
Kabupaten Tana Tidung merupakan salah satu wilayah di Provinsi Kalimantan Utara yang menyimpan pesona budaya yang sangat kuat. Sebagai salah satu suku asli yang mendiami wilayah pesisir dan pedalaman pulau Borneo, suku Tidung memiliki warisan adat istiadat, tradisi, serta kekayaan kuliner yang sangat khas dan unik.
Karakteristik utama dari makanan khas suku Tidung terletak pada pemanfaatan hasil laut segar serta hasil hutan tropis yang melimpah. Karena sebagian besar masyarakatnya tinggal di dekat aliran sungai besar dan pesisir pantai, menu hidangan mereka didominasi oleh ikan, kerang, serta sagu sebagai bahan pokok alternatif. Perpaduan bumbu rempah yang segar dan alami menghasilkan cita rasa kuliner yang gurih, asam, pedas, dan sangat menggugah selera.

Indonesia

WHITE GUEST HOUSE TANA TIDUNG & HOMES CAFE

9.1/10
Tana Tidung
Lihat Harga
Bagi Anda pencinta petualangan kuliner nusantara yang ingin merasakan sensasi rasa autentik dari bumi Kalimantan Utara, berikut adalah 5 daftar makanan khas suku Tidung yang paling populer dan wajib dicoba:
Lawa adalah makanan tradisional suku Tidung yang sekilas memiliki konsep mirip dengan urap di Jawa atau salad segar. Hidangan ini umumnya menggunakan bahan dasar rumput laut segar atau sampel (irisan mentimun/pari muda). Bahan utama tersebut kemudian dicampur dengan kelapa parut sangrai yang gurih, udang galah rebus atau ikan teri, serta diberi perasan jeruk nipis dan irisan cabai rawit. Lawa memiliki cita rasa yang sangat segar, asam-pedas, dan renyah saat dikunyah.
Meskipun kapurung juga sangat terkenal di Sulawesi Selatan, kuliner berbasis sagu ini juga menjadi makanan pokok tradisional yang sangat digemari oleh suku Tidung di Kalimantan Utara. Kapurung terbuat dari tepung sagu asli yang disiram air panas mendidih hingga mengental dan kenyal, lalu dibentuk bulat-bulat kecil menggunakan sumpit. Bola-bola sagu ini kemudian disajikan di dalam mangkuk besar berisi kuah kuning asam pedas yang kaya akan sayuran rebus (seperti pakis, kangkung, dan jantung pisang) serta suwiran daging ikan atau udang sungai.
Tamba adalah hidangan fermentasi khas suku Tidung yang menunjukkan kearifan lokal masyarakat dalam mengawetkan hasil buruan atau tangkapan air yang melimpah. Kuliner ini biasanya terbuat dari daging ikan tawar atau udang segar yang dicampur dengan garam dapur dan nasi putih, kemudian disimpan rapat di dalam wadah kedap udara (toples) selama beberapa hari hingga seminggu. Setelah proses fermentasi selesai, tamba biasanya dimasak dengan cara ditumis bersama bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit melimpah. Cita rasanya gurih, asin, asam, dan sangat harum.
Untuk pencinta kudapan manis tradisional, tumbu adalah jajanan khas suku Tidung yang wajib dicicipi, terutama saat perayaan hari besar atau upacara adat pernikahan. Kue ini terbuat dari beras ketan yang dimasak bersama santan kental dan sedikit garam hingga setengah matang, kemudian ditumbuk halus hingga menjadi kalis. Adonan ketan tersebut kemudian dibungkus menggunakan daun pisang atau daun nipah membentuk silinder, lalu dikukus hingga matang sempurna. Tumbu biasanya dinikmati bersama cocolan kuah kental gula merah manis.
Sebagai masyarakat pesisir, suku Tidung memiliki keahlian tinggi dalam mengolah ikan laut segar. Salah satu menu andalan mereka adalah ikan kakap atau ikan baronang yang dibakar di atas bara api kelapa tanpa banyak bumbu agar rasa manis asli ikannya terjaga. Keunikan hidangan ini terletak pada saus pendampingnya, yaitu sambal khas Tidung yang memadukan ulekan cabai rawit, terasi bakar, garam, dan serutan mangga muda atau buah kuini yang memberikan rasa asam segar yang meledak di mulut.
Untuk mendapatkan cita rasa makanan khas suku Tidung yang paling orisinal dengan atmosfer lokal, berikut beberapa titik kawasan di Kalimantan Utara yang bisa Anda kunjungi:
Tarakan merupakan gerbang utama menuju wilayah Tana Tidung. Di sepanjang kawasan cagar pantai dan pusat kuliner malam Tarakan, berjejer banyak warung makan lokal yang menyajikan menu lawa rumput laut segar, kapurung yang mengepul panas, hingga aneka olahan seafood dengan cocolan sambal mangga khas Tidung.
Jika Anda ingin berburu kudapan manis seperti tumbu ketan yang hangat atau mencari bahan fermentasi tamba untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh unik, datanglah ke pasar tradisional di pusat Kabupaten Tana Tidung pada pagi hari. Di sini, para ibu suku Tidung menjual langsung masakan rumahan mereka dengan harga yang sangat ramah di kantong.
Tideng Pale merupakan ibu kota sekaligus pusat keramaian di Kabupaten Tana Tidung. Di sepanjang kawasan tepian sungai dan jalur utama Tideng Pale, terdapat deretan warung panggung kayu khas masyarakat lokal yang menyajikan kuliner berat harian suku Tidung. Kawasan ini adalah lokasi terbaik untuk menikmati tamba tumis pedas yang autentik serta hidangan ikan bakar saus mangga muda yang ikannya ditangkap langsung dari sungai setempat.

Tarakan Tengah

Tur Private Pulau Derawan 3D2N Start Tarakan
Tarakan Tengah
Rp 3.075.000
Rp 2.775.000
Melalui aplikasi Traveloka, Anda bisa dengan mudah memesan tiket pesawat menuju Bandara Internasional Juwata di Tarakan. Untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Tana Tidung dengan nyaman menggunakan transportasi air atau darat bersama keluarga, Anda bisa mengandalkan berbagai fitur perjalanan digital dari Traveloka.
Jangan lupa untuk memilih berbagai opsi hotel terbaik di Tarakan atau penginapan nyaman di Tana Tidung melalui Traveloka. Dapatkan keuntungan lebih dengan fitur fleksibilitas seperti Easy Reschedule, pilihan pembayaran PayLater, serta berbagai Promo Pengguna Baru agar agenda berburu makanan khas nusantara Anda berjalan lancar, aman, dan hemat!






