
Spanyol adalah negara yang menawarkan banyak wajah dalam satu peta. Dari pantai Mediterania yang cerah, kota-kota bersejarah penuh budaya, hingga kawasan pegunungan yang sejuk, semuanya dipengaruhi oleh karakter cuaca yang berbeda-beda. Karena itulah, memahami cuaca di Spanyol menjadi langkah penting sebelum kamu merancang itinerary, memilih waktu berangkat, hingga memesan tiket pesawat dan hotel.
Berbeda dengan negara Eropa lain yang cenderung memiliki cuaca seragam, Spanyol justru dikenal dengan variasi iklimnya. Dalam satu musim yang sama, suhu di Barcelona bisa terasa hangat, sementara Madrid terasa ekstrem, dan kawasan utara seperti Bilbao justru lebih sejuk dan lembap. Dengan mengenal pola cuaca di Spanyol, kamu bisa menikmati perjalanan dengan lebih nyaman dan minim kejutan.
BACA JUGA: Musim di Spanyol dan Destinasi Menariknya!
Secara umum, Spanyol memiliki iklim Mediterania, tetapi dengan banyak variasi regional. Musim panas cenderung panas dan kering, sedangkan musim dingin bisa terasa dingin terutama di wilayah pedalaman. Curah hujan paling sering terjadi pada musim gugur dan musim semi, meskipun intensitasnya tidak setinggi negara Eropa Barat lainnya.
Suhu rata-rata di Spanyol berkisar antara 10 hingga 35 derajat Celsius, tergantung wilayah dan musim. Daerah pesisir biasanya memiliki suhu yang lebih stabil, sementara wilayah tengah seperti Madrid mengalami perbedaan suhu yang cukup ekstrem. Jika kamu berencana berpindah kota, memesan tiket kereta atau tiket bus shuttle melalui Traveloka bisa menjadi solusi praktis dan nyaman.
Musim semi sering disebut sebagai waktu terbaik untuk menjelajahi Spanyol. Suhu udara mulai menghangat, berkisar antara 15 hingga 25 derajat Celsius, dengan langit cerah dan udara yang segar. Kota-kota besar seperti Madrid, Barcelona, dan Seville terasa hidup dengan berbagai festival dan aktivitas budaya.
Hujan masih mungkin turun, tetapi biasanya ringan dan tidak berlangsung lama. Kondisi ini sangat mendukung aktivitas berjalan kaki, city tour, hingga kunjungan ke museum dan taman kota. Karena musim semi cukup populer, kamu disarankan memesan tiket pesawat dan hotel lebih awal melalui Traveloka agar mendapatkan pilihan terbaik.
Musim panas di Spanyol identik dengan matahari terik dan langit biru tanpa awan. Suhu di beberapa kota, terutama di wilayah selatan dan tengah, bisa melampaui 35 derajat Celsius. Seville dan Madrid bahkan dikenal sebagai salah satu kota terpanas di Eropa saat musim panas.
Meski panas, musim ini tetap ramai wisatawan karena banyak festival, konser, dan acara budaya berlangsung. Kota-kota pantai seperti Barcelona, Valencia, dan Malaga justru menjadi favorit karena angin laut membantu menurunkan rasa gerah. Jika kamu bepergian saat musim panas, memilih hotel ber-AC adalah hal wajib, dan semua pilihan hotel tersebut bisa kamu temukan dengan mudah di Traveloka.
Banyak wisatawan menyesuaikan jadwal dengan cuaca, beraktivitas di pagi atau malam hari. Siang hari biasanya diisi dengan kunjungan ke tempat indoor seperti museum atau pusat perbelanjaan. Memesan tiket atraksi wisata lebih awal lewat Traveloka juga membantu menghindari antrean panjang di bawah terik matahari.
Musim gugur menawarkan keseimbangan sempurna antara cuaca dan suasana. Suhu mulai turun menjadi lebih nyaman, berkisar antara 15 hingga 25 derajat Celsius, sementara keramaian wisatawan musim panas mulai berkurang. Kota-kota terasa lebih santai, tetapi tetap hidup.
Curah hujan mulai meningkat, terutama di wilayah utara, namun jarang mengganggu aktivitas wisata secara signifikan. Musim ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati Spanyol dengan tempo lebih tenang. Perjalanan antarkota menggunakan tiket kereta dari Traveloka juga terasa lebih nyaman karena tidak terlalu padat.
Musim dingin di Spanyol sering disalahpahami sebagai sangat ekstrem, padahal kenyataannya cukup bervariasi. Di wilayah selatan dan pesisir, suhu masih relatif sejuk dan jarang turun salju. Namun, di daerah pegunungan dan bagian utara, suhu bisa turun drastis dan salju kerap muncul.
Suhu rata-rata musim dingin berkisar antara 5 hingga 15 derajat Celsius. Kota seperti Madrid bisa terasa dingin terutama di malam hari. Meski demikian, musim dingin menawarkan keuntungan berupa harga tiket pesawat dan hotel yang lebih terjangkau. Dengan memanfaatkan promo Traveloka, liburan ke Spanyol di musim dingin bisa menjadi pilihan cerdas.
BACA JUGA: La Tomatina, Festival Unik Dari Spanyol
Karena wilayahnya luas, cuaca di Spanyol tidak bisa disamaratakan. Setiap kawasan memiliki karakter iklim tersendiri.
1. Spanyol Tengah (Madrid dan Sekitarnya)
Wilayah ini memiliki perbedaan suhu yang cukup ekstrem. Musim panas sangat panas, sementara musim dingin bisa terasa dingin dan kering.
2. Spanyol Selatan (Seville, Cordoba, Granada)
Daerah ini dikenal dengan musim panas yang sangat panas. Namun, musim dinginnya relatif ringan dan nyaman untuk wisata.
3. Spanyol Utara (Bilbao, San Sebastian)
Cuacanya lebih sejuk dan lembap sepanjang tahun. Hujan lebih sering terjadi dibandingkan wilayah lain.
4. Wilayah Pesisir Mediterania (Barcelona, Valencia)
Suhu lebih stabil dengan musim panas yang hangat dan musim dingin yang ringan. Cocok untuk liburan hampir sepanjang tahun.
Jika kamu ingin menjelajahi berbagai wilayah ini, memesan tiket kereta atau tiket bus shuttle melalui Traveloka akan memudahkan mobilitas tanpa perlu menyewa kendaraan.
Thu, 5 Feb 2026

