Monumen Mandala, Wisata Sejarah Pembebasan Irian Barat di Makassar

Mas Bellboy
Waktu baca 3 menit

Di tengah hiruk-pikuk Jalan Jenderal Sudirman, salah satu jalan utama Kota Makassar, berdiri sebuah menara segitiga setinggi puluhan meter yang jadi salah satu ikon kota ini. Monumen Mandala bukan sekadar landmark, melainkan saksi dari perjuangan panjang Indonesia merebut kembali wilayah Irian Barat dari tangan Belanda.

Monumen Mandala dibangun untuk mengenang Operasi Trikora, kampanye pembebasan Irian Barat yang dicanangkan Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961. Bila Anda memesan Tiket Pesawat ke Makassar, monumen ini mudah dimasukkan ke itinerary karena lokasinya tepat di pusat kota, dekat dengan destinasi populer lain seperti Pantai Losari dan Benteng Rotterdam.

Sejarah Monumen Mandala dan Operasi Trikora

Monumen ini mengenang perjuangan Indonesia membebaskan Irian Barat lewat Tri Komando Rakyat atau Trikora, yang dicanangkan Soekarno di Yogyakarta pada 19 Desember 1961. Perjuangan ini akhirnya membuahkan hasil, dan Irian Barat resmi kembali ke pangkuan Indonesia pada 1962.

Gedung yang kini jadi Monumen Mandala punya riwayat panjang sebelum menjalankan fungsinya saat ini. Bangunan ini awalnya dibangun tahun 1876 sebagai sekolah guru (kweekschool) pada masa kolonial Belanda, lalu sempat menjadi markas Angkatan Laut Kerajaan Belanda pada 1946. Pada Januari 1962, gedung ini beralih fungsi menjadi Markas Komando Mandala, yang bertugas menjalankan operasi pembebasan Irian Barat.

Indonesia

Trans Snow World Makassar

9.1/10

Tamalate

Rp 118.000

Daya Tarik Monumen Mandala yang Sarat Simbol Perjuangan

Selain nilai sejarahnya, desain monumen ini penuh dengan simbol yang masing-masing punya makna tersendiri. Berikut bagian-bagian yang paling menarik untuk diperhatikan.

1. Bentuk Segitiga Setinggi 75 Meter

Monumen ini berdiri setinggi sekitar 75 meter dengan bentuk segitiga sama sisi yang melambangkan Trikora, sementara menara di bagian atasnya memiliki tinggi 62 meter untuk merepresentasikan tahun 1962, saat Irian Barat kembali ke Indonesia.

2. Relief Semangat Trikora dan Lidah Api

Di bagian bawah monumen terdapat relief yang menggambarkan semangat perjuangan Trikora, sementara di bagian atas terdapat relief lidah api yang melambangkan semangat juang yang tidak pernah padam.

3. 27 Patung Bambu Runcing

Di sekitar area monumen berdiri 27 patung bambu runcing yang merepresentasikan alat perjuangan sederhana namun penuh makna pada masa itu.

4. Dek Observasi dengan Panorama Kota Makassar

Di bagian atas menara terdapat dek observasi yang memungkinkan pengunjung melihat pemandangan Kota Makassar dari ketinggian, termasuk area pelabuhan dan garis pantai di kejauhan.

Indonesia

CLARO Makassar

8.5/10

Pettarani

Rp 524.631

Kenapa Monumen Mandala Berbentuk Segitiga?

Bentuk segitiga sama sisi pada Monumen Mandala sengaja dipilih untuk melambangkan Trikora atau Tri Komando Rakyat, tiga komando yang dicanangkan Soekarno untuk membebaskan Irian Barat dari Belanda. Setiap sisi segitiga merepresentasikan satu komando dalam Trikora tersebut.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Monumen Mandala

Berikut rincian biaya masuk dan jam operasional Monumen Mandala yang bisa Anda jadikan patokan sebelum berkunjung.

KategoriBiaya / Jam
Tiket MasukRp10.000 per orang
Jam Operasional08.00 - 17.00 WIB (setiap hari)

Catatan: Harga tiket dan jam operasional di atas bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola setempat.

Lokasi dan Rute Menuju Monumen Mandala

Monumen Mandala berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, tepat di pusat Kota Makassar. Berikut beberapa cara mencapainya.

