
Setiap malam, barisan cahaya senter bergerak pelan di lereng sebuah gunung batu di tengah gurun Sinai. Para pendaki itu mengejar satu hal yang sama, yaitu tiba di puncak sebelum matahari terbit. Gunung itu adalah Bukit Tursina, salah satu tujuan trekking paling terkenal dalam wisata Mesir.
Bukit Tursina, yang juga dikenal sebagai Gunung Sinai atau Jabal Musa, berada di Sinai Selatan, Mesir, dengan ketinggian sekitar 2.285 meter. Puncaknya bisa dicapai dalam waktu sekitar 2–3 jam berjalan kaki dari kota Saint Catherine, dan semua pendaki wajib didampingi pemandu setempat. Perjalanan dari Indonesia umumnya masuk lewat Kairo, jadi kamu bisa mulai dengan mencari Tiket Pesawat ke Kairo.
Bukit Tursina adalah gunung batu setinggi sekitar 2.285 meter di Semenanjung Sinai, Mesir, yang terkenal dengan pendakian malam untuk melihat matahari terbit. Tempat ini punya tiga nama yang merujuk pada puncak yang sama, yaitu Bukit Tursina, Gunung Sinai, dan Jabal Musa. Nama terakhir adalah sebutan dalam bahasa Arab yang dipakai warga setempat.
Gunung ini berdiri di tengah pegunungan gurun yang hampir tanpa pepohonan. Lerengnya berupa batu berwarna cokelat kemerahan dengan lembah-lembah sempit di antaranya. Di kaki bukit, pada ketinggian sekitar 1.570 meter, terdapat Biara Santa Katarina, bangunan bersejarah dari abad ke-6 yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO.
Jarak pendakiannya sekitar 11,5 kilometer pulang-pergi dengan kenaikan ketinggian kurang lebih 700 meter. Tingkat kesulitannya tergolong mudah hingga sedang. Karena itu, Bukit Tursina bisa didaki oleh pemula yang kondisi fisiknya cukup baik, bukan hanya pendaki berpengalaman.
Baca Juga: Kode Telepon Mesir dan Tempat Wisatanya
Bukit Tursina berada di Sinai Selatan, Mesir, dan titik awal pendakiannya ada di kota kecil Saint Catherine. Kota ini hanya bisa dicapai lewat jalan darat. Bandara terdekatnya ada di Sharm el-Sheikh, sedangkan kota wisata terdekat adalah Dahab.
| Berangkat dari | Perkiraan waktu ke Saint Catherine | Keterangan |
| Dahab | Sekitar 2 jam | Titik berangkat terdekat, sekitar 130 km |
| Sharm el-Sheikh | Sekitar 2,5–3 jam | Kota dengan bandara terdekat |
| Kairo | Sekitar 6–7 jam | Cocok jika digabung dengan wisata Kairo |
Sebagian besar wisatawan ikut tur malam dari Dahab atau Sharm el-Sheikh yang sudah mencakup kendaraan dan pemandu. Tur biasanya menjemput dari hotel sekitar pukul 22.00 dan tiba di Saint Catherine sekitar tengah malam. Di sepanjang jalan terdapat beberapa pos pemeriksaan, jadi simpan paspor di tempat yang mudah dijangkau.
Pendakian untuk melihat sunrise dimulai antara tengah malam dan pukul 03.00. Biaya pemandu dan retribusi kawasan dibayar di lokasi atau sudah termasuk dalam paket tur. Nominalnya bisa berubah, jadi tanyakan kepada penyedia tur sebelum berangkat.
Biara Santa Katarina di kaki bukit umumnya buka dari pagi sampai sekitar tengah hari. Biara tutup pada hari Minggu dan hanya buka sebentar pada hari Jumat. Jika ingin bermalam dekat titik awal pendakian, penginapan tersedia di Saint Catherine.
Fri, 13 Nov 2026

Saudia
Jeddah (JED) ke Cairo (CAI)
Mulai dari Rp 1.813.611
Sat, 7 Nov 2026

Air Arabia Egypt
Istanbul (SAW) ke Cairo (CAI)
Mulai dari Rp 2.099.404
Fri, 6 Nov 2026