Vueling
Jakarta (CGK) ke Barcelona (BCN)
Mulai dari Rp 5.229.799
Fri, 23 Jan 2026

Vueling
Jakarta (CGK) ke Barcelona (BCN)
Mulai dari Rp 5.689.800
Tue, 10 Feb 2026

Vueling
Jakarta (CGK) ke Barcelona (BCN)
Mulai dari Rp 5.736.400
Cuaca di Spanyol sangat menentukan gaya liburan yang bisa kamu nikmati. Musim semi dan gugur cocok untuk wisata kota, eksplorasi budaya, dan perjalanan antarkota. Musim panas ideal untuk pantai dan festival, sementara musim dingin lebih cocok untuk wisata kuliner, museum, dan suasana kota yang lebih tenang.
Menyesuaikan aktivitas dengan cuaca akan membuat liburan terasa lebih santai. Kamu juga bisa memesan tiket atraksi wisata melalui Traveloka agar jadwal kunjungan lebih teratur dan efisien.
Ini dia tips sederhana menentukan waktu terbaik untuk liburan ke Spanyol!
1. Tentukan Tujuan Utama Perjalanan
Jika kamu ingin fokus ke pantai, musim panas adalah pilihan tepat. Namun, untuk city tour dan budaya, musim semi dan gugur jauh lebih nyaman.
2. Perhatikan Perbedaan Cuaca Antarwilayah
Cuaca di Barcelona bisa sangat berbeda dengan Madrid atau Bilbao. Pastikan kamu mengecek prakiraan cuaca setiap kota yang akan dikunjungi.
3. Pesan Transportasi Lebih Awal
Spanyol memiliki sistem transportasi yang sangat baik, tetapi bisa padat saat musim liburan. Memesan tiket pesawat, tiket kereta, dan tiket bus shuttle lebih awal lewat Traveloka akan membuat perjalanan lebih lancar.
4. Pilih Akomodasi Sesuai Musim
AC penting saat musim panas, sementara pemanas dibutuhkan saat musim dingin. Traveloka memudahkan kamu memilih hotel berdasarkan fasilitas dan lokasi.
Cuaca di Spanyol memang beragam, tetapi justru itulah yang membuat negara ini menarik untuk dikunjungi kapan saja. Setiap musim menawarkan pengalaman berbeda, dari festival musim panas hingga suasana hangat musim dingin yang lebih tenang.
Agar perjalananmu semakin nyaman dan terencana, manfaatkan Traveloka untuk memesan tiket pesawat, hotel, tiket atraksi wisata, dan tiket bus shuttle, dalam satu aplikasi. Dengan memahami cuaca dan menyusun rencana yang tepat, liburan ke Spanyol akan terasa lebih seru, fleksibel, dan penuh cerita berkesan.










