
Bayangkan Anda sedang duduk di sebuah saung bambu di tengah hamparan sawah hijau Lombok, saat aroma asap pembakaran kayu mulai merayap masuk ke indra penciuman. Ada aroma khas yang tajam namun mengundang selera—perpaduan antara cabai rawit yang terpanggang sempurna, terasi udang yang difermentasi secara tradisional, dan harumnya jeruk limau yang segar. Inilah sambutan pertama dari makanan khas Suku Sasak, sebuah perayaan rasa yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga bercerita tentang ketangguhan alam dan kekayaan budaya Pulau Seribu Masjid.
Secara geografis, Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat dianugerahi kontur tanah vulkanik yang subur berkat keberadaan Gunung Rinjani, sekaligus garis pantai yang kaya akan hasil laut. Kondisi ini membentuk pola pangan Suku Sasak yang sangat mengandalkan sayur-sayuran segar dan protein hewani berkualitas. Kata "Lombok" dalam bahasa setempat sendiri sering diasosiasikan dengan "Lurus", namun secara kuliner, dunia mengenalnya sebagai sinonim dari "Cabai". Maka tak heran, pedas adalah napas utama dari setiap makanan tradisional Suku Sasak.
Sejarah gastronomi Sasak adalah sejarah tentang adaptasi. Penggunaan rempah-rempah yang berani bukan sekadar soal selera, melainkan simbol semangat masyarakatnya yang hangat dan terbuka. Kuliner di sini adalah identitas; ia adalah perekat sosial dalam setiap upacara adat, mulai dari kelahiran hingga pernikahan. Melalui artikel ini, kita akan membedah mengapa setiap suapan masakan Sasak adalah sebuah warisan gastronomi yang tak ternilai harganya.

Kuta

Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort

9.0/10
•





Kuta
Rp 1.479.142
Siapa yang tak kenal hidangan ini? Ayam Taliwang adalah mahakarya yang telah melintasi batas-batas geografis Indonesia. Menggunakan ayam kampung muda (ayam meronok) agar tekstur dagingnya tetap lembut namun kenyal, hidangan ini dibakar dengan olesan bumbu rahasia yang kompleks.
Jika di daerah lain kangkung hanyalah tumisan biasa, di tangan Suku Sasak, kangkung berubah menjadi primadona. Kangkung yang digunakan adalah kangkung air khas Lombok yang memiliki batang besar namun teksturnya sangat renyah (crunchy).
Dinamakan sesuai dengan nama kelurahan asalnya, Rembiga, sate daging sapi ini memiliki tampilan yang sederhana tanpa siraman saus kacang atau kecap yang berlebihan di atas piring. Namun, jangan tertipu oleh tampilannya.
Beberuk Terong adalah hidangan sampingan yang wajib ada di setiap meja makan Suku Sasak. Ini adalah versi salad tradisional yang sangat sehat.
Ini adalah salah satu sayuran paling unik dalam makanan tradisional Suku Sasak. Ares terbuat dari pelepah atau batang pohon pisang yang masih muda (biasanya pisang kepok atau pisang raja).
Berasal dari Desa Puyung di Lombok Tengah, nasi bungkus ini membuktikan bahwa kesederhanaan bisa menghasilkan kelezatan luar biasa.
Bagi Suku Sasak, daun kelor adalah sumber kekuatan. Sayur Kelor biasanya dimasak bening dengan tambahan potongan labu kuning atau jagung. Meskipun sederhana, ini adalah resep turun temurun yang diyakini memiliki khasiat kesehatan yang tinggi dan selalu hadir sebagai penyejuk di tengah hidangan-hidangan pedas lainnya.
Membahas kuliner Sasak takkan lengkap tanpa menyebut Begibung. Ini adalah tradisi makan bersama dalam satu nampan besar (nampan kayu atau kuningan) yang dilakukan oleh 3-4 orang. Tradisi ini biasanya ditemukan setelah acara zikir atau upacara adat (Begawe).
Dalam satu nampan tersebut, nasi diletakkan di tengah dan dikelilingi oleh berbagai macam lauk pauk seperti Ares, Ayam Taliwang, dan sambal. Begibung bukan sekadar urusan perut; ia adalah manifestasi dari nilai kesetaraan dan kebersamaan. Dalam tradisi ini, tidak ada perbedaan status sosial; semua orang duduk bersila di lantai dan menikmati hidangan yang sama. Hidangan ini biasanya muncul pada hari besar Islam seperti Maulid Nabi atau saat hajatan besar keluarga.

Kuta

ONE DAY TRIP

9.0/10
Kuta
Rp 400.000
Rp 340.000
Jika Anda berkunjung ke Lombok, pastikan Anda mencari rumah makan yang ramai dikunjungi warga lokal, karena itulah indikator keaslian rasanya.
Rencanakan Petualangan Kuliner Anda dengan Traveloka!
Sudah terbayang pedasnya Ayam Taliwang dan segarnya Pelecing Kangkung? Jangan hanya membayangkannya! Segera buka aplikasi Traveloka untuk memesan tiket pesawat menuju Lombok. Anda bisa menemukan berbagai pilihan hotel yang berdekatan dengan pusat kuliner di Kota Mataram atau area Senggigi.
Gunakan fitur Traveloka Xperience untuk menemukan tur kuliner lokal yang akan membawa Anda ke permukiman adat Suku Sasak untuk mencicipi masakan otentik langsung dari dapur penduduk lokal. Perjalanan kuliner Anda menanti!
Sun, 31 May 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 1.455.700
Sat, 23 May 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 967.900
Mon, 1 Jun 2026

Wings Air
Bali / Denpasar (DPS) ke Lombok (LOP)
Mulai dari Rp 688.300














