ATH) ke Rhodes (RHO)
Mulai dari Rp 1.312.094
Thu, 5 Nov 2026
Sky Express
Jakarta (CGK) ke Rhodes (RHO)
Mulai dari Rp 5.468.844
Dua sampai tiga hari sudah cukup untuk menikmati pulau ini dengan santai. Berikut yang bisa kamu lakukan.
Kunjungi Gua Wahyu dan biara dalam satu rute, karena keduanya berada di jalur yang sama antara Skala dan Chora. Banyak pengunjung mengikuti tur berpemandu agar mendapat penjelasan sejarahnya.
Sisakan satu sore untuk berjalan tanpa tujuan di lorong-lorong Chora. Akhiri dengan makan malam di alun-alun saat desa mulai ramai.
Dengan skuter atau mobil sewaan, kamu bisa mendatangi beberapa pantai dalam sehari. Selain Psili Ammos dan Petra, ada Livadi Geranou di utara yang teduh dan terlindung dari angin, serta Vagia yang memiliki kafe taman.
Dari Patmos tersedia perjalanan sehari dengan kapal ke Pulau Lipsi. Pulau kecil itu dikenal dengan pantai seperti Platis Gialos.
Chora, area kincir angin, dan Profitis Ilias adalah tempat terbaik untuk melihat matahari terbenam di atas Laut Aegea.
Karena tidak memiliki bandara, Patmos hanya bisa dicapai dengan kapal. Berikut pilihan rutenya.
Athena adalah pintu masuk utama Yunani. Dari bandara, lanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Piraeus, pelabuhan utama ibu kota.
Feri dari Piraeus ke Patmos memakan waktu sekitar 7–8,5 jam. Sebagian jadwal berangkat sore dan tiba dini hari. Pastikan penginapanmu bisa menerima kedatangan malam.
Pilihan lain adalah terbang ke Pulau Kos, lalu naik feri ke Patmos selama sekitar 3–3,5 jam. Rute ini lebih sering dilayani pada musim panas.
Kapal katamaran menghubungkan Patmos dengan pulau-pulau lain di Dodecanese, seperti Rhodes, Leros, dan Kalymnos. Patmos pun bisa digabung dalam perjalanan antarpulau.
Perhatikan beberapa hal berikut sebelum berangkat.
Yunani termasuk wilayah Schengen. Pemegang paspor Indonesia perlu mengurus visa Schengen sebelum berangkat.
Saat masuk biara dan gua, kenakan pakaian yang menutup bahu dan lutut. Jaga suara dan ikuti aturan memotret di dalam ruangan.
Biara dan Gua Wahyu memiliki jam kunjungan tertentu yang bisa berubah menurut musim. Periksa jadwal terbaru setibanya di Skala.
Pada Juli dan Agustus, rombongan kapal pesiar memadati Skala dan Chora saat tengah hari. Datangi tempat utama pada pagi atau sore.
Tiket feri dan penginapan cepat penuh pada musim panas. Pesan jauh hari jika berangkat pada periode itu.
Pulau Patmos di Kepulauan Dodecanese dikenal lewat Gua Wahyu, Biara Santo Yohanes Sang Teolog yang berdiri sejak sekitar 1088, dan desa putih Chora dengan tiga kincir anginnya. Pelabuhan Skala, Pantai Psili Ammos, Pantai Petra, dan puncak Profitis Ilias melengkapi kunjungan.
Pulau ini dicapai dengan feri 7–8,5 jam dari Piraeus atau sekitar 3–3,5 jam dari Pulau Kos. Siapkan visa Schengen, pakaian sopan untuk tempat suci, dan hindari tengah hari pada musim panas agar kunjungan lebih nyaman.
Perjalanan ke Patmos dimulai dari Athena. Lewat Traveloka, kamu bisa memesan Tiket Pesawat ke Athena, mencari Hotel di Yunani, dan melihat pilihan Aktivitas untuk melengkapi rencana. Traveloka adalah platform travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, dengan tiket pesawat, hotel, aktivitas, eSIM, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi.
Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer bank, dompet digital seperti GoPay dan OVO, atau Traveloka PayLater. Unduh aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apple App Store, tempat aplikasi ini termasuk aplikasi travel berperingkat tinggi di Asia Tenggara, dan mulai susun perjalananmu ke Yunani.






