
Ingin merasakan sensasi menjelajahi situs bersejarah yang berada di atas awan? Kabupaten Tulungagung di Jawa Timur menyimpan sebuah tempat peninggalan purbakala unik yang berdiri megah di puncak perbukitan. Destinasi tersebut adalah Candi Dadi, peninggalan era Kerajaan Majapahit akhir (sekitar abad ke-14 hingga ke-15 Masehi) yang menawarkan perpaduan sempurna antara petualangan trekking alam dan jejak spiritualitas masa lalu.
Berbeda dari percandian di dataran rendah yang dikelilingi taman pemukiman, Candi Dadi berdiri tunggal di atas bukit berhutan rindang tanpa hiasan relief rumit. Kesederhanaan arsitekturnya yang menyerupai altar pemujaan justru memancarkan atmosfer eksotis nan magis saat terbalut kabut tipis pegunungan. Penasaran dengan daya tarik, lokasi, rute trekking, hingga tips berwisata lengkapnya? Yuk, simak ulasan di bawah ini!
Mengunjungi Candi Dadi menjanjikan pengalaman rekreasi alam dan edukasi sejarah yang begitu mengesan. Nah, catat beberapa magnet utama dari destinasi unik ini, antara lain:
Terletak pada ketinggian sekitar 360–390 meter di atas permukaan laut, situs ini berdiri kokoh di puncak bukit. Suasana di sekitar candi sangat tenang, berudara sejuk, dan menyuguhkan lanskap panorama wilayah Tulungagung dari ketinggian.
Fri, 20 Nov 2026

Pelita Air
Banjarmasin (BDJ) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 2.435.000
Wed, 11 Nov 2026

Pelita Air
Balikpapan (BPN) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 1.202.500
Mon, 9 Nov 2026

Lion Air
Banjarmasin (BDJ) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 802.800
Candi Dadi berbentuk denah segi empat bertingkat berbahan batu andesit dengan sumur di bagian tengah atasnya. Tidak ditemukannya struktur relief atau arca menjadikan candi ini diyakini berfungsi sebagai tempat meditasi, pengamatan bintang, atau tempat pendermaan dan pemujaan Dewa Siwa.
Perjalanan menuju Candi Dadi membutuhkan usaha ekstra karena wisatawan harus berjalan kaki menaiki bukit melintasi kawasan hutan perhutani. Rute ini menjadi favorit bagi pecinta alam, penikmat soft trekking, serta penggiat fotografi.
Candi Dadi merupakan bagian dari gugusan percandian Pegunungan Walikukun. Di sekitar rute pendakian, terdapat pula jejak reruntuhan situs sejarah lain seperti Candi Urung, Candi Gemali, dan Candi Meja yang menambah nilai penjelajahan sejarahmu.
Jika kamu menyukai suasana vintage, kamu wajib menikmati kawasan candi ini. Kamu bisa menikmati sinar matahari pagi yang menembus celah pepohonan hutan serta sapuan warna jingga saat senja menciptakan visual yang sangat dramatis di sekitar bangunan candi. Ini membuat hasil foto kamu jadi semakin memukau.
Kawasan Candi Dadi dikelola di bawah naungan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur bekerja sama dengan Perhutani dan masyarakat setempat. Untuk masuk ke kawasan candi ini kamu bisa masuk secara gratis.
Namun, untuk tiket parkir motor dan mobil dikenakan biaya sebesar Rp3.000 dan Rp5.000. Untuk jam operasionalnya, candi ini buka 24 jam setiap hari. Namun, untuk jam terbaiknya wisatawan bisa datang pada pukul 06.00 - 16.00 WIB.

Indonesia

Tur Kawah Ijen

9.5/10
Licin
Rp 184.730
Candi Dadi berlokasi di Dusun Wates, Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Jaraknya hanya sekitar 8–10 kilometer ke arah selatan dari pusat Kota Tulungagung dengan waktu tempuh berkendara sekitar 20 menit menuju titik awal pendakian (basecamp).
Akses Kendaraan Pribadi: Dari pusat kota, arahkan kendaraanmu ke selatan menuju Kecamatan Boyolangu. Ikuti penunjuk jalan menuju kawasan Candi Gayatri/Gayatri Boyolangu, lalu lanjutkan hingga ke titik pos parkir jalur pendakian Candi Dadi di kaki Bukit Walikukun.
Rute Trekking Berjalan Kaki: Dari titik parkir bawah, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki mendaki jalan setapak sejauh 1–1,5 km. Waktu tempuh trekking berkisar 30 hingga 45 menit tergantung kondisi fisik, melintasi rute bertanah dan berbatu di antara rimbunnya pepohonan.
Akses menuju lokasi berupa rute outdoor dan perbukitan, sehingga penentuan waktu kedatangan sangat memengaruhi kenyamanan perjalananmu. Momen paling tepat untuk datang adalah pada pagi hari pukul 06.30–09.00 WIB agar tidak tersengat terik matahari saat mendaki. Pastikan kamu berkunjung pada musim kemarau, sekitar bulan Mei–September supaya jalur trekking tidak licin akibat guyuran hujan.
Karena letaknya berada di area bukit pegunungan, fasilitas di atas area candi masih terbilang sangat alami. Namun, sarana penunjang dasar sudah tersedia di area kaki bukit seperti pos penjagaan dan area parkir kendaraan warga, warung makan dan kedai minuman di titik awal trekking, musala dan toilet umum di pemukiman sekitar titik parkir, hingga papan petunjuk rute jalan setapak.
Tips liburan nyaman di kawasan Candi Dadi:
Gunakan Sepatu / Sandal Gunakan Cengkeraman Kuat: Kebanyakan kawasan ini dipenuhi dengan jalur pendakian berupa tanah dan batu. Jadi, pilih alas kaki anti-slip agar tidak mudah tergelincir.
Bawa Air Minum dan Bekal Secukupnya: Tidak ada pedagang di puncak bukit ini, jadi siapkan botol air minum pribadi untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama pendakian.
Siapkan Fisik yang Fit: Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima karena kamu akan melakukan perjalanan menanjak.
Jaga Kebersihan dan Kelestarian Kawasan Candi: Selalu kantongi sampah pribadi untuk dibuang kembali di bawah, serta dilarang keras menggores atau memanjat struktur batu candi demi kelestarian cagar budaya.
Lokasi Candi Dadi berada cukup jauh dari pusat Kota Banjarmasin. Sehingga, kamu bisa memilih untuk menginap di dekat Candi Dadi atau dekat dengan sebelah utara Banjarmasin. Beberapa yang bisa kamu pertimbangkan, seperti:
Hotel pertama adalah Jamboo Kingdom Hotel & Resort. Hotel ini merupakan hotel berkonsep tematik yang unik dengan wahana permainan serta taman rekreasi air on-site, dikelilingi pemandangan alam yang sejuk dan asri.
Lokasi hotel ini berada di Jl. Wilis No. 32, Srabah, Pucangan, Kec. Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Jarak hotel ini dari kawasan candi sekitar 24 km menuju titik awal trekking Candi Dadi. Menginap di sini, kamu bisa membayar mulai dari Rp530 ribu per malamnya.

