
Aceh tidak hanya dikenal dengan kekayaan sejarah dan kopinya yang mendunia, tetapi juga ragam kulinernya yang memiliki cita rasa unik. Sebagai daerah yang dijuluki Serambi Mekkah, Aceh memiliki berbagai jajanan tradisional yang kaya akan filosofi dan budaya. Penggunaan bahan-bahan alami seperti tepung ketan, santan, kelapa, hingga nangka memberikan profil rasa yang manis legit, gurih, dan beraroma harum rempah yang khas.
Konsistensi rasa pada resep-resep warisan leluhur menjadikan jajanan Aceh selalu diburu wisatawan sebagai buah tangan. Menikmati tekstur Timphan yang kenyal hingga uniknya rasa Meuseukat adalah cara terbaik untuk memahami kedalaman budaya Aceh yang tercermin dalam setiap gigitan kudapannya.

Indonesia

Hermes Palace Hotel Banda Aceh

8.4/10
•





Banda Aceh
Rp 977.399
Agar agenda kuliner Anda di Tanah Rencong semakin sempurna, berikut adalah kurasi jajanan khas Aceh yang wajib masuk dalam daftar eksplorasi rasa Anda:
Timphan adalah raja jajanan basah khas Aceh. Terbuat dari adonan tepung ketan yang dicampur dengan pisang atau labu, kue ini memiliki isian sarikaya atau kelapa parut manis. Dibungkus dengan daun pisang muda dan dikukus, Timphan menawarkan aroma wangi dan tekstur yang sangat lembut serta kenyal.
Kue bolu tradisional ini memiliki berbagai bentuk unik, seperti ikan atau bunga. Keistimewaannya terletak pada teksturnya yang garing di luar namun sangat empuk di dalam. Kue Bhoi sangat nikmat jika dinikmati dengan cara dicelupkan ke dalam kopi panas.
Sering disebut sebagai "Dodol Nanas Aceh", Meuseukat adalah jajanan mewah yang melambangkan kemuliaan. Terbuat dari tepung terigu dan nanas, kue ini memiliki warna kuning cerah dengan rasa manis-asam yang segar dan tekstur padat yang legit.
Berasal dari Pidie Jaya, Adee adalah sejenis kue bingka. Terbuat dari singkong atau tepung terigu dengan telur dan santan, kue ini memiliki tekstur lumer di mulut dengan aroma bawang goreng yang khas di atasnya.
Kue Karah memiliki bentuk menyerupai jaring atau sarang burung. Terbuat dari tepung beras, jajanan ini sangat renyah dan garing, menjadikannya camilan pendamping kopi yang paling populer di wilayah pesisir.
Pulot terbuat dari beras ketan bersantan yang dibungkus daun pisang dan dibakar. Aroma hangus dari daun pisang memberikan wangi yang menggoda, terutama saat dinikmati bersama buah durian segar.
Sekilas mirip kue semprong, Kue Seupet dibuat dengan cara dijepit menggunakan cetakan besi tradisional di atas bara api. Teksturnya sangat renyah dengan aroma wangi kelapa dan gula yang kuat.
Berbeda dengan daerah lain, Pisang Sale Aceh dikenal dengan rasa manis karamel alami yang sangat pekat karena proses pengasapan yang tradisional. Tersedia varian basah maupun yang digoreng tepung krispi.
Jajanan renyah berbentuk bunga ini terbuat dari tepung beras dan santan. Di Aceh, Kembang Loyang sering diberi tambahan wijen untuk memperkaya cita rasa gurihnya.
Ini adalah varian manisan buah yang diawetkan dalam cairan gula pekat hingga mengkristal. Biasanya disajikan pada acara adat sebagai simbol kehormatan bagi tamu yang datang.
Berasal dari dataran tinggi Gayo, kue ini mirip dengan Kue Karah namun dengan bentuk yang lebih padat. Jajanan ini merupakan teman wajib saat menyeruput kopi Gayo di tengah udara pegunungan yang dingin.
Manisan pepaya yang diukir tangan membentuk motif bunga yang cantik. Selain manis dan segar, Peureudeue sangat dihargai karena nilai estetikanya yang tinggi dalam hantaran adat Aceh.
Memiliki tekstur yang lebih berminyak dan aroma santan yang lebih kuat dibandingkan dodol daerah lain. Dimasak menggunakan kayu bakar, memberikan rasa smoky yang sangat autentik.
Dikukus dalam potongan bambu, kue ini menonjolkan penggunaan gula merah Aceh yang sangat pekat dan tekstur tepung beras yang sedikit lebih kasar namun gurih.
Berkat pengaruh budaya Arab dan India, Roti Cane menjadi jajanan harian populer. Biasanya disajikan manis dengan taburan gula dan susu, atau gurih dengan siraman kuah kari kental.
Menemukan jajanan berkualitas di Aceh membutuhkan panduan lokasi yang tepat agar Anda mendapatkan rasa yang segar dan asli. Berikut adalah beberapa titik utama yang wajib Anda kunjungi:
Pusatnya berbagai macam kue kering khas Aceh. Di sini Anda bisa membeli Kue Karah, Kue Bhoi, dan Pisang Sale langsung dari dapur produksi warga.
Tempat terbaik untuk mencari kue-kue basah seperti Timphan dan Meuseukat segar di pagi hari. Atmosfer pasar tradisionalnya memberikan pengalaman kuliner yang sangat autentik.
Bagi Anda yang mencari Adee Kak Nah yang legendaris, singgahlah di gerai-gerai sepanjang jalan raya Meureudu yang merupakan daerah asal asli kue bingka tersebut.
Menelusuri daftar jajanan khas Aceh adalah perjalanan melintasi tradisi Serambi Mekkah dalam setiap gigitannya. Dari manisnya Timphan hingga renyahnya Kue Karah, setiap kudapan mencerminkan keramahan dan kekayaan budaya masyarakat Aceh yang terus bertahan melintasi zaman.

Kota Sabang

Paket Dolphin Trip Sabang dan Snorkeling by Exnevia Travel
Kota Sabang
Rp 600.000
Rp 350.000
Sudah terbayang legitnya Timphan atau renyahnya Kue Bhoi asli Aceh? Segera rencanakan petualangan rasa Anda bersama Traveloka dengan memesan tiket pesawat menuju Bandara Sultan Iskandar Muda dan dilanjutkan dengan booking hotel strategis di pusat kota Banda Aceh. Agar eksplorasi kuliner makin bebas tanpa hambatan, manfaatkan layanan car rental untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya dengan nyaman.
Lengkapi perjalanan Anda dengan mengunjungi objek wisata menarik seperti Masjid Raya Baiturrahman atau Museum Tsunami. Dapatkan kemudahan fitur Easy Reschedule untuk fleksibilitas jadwal serta berbagai Promo Eksklusif pengguna baru. Wujudkan impian liburan dan misi belanja jajanan Anda di Aceh bersama Traveloka sekarang juga!
Wed, 27 May 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Banda Aceh (BTJ)
Mulai dari Rp 2.491.400
Sun, 7 Jun 2026

Super Air Jet
Medan (KNO) ke Banda Aceh (BTJ)
Mulai dari Rp 1.245.100
Tue, 9 Jun 2026

AirAsia Berhad (Malaysia)
Kuala Lumpur (KUL) ke Banda Aceh (BTJ)
Mulai dari Rp 1.040.030









