
Di kaki Gunung Semeru, ada sebuah jembatan tua berwarna abu-abu yang sudah berdiri hampir seratus tahun, menyaksikan langsung bagaimana alam dan manusia hidup berdampingan dengan gunung berapi paling aktif di Jawa Timur. Jembatan itu adalah Gladak Perak, penghubung Lumajang dan Malang yang kini juga jadi magnet wisatawan pencari pemandangan dramatis.
Jembatan Gladak Perak adalah jembatan kolonial yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang, terletak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, tepat di jalur yang berhadapan dengan aliran lahar Gunung Semeru. Untuk menuju kawasan ini, Anda bisa memesan Tiket Pesawat ke Malang lewat Traveloka sebagai gerbang udara terdekat sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Lumajang.
Ada dua jembatan yang dikenal dengan nama Gladak Perak: Gladak Perak Lama yang dibangun pemerintah Hindia Belanda pada 1925, dan Gladak Perak Baru yang dibangun tahun 1998 untuk menggantikan fungsi lalu lintas kendaraan sehari-hari.
Jembatan lama kini tidak lagi dilalui kendaraan, namun justru berkembang menjadi destinasi wisata sejak tahun 2005 berkat pemandangan sungai dan perbukitan di sekitarnya. Lokasinya di Desa Sumberwuluh membuat jembatan ini kerap disebut dalam pemberitaan terkait aktivitas Gunung Semeru, karena berada di jalur yang berhadapan langsung dengan aliran material vulkanik.
Beberapa alasan berikut menjadikan jembatan ini destinasi yang punya cerita lebih dalam dibanding sekadar jembatan penghubung biasa.
Dari sekitar jembatan, pengunjung bisa melihat langsung bentang alam yang dibentuk aliran material vulkanik Semeru, sebuah pemandangan yang jarang bisa disaksikan sedekat ini di tempat lain.
Berdiri hampir satu abad di kawasan rawan bencana, jembatan ini menjadi simbol bagaimana infrastruktur dan warga sekitar terus bertahan dan beradaptasi dengan ancaman alam yang datang berulang.
Keberadaan Gladak Perak Lama dan Baru berdampingan memberi kesempatan langka membandingkan langsung arsitektur jembatan kolonial 1925 dengan jembatan modern yang dibangun tujuh dekade setelahnya.
Popularitas jembatan lama sebagai lokasi foto sudah teruji selama hampir dua dekade, dengan latar sungai dan bukit yang konsisten memikat wisatawan maupun fotografer lanskap.
Jembatan Gladak Perak Lama dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1925 sebagai jalur penghubung penting antara Lumajang dan Malang. Selama puluhan tahun, jembatan ini menjadi urat nadi transportasi dan perdagangan antara dua wilayah di kaki Gunung Semeru.
Seiring bertambahnya usia dan volume kendaraan, pemerintah membangun Gladak Perak Baru pada 1998 untuk mengambil alih fungsi lalu lintas kendaraan, sementara jembatan lama tetap dipertahankan sebagai struktur bersejarah. Sejak 2005, jembatan lama mulai dikenal luas sebagai tempat wisata karena pemandangannya yang khas.
Kawasan sekitar jembatan berulang kali menjadi sorotan nasional setiap kali Gunung Semeru menunjukkan aktivitas vulkanik meningkat, karena posisinya yang berada di jalur langsung aliran lahar. Meski begitu, jembatan ini tetap berdiri sebagai penanda ketangguhan infrastruktur dan warga Sumberwuluh.
Setiap kali material vulkanik mengalir deras, warga dan petugas terkait harus terus memantau kondisi struktur maupun akses jalan di sekitar jembatan. Justru dari sinilah muncul narasi menarik: sebuah jembatan berusia hampir satu abad yang berkali-kali diuji alam, namun tetap menjadi jalur penting bagi mobilitas warga di kaki gunung berapi paling aktif di Pulau Jawa.
Sat, 29 Aug 2026

