
Kabupaten Buleleng merupakan wilayah terluas di Provinsi Bali yang membentang di sepanjang pesisir utara Pulau Dewata. Berbeda dengan kawasan Bali Selatan yang padat oleh hiruk-pikuk modernitas, Buleleng atau yang sering dikenal dengan kawasan Singaraja menawarkan pesona wisata yang lebih tenang, mulai dari keindahan Pantai Lovina dengan lumba-lumbanya hingga barisan air terjun tersembunyi di tengah perbukitan asri.
Selain keindahan alamnya, Bali Utara juga menyimpan kekayaan tradisi kuliner yang sangat unik. Karakteristik utama dari makanan khas Buleleng terletak pada cita rasanya yang cenderung lebih berani, gurih, pedas, dan kaya akan penggunaan base gede (bumbu genep khas Bali). Struktur geografisnya yang mempertemukan pesisir laut dan dataran tinggi menghasilkan variasi hidangan yang sangat autentik dan wajib masuk ke dalam daftar buruan kuliner Anda.

Nusa Penida

Tur Nusa Penida Timur & Barat

9.1/10
Nusa Penida
Rp 350.000
Rp 297.500
Bagi Anda pencinta petualangan kuliner nusantara yang sedang berlibur ke Bali Utara, berikut adalah 5 daftar makanan khas Buleleng yang paling populer dan menggugah selera:
Siobak adalah kuliner akulturasi budaya Tionghoa dan lokal Bali yang menjelma menjadi ikon kuliner paling legendaris di Buleleng. Hidangan ini menggunakan bahan dasar daging babi (atau daging ayam/sapi pada beberapa variasi halal) yang direbus dengan bumbu ngohiong, kemudian digoreng atau dipanggang. Keunikan utama siobak Singaraja terletak pada siraman kuahnya yang kental berwarna cokelat pekat. Kuah ini memiliki perpaduan rasa manis, asin, gurih, dan sedikit pedas hangat karena racikan tauco, merica, dan rempah pilihan.
Blayag adalah hidangan tradisional sejenis ketupat tipis yang dibungkus menggunakan daun kelapa muda (janur) berbentuk lilitan memanjang. Potongan blayag ini kemudian disajikan di atas piring bersama suwiran ayam sisit, sayur urab (biasanya dari tauge atau bayam), kacang tanah goreng, dan kerupuk kulit ayam (kripik). Seluruh komponen tersebut disiram dengan kuah bersantan kental berwarna kuning kecokelatan yang mirip bumbu kari namun bertekstur lebih pekat dan kaya rempah Bali.
Bagi Anda yang menyukai masakan berkuah, jukut ares adalah menu yang tidak boleh dilewatkan. Kuliner khas Buleleng ini merupakan sup tradisional yang menggunakan bahan utama berupa batang pisang muda (pohon pisang yang belum berbuah) yang diiris tipis-tipis. Irisan batang pisang tersebut dimasak perlahan bersama kaldu daging (biasanya ayam, bebek, atau babi) dan racikan bumbu base gede. Hidangan ini menghasilkan sensasi rasa kuah yang gurih-segar dan tekstur sayur yang lembut di lidah.
Sudang lepet adalah kuliner unik khas pesisir Buleleng yang memanfaatkan hasil laut tradisional. Makanan ini terbuat dari ikan pari (ikan sudang) yang dikeringkan secara tipis melalui proses penggaraman dan penjemuran di bawah terik matahari. Sebelum disajikan, sudang lepet digoreng sebentar hingga bertekstur sangat garing dan renyah. Di Buleleng, sudang lepet biasanya dinikmati bersama siraman minyak kelapa murni (plengis), perasan jeruk limau, dan cocolan sambal mbe (sambal bawang goreng pedas).
Tipat cantok adalah sajian lokal yang sekilas mirip dengan gado-gado atau ketoprak di Jawa, namun memiliki karakter rasa yang berbeda. Makanan ini terdiri dari potongan tipat (ketupat) dan berbagai macam sayuran rebus seperti kangkung, tauge, dan kacang panjang. Semua bahan tersebut kemudian dicampur langsung (dicantok) di atas cobek bersama bumbu kacang tanah yang diulek pekat bersama cabai rawit, bawang putih, garam, sedikit terasi bakar, dan kencur aromatik yang kuat.
Untuk merasakan keaslian rasa makanan khas Buleleng dengan suasana kota tua dan pesisir yang kental, Anda bisa mengunjungi beberapa titik berikut:
Kawasan Jalan Ahmad Yani di pusat Kota Singaraja merupakan surga bagi para pencinta siobak Singaraja. Di sepanjang jalur ini, Anda akan dengan mudah menemukan deretan kedai siobak legendaris yang sudah berjualan lintas generasi dengan resep saus tauco yang sangat autentik.

Indonesia

Singaraja Beach Hotel

8.2/10
•


Buleleng
Rp 330.710
Saat matahari terbenam, kawasan Pasar Senggol Singaraja berubah menjadi pusat jajanan malam yang sangat hidup. Di sini adalah tempat terbaik untuk berburu blayag buleleng hangat, tipat cantok, hingga aneka jajan pasar tradisional Bali seperti jaje laklak dengan harga yang sangat terjangkau.
Pantai Penimbangan merupakan salah satu spot berkumpulnya warga lokal di sore hari. Di sepanjang cagar pantai ini, berjejer warung makan tenda tradisional yang menyajikan menu andalan nasi sela hangat yang dipadukan dengan garingnya sudang lepet sambal mbe dan sup jukut ares yang gurih menyegarkan.
Melalui aplikasi Traveloka, Anda dapat memesan tiket pesawat menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Agar perjalanan darat Anda melintasi jalur pegunungan Bedugul menuju Singaraja berjalan dengan nyaman, aman, dan fleksibel bersama keluarga, Anda bisa langsung memesan layanan sewa mobil Bali via Traveloka.
Jangan lupa untuk memesan hotel terbaik di Buleleng atau resort tenang di kawasan Lovina melalui Traveloka. Manfaatkan fitur fleksibilitas seperti Easy Reschedule, metode pembayaran PayLater, serta berbagai Promo Pengguna Baru untuk pengalaman berburu kuliner nusantara yang hemat, aman, dan tak terlupakan!