Flyadeal
Madinah (MED) ke Cairo (CAI)
Mulai dari Rp 2.150.126
Bukit Tursina punya dua jalur pendakian yang bertemu sebelum 750 anak tangga terakhir, dan suhu di puncaknya sangat dingin meski berada di gurun. Berikut fakta-fakta yang perlu kamu tahu sebelum datang.
Jalur pertama adalah Jalur Unta, yang landai, lebar, dan berkelok. Jalur kedua adalah tangga batu yang lebih pendek tetapi curam, dengan sekitar 3.750 anak tangga. Jalur Unta paling banyak dipakai untuk naik pada malam hari. Ketersediaan jalur tangga bisa berubah, jadi tanyakan kepada pemandu pada hari pendakian.
Kedua jalur bertemu di sebuah dataran kecil yang memiliki beberapa kedai teh. Dari sana, tidak ada jalan lain selain menaiki sekitar 750 anak tangga batu selama kurang lebih 30 menit. Bagian inilah yang paling menguras tenaga dalam seluruh pendakian.
Banyak orang mengira gurun selalu panas. Di puncak Bukit Tursina, suhu malam sangat dingin bahkan pada musim panas. Pada musim dingin, suhunya bisa turun di bawah nol dan salju kadang turun.
Aturan setempat mewajibkan semua pendaki didampingi pemandu dari warga Badui, meski jalurnya jelas. Jika ikut tur, pemandu sudah termasuk. Jika datang sendiri, pemandu bisa disewa di titik awal pendakian.
Pendakian malam di sini tidak sesepi yang dibayangkan. Di sepanjang Jalur Unta terdapat tenda dan kedai milik warga yang menjual teh, kopi, cokelat panas, dan camilan. Kedai-kedai ini menjadi tempat berhenti untuk menghangatkan badan.
Area puncak tidak luas dan dipenuhi pendaki menjelang matahari terbit. Di sana berdiri sebuah kapel kecil dan sebuah masjid kecil. Datang sedikit lebih awal membantumu mendapat tempat duduk dengan pandangan terbuka.
Biara Santa Katarina di kaki bukit sudah berdiri sejak abad ke-6 dan tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Di dalamnya ada bangunan tua, sumur kuno, dan museum yang menyimpan naskah-naskah lama. Sebagian besar pendaki mengunjunginya setelah turun dari puncak.
Kegiatan utama di Bukit Tursina adalah trekking malam, melihat matahari terbit dari puncak, dan mengunjungi Biara Santa Katarina pada pagi harinya. Berikut pilihan kegiatan yang bisa kamu lakukan.
Pendakian dimulai dalam gelap dengan senter kepala, mengikuti Jalur Unta yang menanjak pelan. Langit gurun yang jauh dari cahaya kota membuat bintang terlihat jelas sepanjang jalan. Setelah 2–3 jam berjalan, kamu tiba di dataran sebelum tangga terakhir.
Inilah alasan utama orang mendaki pada malam hari. Dari puncak, cahaya pertama muncul di balik deretan pegunungan batu yang berlapis-lapis. Warna langit berubah dari gelap menjadi jingga, lalu menerangi gurun di bawahnya. Di puncak, selimut bisa disewa untuk menahan dingin selagi menunggu.
Unta sewaan tersedia bagi yang ingin menghemat tenaga atau mencoba pengalaman berbeda. Unta membawa penumpang sampai dataran sebelum tangga terakhir. Dari sana, kamu tetap harus berjalan kaki menaiki 750 anak tangga menuju puncak.
Perjalanan turun memberi pemandangan yang tidak terlihat saat naik. Tebing dan lembah batu berwarna cokelat kemerahan tampak jelas di bawah cahaya pagi. Banyak pendaki menyebut bagian ini sama mengesankannya dengan momen di puncak.
Setelah turun, kamu bisa masuk ke kompleks biara untuk melihat bangunan tua dan koleksi museumnya. Kunjungan biasanya berlangsung singkat karena jam bukanya hanya sampai sekitar tengah hari. Kenakan pakaian yang sopan saat masuk.
Waktu terbaik mendaki Bukit Tursina adalah malam hari menjelang matahari terbit, pada bulan April sampai Oktober. Siang hari di gurun sangat panas, sedangkan malam pada musim dingin terlalu berat bagi kebanyakan orang. Berikut tips agar pendakianmu lancar.
Pakai baju berlapis dan jaket tebal, lalu lengkapi dengan sarung tangan serta penutup kepala. Kamu akan duduk cukup lama di puncak yang berangin sebelum matahari muncul.
Jalur pendakian tidak memiliki penerangan. Senter kepala membuat kedua tanganmu bebas. Sepatu hiking atau sepatu bersol kuat membantu di bebatuan dan anak tangga yang tidak rata.
Berjalanlah pelan dan berhenti secara teratur, terutama jika tidak terbiasa mendaki. Bawa air minum, camilan, dan uang tunai pecahan kecil untuk membeli teh atau menyewa selimut. Rombongan yang banyak berhenti bisa memerlukan waktu lebih lama dari perkiraan.
Cap masuk gratis khusus kawasan resor Sinai yang diberikan di Bandara Sharm el-Sheikh dilaporkan tidak berlaku untuk perjalanan ke Saint Catherine. Siapkan visa Mesir penuh dan periksa ketentuan terbarunya. Bawa paspor selama perjalanan darat.
Jika ingin masuk ke Biara Santa Katarina, hindari mendaki pada malam Sabtu karena biara tutup pada hari Minggu. Pada hari Jumat, jam bukanya sangat singkat.
Setelah matahari tinggi, udara cepat terasa panas. Pakai tabir surya, kacamata hitam, dan topi untuk perjalanan turun.
Bukit Tursina, atau Gunung Sinai, adalah puncak setinggi sekitar 2.285 meter di Sinai Selatan, Mesir. Pendakiannya sekitar 11,5 kilometer pulang-pergi, memakan waktu 2–3 jam untuk naik, dan tergolong mudah hingga sedang. Jalur Unta, 750 anak tangga terakhir, dan sunrise dari puncak menjadi inti pengalamannya.
Titik awalnya adalah kota Saint Catherine, sekitar 2 jam dari Dahab, 2,5–3 jam dari Sharm el-Sheikh, atau 6–7 jam dari Kairo. Mulailah mendaki antara tengah malam dan pukul 03.00 bersama pemandu setempat, bawa pakaian hangat dan senter kepala, dan pilih bulan April sampai Oktober.
Perjalanan ke Sinai dimulai dari tiket dan penginapan yang tepat. Lewat Traveloka, kamu bisa memesan Tiket Pesawat ke Kairo, mencari Hotel di Mesir untuk bermalam sebelum dan sesudah pendakian, dan melihat pilihan Aktivitas untuk melengkapi perjalanan. Traveloka adalah platform travel terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, dengan tiket pesawat, hotel, aktivitas, eSIM, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi.
Pembayaran bisa dilakukan dengan Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti GoPay dan OVO. Unduh aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apple App Store, tempat aplikasi ini mendapat rating tinggi di kategori travel, dan mulai susun rencana perjalananmu ke Mesir.






