
Pada 1997, seorang wanita bernama Darmi mulai berjualan sop iga sapi di pinggir Jalan Raya Puncak saat berstatus janda. Namun ada pula versi lain yang menyebut namanya sekadar singkatan "Jawa-Sunda", menggambarkan perpaduan dua cita rasa dalam satu mangkuk. Kedua cerita itu sama-sama melekat pada Sop Janda, hidangan yang kini jadi ikon kuliner jalur Puncak.
Udara sejuk pegunungan membuat kuliner khas Puncak identik dengan hidangan hangat berkuah dan camilan bakar pinggir jalan. Jika Anda memesan Hotel di Puncak, jangan lewatkan mencicipi keenam hidangan khasnya berikut ini di sepanjang perjalanan.
Berikut enam makanan khas Puncak yang paling dikenal, dari warung legendaris hingga jajanan pinggir jalan.
Sop Janda berisi tulang dan daging iga sapi dalam kuah bening yang ditaburi daun bawang dan cabai rawit segar. Perpaduan rasa manis gurih khas Jawa dengan sensasi segar pedas khas Sunda menjadikan kuah sopnya unik dibanding sop iga pada umumnya.
Kehangatan kuahnya jadi teman sempurna menikmati udara dingin Puncak, menjadikan warung-warung Sop Janda seperti di kawasan Ciawi-Cianjur selalu ramai pengunjung sepanjang tahun.
Sate kambing muda khas Puncak dipanggang dengan bumbu kecap yang meresap sempurna, disantap bersama sambal kecap dan acar segar. Beberapa warung legendaris seperti di kawasan Cisarua sudah berjualan sejak puluhan tahun lalu.
Porsinya yang besar dengan daging empuk tanpa bau prengus menjadikan sate ini favorit wisatawan yang singgah dalam perjalanan menuju atau dari Puncak.
Nasi liwet khas Puncak disajikan dengan topping lengkap mulai dari ayam, ikan gurame, hingga ikan asin, dimasak dengan santan dan daun salam hingga menghasilkan aroma gurih yang khas. Nasinya biasa disantap langsung dari kastrol atau daun pisang.
Beberapa warung nasi liwet di jalur Puncak bahkan diklaim sebagai salah satu yang terenak se-Bogor Raya, menjadikannya pilihan makan besar favorit rombongan keluarga.

Indonesia

Hotel Amarsya

9.1/10
•

Cisarua
Rp 241.605
Rp 190.578
Jagung bakar dijajakan di hampir setiap rest area sepanjang jalur Puncak, tersedia dalam varian manis, pedas, hingga keju. Jagungnya dibakar langsung di atas bara sambil terus diolesi bumbu agar meresap sempurna.
Menikmati jagung bakar hangat sambil menyaksikan kabut turun di sore hari jadi salah satu pengalaman paling khas yang selalu diingat wisatawan setelah berkunjung ke Puncak.
Kue pukis di Pasar Cisarua punya cita rasa yang diklaim berbeda dari kue pukis kebanyakan daerah lain, dengan tekstur lembut dan aroma khas yang lebih kuat. Kue ini dipanggang menggunakan cetakan khusus hingga bagian pinggirnya kecokelatan.
Sebagai jajanan pasar tradisional, Kue Pukis Cisarua jadi buruan wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh sederhana namun otentik dari kawasan Puncak.
Nasi Timbel dibungkus daun pisang hangat, disantap bersama ikan atau ayam goreng, tahu tempe, lalapan segar, dan sambal terasi. Cara penyajian tradisional ini membuat nasi terasa lebih pulen dan wangi.
Warung-warung Sunda di sepanjang jalur Puncak menyajikan Nasi Timbel dengan harga terjangkau, cocok jadi pilihan makan siang sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata.
Ada beberapa versi cerita di balik nama unik ini. Salah satu menyebut nama tersebut merupakan singkatan dari "Jawa-Sunda", menggambarkan perpaduan cita rasa dua daerah dalam satu mangkuk sop. Versi lain mengaitkannya dengan seorang wanita bernama Darmi yang mulai berjualan sop ini pada 1997 saat berstatus janda, hingga menu tersebut dikenal dengan nama yang menempel pada statusnya.
Terlepas dari versi mana yang benar, nama nyentrik ini justru jadi daya tarik tersendiri yang membuat wisatawan penasaran mencoba, dan berhasil menjadikan Sop Janda salah satu kuliner paling dikenang dari jalur Puncak.
Untuk merasakan cita rasa paling asli, berikut lokasi yang paling direkomendasikan di sepanjang jalur Puncak.
Jalur utama ini dipadati warung Sate Kambing dan Bakmi legendaris yang sudah berjualan puluhan tahun, cocok disinggahi saat perjalanan naik maupun turun dari Puncak.
Kawasan ini jadi rumah bagi warung-warung Sop Janda yang paling dikenal, ramai dikunjungi terutama saat akhir pekan oleh wisatawan dari Jakarta.
Pasar tradisional ini jadi tempat terbaik berburu Kue Pukis dan jajanan pasar lain langsung dari pedagang lokal dengan harga yang lebih terjangkau.
Thu, 27 Aug 2026

Lion Air
Medan (KNO) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 1.393.400
Tue, 15 Sep 2026

AirAsia Indonesia
Bali / Denpasar (DPS) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 1.259.400
Fri, 28 Aug 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 950.000
Dari Sop Janda dengan nama nyentriknya hingga Sate Kambing yang melegenda puluhan tahun, keenam makanan khas Puncak ini menunjukkan bagaimana kuliner jalur wisata ini terus dikenang lintas generasi wisatawan Jakarta. Setiap hidangan membawa kehangatan yang pas dengan udara sejuk pegunungan.
Menjelajahi langsung Jalan Raya Puncak atau Pasar Cisarua akan memberi pengalaman kuliner yang jauh lebih berkesan dibanding hanya mampir ke restoran modern di sepanjang tol.
Traveloka adalah aplikasi travel terdepan di Asia Tenggara yang memudahkan perjalanan kuliner Anda ke Puncak dari satu aplikasi saja. Pesan Hotel di Puncak dan lengkapi liburan dengan Aktivitas di Puncak seperti mengunjungi Taman Safari Indonesia atau bersantai di Cimory Dairyland.
Selain hotel dan aktivitas, Traveloka juga menyediakan tiket pesawat, sewa mobil, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama, sehingga perjalanan kuliner ke Puncak bisa direncanakan tanpa ribet. Nikmati kemudahan membayar dengan Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti GoPay dan OVO, lewat aplikasi yang konsisten meraih rating tinggi di Google Play Store dan App Store.