Indonesia

Jamboo Kingdom Hotel & Resort

8.9/10
•




Kauman
Rp 614.251
Pilihan kedua adalah Azana Style Hotel Tulungagung yang berlokasi di Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 12, Bago, Kec. Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 18 km dari Candi Dadi.
Hotel bintang 4 modern dan elegan yang terletak di jantung Kota Tulungagung, menawarkan akomodasi berstandar tinggi yang nyaman untuk wisata maupun perjalanan bisnis. Tarif untuk menginap di hotel ini mulai dari sekitar Rp430 ribu per malamnya.

Indonesia

Azana Style Hotel Tulungagung

9.2/10
•




Pusat Kota Tulungagung
Rp 381.068
Rekomendasi terakhir yaitu Lojikka Hotel. Hotel bintang 3 ini merupakan hotel berdesain gaya industrial-modern yang bersih dan aesthetic. Lokasinya sangat strategis di pusat kota, dekat dengan stasiun kereta dan area kuliner. Sekitar 18 km dari kawasan candi.
Tepatnya hotel ini berada di Jl. KH Agus Salim No. 73-75, Kenayan, Kec. Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Beberapa fasilitas yang tersedia seperti AC, TV layar datar, WiFi gratis, meja kerja, hot shower, dan perlengkapan mandi lengkap. Per malamnya, kamu bisa membayar mulai dari Rp360 ribu.

Indonesia

Lojikka Hotel

8.6/10
•



Pusat Kota Tulungagung
Rp 313.445
Jadikan Candi Dadi sebagai titik awal eksplorasi di Tulungagung. Intip ragam destinasi menarik terdekat lainnya yang siap melengkapi agenda jalan-jalanmu di bawah ini:
Berada di kaki perbukitan yang sama dan berjarak sangat dekat dari rute Candi Dadi, Candi Gayatri merupakan peninggalan sejarah bercorak Buddha tempat pendermaan sosok penting Kerajaan Majapahit, Gayatri Rajapatni. Di kompleks ini terdapat Arca Prajnaparamita berukuran anggun yang dikelilingi taman tertata rapi. Tempat ini sangat pas dikunjungi sebagai destinasi lanjutan setelah kamu turun dari pendakian Candi Dadi.
Terletak sekitar 7 kilometer dari lokasi situs, museum ini menyimpan ratusan koleksi benda purbakala berharga hasil temuan di wilayah Tulungagung. Kamu dapat mempelajari jejak fosil manusia purba Homo Wajakensis, prasasti batu peninggalan era Kerajaan Mataram Kuno dan Majapahit, hingga fragmen arca kuno. Destinasi ini sangat direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin memperdalam wawasan sejarah daerah secara komprehensif.
Salah satu waduk terbesar di Asia Tenggara ini berjarak sekitar 30 menit berkendara ke arah barat daya Tulungagung. Mengusung latar perbukitan hijau rimbun yang membentang luas, kawasan waduk ini menyediakan area piknik tepi air, taman bermain, fasilitas perahu motor, hingga area camping ground yang sangat sejuk untuk melepas penat bersama keluarga.
Liburan ke Candi Dadi jadi lebih seru dan praktis, rencanakan perjalananmu sekarang lewat aplikasi Traveloka. Dari pesan tiket kereta api, pesan hotel, sampai mencari aneka aktivitas wisata lainnya di sekitar Candi Dadi akan jadi semakin mudah.
Ditambah ada banyak promo yang bisa membuat pengeluaran semakin terjangkau, mulai dari memanfaatkan Kode Kupon Traveloka ini sampai promo khusus dari berbagai bank di Promo Bank Traveloka dan Promo BCA. Untuk pilihan transportasi, kamu juga bisa pilih lewat udara dengan Promo Tiket Pesawat atau sewa mobil untuk perjalanan darat.
Ada lagi! Dapatkan juga Promo Tiket Kereta Api, Promo Tiket Bus, sampai Promo Tiket Travel & Shuttle yang bisa jadi pilihan perjalanan menuju Candi Dadi.