1. Dari Bandara Sultan Hasanuddin

Jaraknya sekitar 20-25 km dari bandara, bisa ditempuh sekitar 30-40 menit naik taksi, ojek online, atau Sewa Mobil di Makassar.

2. Dari Pusat Kota Makassar

Karena berada tepat di Jalan Jenderal Sudirman, monumen ini mudah dijangkau dengan jalan kaki atau kendaraan singkat dari kawasan Pantai Losari dan Benteng Rotterdam.

3. Menggunakan Angkutan Umum

Pete-pete atau angkutan kota Makassar juga melewati Jalan Jenderal Sudirman, sehingga bisa jadi alternatif transportasi murah menuju lokasi.

Tips Berkunjung ke Monumen Mandala

Beberapa tips berikut bisa membantu kunjungan Anda ke Monumen Mandala lebih maksimal.

1. Naik ke Dek Observasi Saat Cuaca Cerah

Pemandangan dari atas menara akan lebih maksimal saat cuaca cerah tanpa kabut, jadi cek kondisi langit sebelum naik ke dek observasi.

2. Luangkan Waktu untuk Museum di Lantai Dasar

Museum di bagian bawah monumen menyimpan koleksi terkait sejarah Trikora, sehingga sayang jika dilewatkan begitu saja.

3. Gabungkan dengan Kunjungan ke Benteng Rotterdam

Karena jaraknya cukup dekat, banyak wisatawan sekaligus mampir ke Benteng Rotterdam yang juga menyimpan sejarah panjang Makassar.

4. Kunjungi Sore Hari Sebelum ke Pantai Losari

Setelah dari monumen, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Pantai Losari untuk menikmati matahari terbenam di penghujung hari.

Monumen Mandala menghadirkan cerita panjang tentang perjuangan Indonesia mempertahankan wilayahnya, mulai dari bekas sekolah kolonial hingga markas operasi militer yang akhirnya membawa Irian Barat kembali ke pangkuan Indonesia. Bentuk segitiga, relief, dan patung bambu runcingnya semua menyimpan makna yang berkaitan dengan Trikora.

Lokasinya yang berada tepat di pusat kota membuat Monumen Mandala mudah dipadukan dengan kunjungan ke Pantai Losari atau Benteng Rotterdam, sehingga satu perjalanan bisa mencakup beberapa titik sejarah dan wisata sekaligus di Makassar.

Discover Flights With Traveloka

Tue, 22 Sep 2026

Lion Air

Jakarta (CGK) ke Makassar (UPG)

Mulai dari Rp 1.361.500

Mon, 21 Sep 2026

Citilink

Surabaya (SUB) ke Makassar (UPG)

Mulai dari Rp 1.106.900

Tue, 29 Sep 2026

Batik Air

Kendari (KDI) ke Makassar (UPG)

Mulai dari Rp 734.200

Jelajahi Sejarah Makassar Bersama Traveloka, Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda menyusun perjalanan ke Makassar dari awal hingga akhir. Pesan Tiket Pesawat ke Makassar dan Hotel di Makassar dalam satu aplikasi, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Makassar untuk menjelajah destinasi lain di sekitarnya.

Nikmati kemudahan berbayar dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO. Di luar tiket pesawat dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil, eSIM, hingga asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama. Unduh Traveloka sekarang dan rencanakan wisata sejarah Anda ke Makassar.

Dalam Artikel Ini

• Sejarah Monumen Mandala dan Operasi Trikora
• Daya Tarik Monumen Mandala yang Sarat Simbol Perjuangan
• 1. Bentuk Segitiga Setinggi 75 Meter
• 2. Relief Semangat Trikora dan Lidah Api
• 3. 27 Patung Bambu Runcing
• 4. Dek Observasi dengan Panorama Kota Makassar
• Kenapa Monumen Mandala Berbentuk Segitiga?
• Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Monumen Mandala
• Lokasi dan Rute Menuju Monumen Mandala
• 1. Dari Bandara Sultan Hasanuddin
• 2. Dari Pusat Kota Makassar
• 3. Menggunakan Angkutan Umum
• Tips Berkunjung ke Monumen Mandala
• 1. Naik ke Dek Observasi Saat Cuaca Cerah
• 2. Luangkan Waktu untuk Museum di Lantai Dasar
• 3. Gabungkan dengan Kunjungan ke Benteng Rotterdam
• 4. Kunjungi Sore Hari Sebelum ke Pantai Losari
• Jelajahi Sejarah Makassar Bersama Traveloka, Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara
Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan