Ragam Rumah Adat Maluku dan Fungsinya, Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Gunakan Bahan Alam, Ini Ragam Rumah Adat Maluku!
Mas Bellboy
Waktu baca 4 menit

Di balik bentang alam Maluku yang indah tersimpan beragam tradisi dan kebudayaan yang tumbuh bersama kehidupan masyarakatnya. Salah satu warisan yang menarik untuk dikenali adalah rumah adat. Bentuknya beragam, menyesuaikan lingkungan dan tradisi masing-masing komunitas. 

Ada rumah adat yang digunakan sebagai tempat berkumpul dan bermusyawarah, ada pula yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai upacara adat. Tata ruang dan fungsi bangunan rumah adat ini berkaitan erat dengan nilai kebersamaan, musyawarah, dan kehidupan adat.

Ragam Rumah Adat Maluku dengan Fungsi Berbeda

Shutterstock.com

Rumah adat di Maluku memiliki kedudukan yang cukup penting dalam kehidupan masyarakat. Keragaman fungsi tersebut membuat rumah adat di Maluku memiliki bentuk yang tidak seragam. Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang rumah adat di daerah ini, simak ulasannya berikut ini.

1. Rumah Adat Baileo

Nama Baileo berasal dari kata balai, yang merujuk pada bangunan atau tempat yang digunakan untuk berkumpul. Sesuai namanya, Baileo berfungsi sebagai ruang bersama bagi masyarakat untuk mengadakan pertemuan, bermusyawarah, serta menjalankan berbagai kegiatan adat.

Baileo dapat ditemukan di berbagai negeri adat di Maluku, khususnya di wilayah Maluku Tengah. Meski sama-sama disebut Baileo, bentuk dan detail bangunannya tidak selalu sama persis. Setiap komunitas dapat memiliki karakter arsitektur dan aturan adatnya sendiri. 

Salah satu ciri yang mudah dikenali dari Baileo adalah bentuknya yang dirancang sebagai ruang bersama. Bangunan ini umumnya menggunakan struktur kayu dan memiliki ruang yang cukup luas untuk menampung banyak orang. 

Pada sejumlah Baileo terdapat Batu Pamali, yaitu batu yang ditempatkan di bagian depan bangunan dan berkaitan dengan fungsi adatnya. Keberadaan Batu Pamali menjadi salah satu penanda bahwa bangunan tersebut merupakan balai adat.

Salah satu unsur menarik pada bangunan ini adalah susunan tiang pada bangunan tertentu yang dikaitkan dengan konsep Siwa Lima, sebuah simbol persekutuan masyarakat Maluku. Susunan tiang tersebut dijelaskan sebagai bagian dari simbol Siwa Lima yang mewakili persatuan kelompok-kelompok masyarakat.

Discover Flights With Traveloka

Sat, 24 Oct 2026

Wings Air

Namlea (NAM) ke Ambon (AMQ)

Mulai dari Rp 1.107.700

Tue, 27 Oct 2026

Lion Air

Sorong (SOQ) ke Ambon (AMQ)

Mulai dari Rp 1.134.000

Fri, 23 Oct 2026

Lion Air

Langgur (LUV) ke Ambon (AMQ)

Mulai dari Rp 1.284.100

2. Rumah Adat Sasadu

Shutterstock.com

Rumah adat ini berasal dari masyarakat Sahu yang tinggal di wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara. Jika Baileo dikenal sebagai ruang bersama, Sasadu juga memiliki fungsi yang serupa sebagai tempat masyarakat berkumpul dan menjalankan berbagai kegiatan adat. 

Sasadu pada dasarnya bukan rumah yang digunakan sebagai tempat tinggal. Bangunan ini berfungsi sebagai ruang komunal, tempat masyarakat berkumpul untuk bermusyawarah, melaksanakan upacara adat, serta mengadakan berbagai kegiatan bersama, contohnya tradisi syukuran setelah panen. 

Dari segi bentuk, Sasadu memiliki karakter yang cukup khas. Bangunannya dibuat menggunakan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti kayu, bambu, dan daun sagu sebagai penutup atap. Struktur bangunannya dibuat terbuka sehingga udara mengalir dengan baik dan masyarakat dapat berinteraksi dengan lebih leluasa.

Menariknya, Sasadu juga memiliki aturan dan simbol yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Sahu. Tata letak serta bagian-bagian tertentu pada bangunan ini tidak untuk memenuhi kebutuhan praktis, tetapi memiliki kaitan dengan adat dan pandangan hidup masyarakat. 