Batik Air
Jakarta (CGK) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.119.700
Wed, 26 Aug 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.323.700
Thu, 27 Aug 2026

Lion Air
Pekanbaru (PKU) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 2.164.900
Kawasan sekitar jembatan menyimpan beberapa titik menarik lain yang bisa dijangkau dalam satu rangkaian perjalanan.
Desa tempat jembatan ini berada menawarkan pemandangan pedesaan khas lereng Semeru, sekaligus gambaran nyata kehidupan warga yang hidup berdampingan dengan gunung berapi aktif.
Bagi pendaki dan wisatawan minat khusus, kawasan sekitar jembatan menjadi salah satu titik transit menuju jalur pendakian dan area pemandangan Gunung Semeru dari kejauhan.
Kecamatan yang menaungi Sumberwuluh ini punya beberapa titik wisata alam lain di sekitar aliran sungai berpasir vulkanik, cocok untuk fotografi lanskap dengan nuansa dramatis khas kaki gunung berapi.
Beberapa persiapan berikut penting diperhatikan mengingat lokasi jembatan berada di kawasan rawan bencana vulkanik.
Karena lokasinya di jalur lahar, selalu pastikan status aktivitas Gunung Semeru dalam kondisi aman lewat sumber resmi sebelum merencanakan kunjungan ke kawasan ini.
Bagi yang datang dari Malang atau kota lain di Jawa Timur, Tiket Kereta ke Lumajang lewat Traveloka bisa jadi alternatif nyaman sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Sumberwuluh.
Kabut tipis khas kaki gunung biasanya mulai menghilang menjelang siang, sehingga pagi hari memberi kombinasi cahaya lembut dan visibilitas terbaik untuk fotografi.
Sewa mobil di Lumajang lewat Traveloka memudahkan Anda menjangkau Sumberwuluh dan titik-titik wisata sekitar kaki Semeru yang belum tentu terjangkau transportasi umum.
Warga sekitar dan petugas biasanya paling tahu kondisi terkini jalur menuju jembatan, terutama setelah hujan deras di puncak Semeru yang berpotensi memicu aliran material tambahan.

Indonesia

Aby Hotel Lumajang

8.4/10
•


Sukodono
Rp 257.985
Rp 240.438
Jembatan Gladak Perak adalah bukti bahwa infrastruktur bisa punya nilai jauh lebih dalam dari sekadar fungsi penghubung. Berusia hampir satu abad dan berdiri tepat di jalur lahar Gunung Semeru, jembatan ini menyimpan kisah ketangguhan sekaligus keindahan alam yang jarang ditemukan berdampingan di satu lokasi.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan sisi lain Jawa Timur di luar Malang dan Bromo, menyempatkan diri singgah ke Gladak Perak memberi perspektif baru tentang bagaimana warga Lumajang hidup berdampingan dengan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia.
Traveloka adalah aplikasi travel terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya puluhan juta pengguna untuk merencanakan perjalanan ke destinasi alam seperti Lumajang. Pesan Tiket Pesawat ke Malang dan Hotel di Lumajang dalam satu aplikasi, lalu lengkapi rencana perjalanan dengan Aktivitas di Lumajang mulai dari wisata alam hingga jelajah kaki Gunung Semeru.
Selain tiket pesawat, hotel, dan aktivitas wisata, Traveloka juga menyediakan tiket kereta api, sewa mobil, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama, memudahkan seluruh persiapan perjalanan ke pelosok Jawa Timur tanpa berpindah platform. Pembayaran pun fleksibel lewat Traveloka PayLater maupun metode lokal seperti transfer bank, GoPay, atau dompet digital lainnya, unduh aplikasinya sekarang dan mulai rencanakan perjalanan ke Lumajang, salah satu aplikasi travel dengan rating tertinggi di Google Play Store dan App Store.