3. Rumah Adat Hibualamo

Shutterstock.com

Rumah adat Hibualamo memiliki makna yang tidak kalah kuat bagi masyarakat Maluku Utara. Rumah adat ini berasal dari wilayah Halmahera Utara dan berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat setempat. Nama Hibualamo berasal dari bahasa setempat, yaitu hibua yang berarti rumah dan lamo yang berarti besar. 

Secara sederhana, Hibualamo dapat dimaknai sebagai rumah besar, yang menggambarkan fungsinya sebagai tempat berkumpul masyarakat. Karena digunakan secara komunal, Hibualamo memiliki hubungan erat dengan kehidupan sosial dan adat masyarakat Halmahera Utara. 

Salah satu hal menarik dari Hibualamo adalah bentuk arsitekturnya. Bangunan ini memiliki ukuran yang cukup besar dengan bentuk atap yang menyerupai perahu. Bentuk tersebut berkaitan dengan kehidupan masyarakat Maluku Utara yang memiliki hubungan erat dengan laut. 

Hibualamo memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang. Bangunan yang dikenal saat ini merupakan hasil pembangunan kembali setelah konflik sosial di Maluku Utara pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Tidak hanya berkaitan dengan warisan budaya, keberadaannya menjadi bagian dari simbol perdamaian dan persatuan masyarakat Halmahera Utara.

Akomodasi yang Bisa Kamu Pilih di Maluku

Jika kamu ingin melihat langsung rumah adat Maluku yang beragam, berkeliling satu hari tentu tidak akan cukup. Karena itu, kamu bisa memilih penginapan berikut untuk beristirahat sebelum melanjutkan eksplorasi budaya.

1. Atlantic Hotel Ambon

Atlantic Hotel Ambon

Ambon adalah kota yang ideal untuk kamu kunjungi saat ingin mengeksplorasi keragaman budaya di Maluku. Salah satu akomodasi yang bisa jadi tempat menginap adalah Atlantic Hotel Ambon yang menawarkan harga terbaik di kelasnya.

Kamar hotel ini nyaman dan dilengkapi fasilitas kamar mandi berukuran cukup besar. Bukan hanya itu, Atlantic Hotel Ambon juga memiliki lokasi yang strategis karena dekat dengan tempat wisata. 

Indonesia

Atlantic Hotel Ambon

8.3/10

Sirimau

Rp 168.381

2. Hotel Golden Palace

Hotel Golden Palace

Hotel Golden Palace merupakan tempat menginap bagi kamu yang sedang liburan di Maluku. Akomodasi ini juga menawarkan kenyamanan melalui fasilitas yang ditawarkan, termasuk kolam renang. Dengan fasilitas tersebut, kamu hanya perlu membayar mulai Rp200 ribuan untuk menginap di sini.

Hotel Golden Palace juga berada di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Di sekitarnya ada tempat wisata yang membuat kamu tidak bosan. Hotel ini pun cocok untuk berbagai keperluan, termasuk titik awal menjelajahi kekayaan budaya dan arsitektur di Maluku. 

Indonesia

Hotel Golden Palace

8.3/10

•

Sirimau

Rp 353.480

3. Kamari Hotel Ambon

Kamari Hotel Ambon

Kamari Hotel Ambon adalah penginapan bagus sekaligus estetik di Maluku. Hotel ini bergaya modern dan memiliki desain interior yang menarik perhatian. Meski fasilitasnya standard, kamu tidak akan kecewa karena keunggulannya juga banyak.

Dari sisi harga dan lokasi, Kamari Hotel Ambon menawarkan kesepakatan terbaik. Kamu juga dapat menjangkau berbagai tempat wisata di sekitar akomodasi ini, baik wisata alam maupun budaya. Sebagai tempat beristirahat, kamu pasti akan betah menginap di Kamari Hotel Ambon. 

Indonesia

Kamari Hotel Ambon

9.1/10

•

Sirimau

Rp 446.283

Jelajah Arsitektur Rumah Adat Maluku Bersama Traveloka

Rumah adat Maluku memiliki fungsi yang berbeda berdasarkan bentuknya. Untuk melihat langsung bangunan yang penting bagi masyarakat Maluku, kamu bisa merancang liburan seru ke daerah ini. Ada Traveloka yang akan memudahkan kamu membeli tiket pesawat, booking hotel, hingga sewa mobil ke destinasi tujuan.

Kamu juga dapat memanfaatkan promo yang tersedia di Traveloka agar biaya perjalanan lebih hemat. Ada promo diskon WOW yang berlaku saat weekend, cashback dari Member Rewards Day untuk transaksi pada tanggal 24-26 setiap bulan, hingga promo liburan hemat dengan TPayLater. Yuk, atur liburan paling seru dan menyenangkan bersama Traveloka!

Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan