Sejarah Gedung Grahadi: Bangunan Bersejarah Ikon Surabaya & Jawa Timur

Travel Bestie
Waktu baca 4 menit

Gedung Grahadi merupakan salah satu bangunan bersejarah paling penting di Kota Surabaya yang memiliki nilai historis tinggi sejak masa kolonial hingga era Indonesia modern. Bangunan megah bergaya kolonial ini tidak hanya menjadi simbol pemerintahan Provinsi Jawa Timur, tetapi juga menjadi saksi berbagai peristiwa penting dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Jika kamu pernah berkunjung ke Surabaya, kemungkinan besar kamu melihat bangunan klasik yang berdiri megah di Jalan Gubernur Suryo. Gedung ini dikenal sebagai rumah dinas resmi Gubernur Jawa Timur sekaligus bangunan peninggalan kolonial yang masih terawat dengan baik hingga sekarang.

Di balik kemegahannya, Gedung Grahadi menyimpan sejarah panjang sejak abad ke-18, mulai dari masa pemerintahan Belanda, pendudukan Jepang, hingga menjadi bagian penting dari sistem pemerintahan Indonesia. Artikel ini akan membahas sejarah Gedung Grahadi secara lengkap, mulai dari latar belakang pembangunan, perubahan fungsi, arsitektur, hingga perannya saat ini sebagai ikon Kota Surabaya.

Terbang Bersama Traveloka

Sun, 5 Apr 2026

Lion Air

Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)

Mulai dari Rp 862.900

Mon, 4 May 2026

AirAsia Indonesia

Balikpapan (BPN) ke Surabaya (SUB)

Mulai dari Rp 1.099.400

Wed, 29 Apr 2026

Super Air Jet

Bali / Denpasar (DPS) ke Surabaya (SUB)

Mulai dari Rp 768.800

Sejarah Awal Pembangunan Gedung Grahadi

Gedung Grahadi memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perkembangan Kota Surabaya sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan sejak masa kolonial.

Pada akhir abad ke-18, Surabaya berkembang pesat sebagai kota pelabuhan strategis di Hindia Belanda. Untuk mendukung aktivitas administrasi dan pemerintahan, pemerintah kolonial Belanda membangun berbagai fasilitas resmi, termasuk rumah tinggal untuk pejabat tinggi pemerintahan.

Gedung Grahadi awalnya dibangun sebagai kediaman resmi pejabat pemerintahan kolonial Belanda di Surabaya. Lokasinya dipilih secara strategis di pusat kota agar mudah diakses dan menunjukkan simbol kekuasaan pemerintah saat itu. Bangunan ini pada awalnya dikenal sebagai Gouverneurshuis atau rumah gubernur pada masa kolonial Belanda.

Fungsi Awal Gedung Grahadi Surabaya

Gedung Grahadi diperkirakan dibangun sekitar tahun 1795 oleh pemerintah kolonial Belanda. Bangunan ini termasuk salah satu gedung pemerintahan tertua di Surabaya yang masih berdiri hingga sekarang.

Meskipun tidak banyak catatan detail mengenai arsitek perancangnya, desain bangunan menunjukkan ciri khas arsitektur kolonial Eropa yang disesuaikan dengan kondisi iklim tropis Indonesia. Struktur bangunan dirancang kokoh dengan konsep simetris, ruang luas, serta sirkulasi udara yang baik untuk menghadapi cuaca panas dan lembap di Surabaya.

Pada masa awal pembangunannya, Gedung Grahadi digunakan sebagai:

Kediaman pejabat pemerintahan kolonial Belanda
Tempat menerima tamu penting pemerintah
Lokasi kegiatan administratif pemerintahan

Fungsinya sebagai pusat aktivitas pemerintahan menjadikan gedung ini memiliki posisi penting dalam sistem administrasi kolonial.

Perubahan Fungsi Gedung Grahadi dari Masa ke Masa

Seiring perubahan kekuasaan dan perkembangan sejarah Indonesia, Gedung Grahadi mengalami beberapa perubahan fungsi yang signifikan. Berikut beberapa perubahan fungsi Gedung Grahadi dari waktu ke waktu.

1. Masa Pendudukan Jepang

Ketika Jepang menduduki Indonesia pada tahun 1942–1945, Gedung Grahadi digunakan sebagai tempat tinggal pejabat militer Jepang. Fungsi administratif tetap dipertahankan, tetapi pengelolaan gedung berada di bawah kendali pemerintahan Jepang.

Periode ini menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Gedung Grahadi sebelum Indonesia merdeka.

2. Gedung Grahadi Setelah Kemerdekaan Indonesia

Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini diambil alih oleh pemerintah Republik Indonesia dan digunakan untuk berbagai kegiatan pemerintahan daerah.

Gedung ini kemudian ditetapkan sebagai rumah dinas resmi Gubernur Jawa Timur serta lokasi penyelenggaraan acara kenegaraan, pertemuan resmi, dan kegiatan pemerintahan provinsi.

Sejak saat itu, Gedung Grahadi menjadi simbol pemerintahan daerah Jawa Timur sekaligus bagian dari identitas Kota Surabaya.

3. Penetapan sebagai Bangunan Cagar Budaya

Karena nilai sejarah dan arsitekturnya yang tinggi, Gedung Grahadi ditetapkan sebagai bangunan bersejarah yang dilindungi. Status ini memastikan bangunan tetap terjaga keasliannya sebagai warisan budaya. Pelestarian dilakukan dengan tetap mempertahankan bentuk asli bangunan sambil menyesuaikan fungsi modern.

Asal-Usul Nama Gedung Grahadi

Nama “Grahadi” memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan fungsi dan identitas bangunan. Tak hanya nama belaka, ternyata nama “Grahadi” berasal dari bahasa Sanskerta. Kata “graha” berarti rumah atau bangunan, sedangkan “adi” berarti utama atau penting. Secara umum, Grahadi dapat diartikan sebagai rumah utama atau bangunan penting. Nama ini mencerminkan fungsi gedung sebagai tempat resmi kegiatan pemerintahan dan kediaman pejabat tinggi.

Pada masa kolonial Belanda, bangunan ini dikenal sebagai Gouverneurshuis. Setelah Indonesia merdeka, nama tersebut diganti menjadi Gedung Grahadi sebagai simbol identitas nasional dan kedaulatan Indonesia. Perubahan nama ini menunjukkan transformasi dari simbol kekuasaan kolonial menjadi bagian dari pemerintahan Indonesia.

Arsitektur Gedung Grahadi yang Khas

Gedung Grahadi memiliki gaya arsitektur yang unik karena memadukan konsep bangunan Eropa dengan penyesuaian terhadap lingkungan tropis. Bangunan ini mengusung gaya arsitektur kolonial dengan ciri-ciri:

Pilar besar bergaya klasik
Struktur bangunan simetris
Langit-langit tinggi
Jendela besar untuk sirkulasi udara
Halaman luas di bagian depan

Desain tersebut memberikan kesan megah sekaligus fungsional. Arsitektur Gedung Grahadi dirancang untuk menghadapi iklim panas Surabaya. Hal ini terlihat dari:

Ventilasi udara yang optimal
Ruang terbuka luas
Material bangunan yang tahan cuaca
Jendela tinggi untuk pencahayaan alami

Interior Gedung Grahadi menampilkan ruang besar dengan tata ruang formal yang digunakan untuk acara kenegaraan. Ruangan-ruangan dirancang untuk kegiatan resmi seperti pertemuan pemerintah, penyambutan tamu negara, dan acara penting lainnya.

Peran Gedung Grahadi dalam Sejarah Indonesia

Gedung Grahadi tidak hanya menjadi bangunan administratif, tetapi juga saksi berbagai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia.

1. Saksi Perubahan Kekuasaan

Gedung ini mengalami langsung perubahan kekuasaan dari:

Pemerintah kolonial Belanda
Pendudukan Jepang
Pemerintahan Republik Indonesia

Perubahan tersebut mencerminkan perjalanan panjang sejarah bangsa.

2. Lokasi Acara Kenegaraan dan Pemerintahan

Hingga kini, Gedung Grahadi digunakan untuk:

Acara kenegaraan tingkat provinsi
Penyambutan tamu penting
Kegiatan pemerintahan Jawa Timur
Pertemuan resmi pemerintah

Fungsinya sebagai pusat kegiatan pemerintahan menjadikan gedung ini tetap relevan hingga sekarang.

Fakta Menarik tentang Gedung Grahadi

Tak hanya menjadi bangunan bersejarah, ternyata terdapat beberapa fakta unik yang membuat Gedung Grahadi semakin menarik. Di bawah ini beberapa fakta menarik tentang Gedung Grahadi yang jarang diketahui orang.

1. Salah Satu Bangunan Tertua di Surabaya

Gedung Grahadi termasuk bangunan pemerintahan tertua yang masih digunakan hingga sekarang.

2. Rumah Dinas Resmi Gubernur Jawa Timur

Gedung ini menjadi kediaman resmi Gubernur Jawa Timur sekaligus tempat acara resmi pemerintahan.

3. Warisan Sejarah yang Terawat

Meskipun telah berusia lebih dari dua abad, Gedung Grahadi tetap terawat dengan baik sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Jika ingin menjelajahi Surabaya, solusi terbaik agar mudah dalam mobilisasi adalah dengan memilih hotel di pusat kota. Booking hotel pakai Traveloka sekarang dan temukan beragam pilihan akomodasi menarik!

Gedung Grahadi merupakan bangunan bersejarah yang menjadi simbol penting perjalanan Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur. Dari masa kolonial hingga era modern, gedung ini tetap berdiri sebagai saksi perubahan zaman sekaligus pusat kegiatan pemerintahan. Jika kamu ingin menjelajahi Surabaya dan melihat langsung bangunan bersejarah seperti Gedung Grahadi, pastikan perjalananmu direncanakan dengan mudah dan praktis.

Jika ingin mengunjungi Surabaya, kini merencanakan perjalanan jadi lebih mudah dengan adanya Traveloka! Dengan Traveloka, kamu bisa pesan tiket pesawat, tiket kereta api, shuttle bus, hingga booking hotel. Tak hanya itu, kamu juga bisa pesan tiket atraksi wisata dari jauh-jauh hari, tanpa khawatir kehabisan saat tiba di lokasi. Pakai Traveloka sekarang dan nikmati perjalanan ke Surabaya praktis, tanpa ribet!

Dalam Artikel Ini

• Sejarah Awal Pembangunan Gedung Grahadi
• Fungsi Awal Gedung Grahadi Surabaya
• Perubahan Fungsi Gedung Grahadi dari Masa ke Masa
• 1. Masa Pendudukan Jepang
• 2. Gedung Grahadi Setelah Kemerdekaan Indonesia
• 3. Penetapan sebagai Bangunan Cagar Budaya
• Asal-Usul Nama Gedung Grahadi
• Arsitektur Gedung Grahadi yang Khas
• Peran Gedung Grahadi dalam Sejarah Indonesia
• 1. Saksi Perubahan Kekuasaan
• 2. Lokasi Acara Kenegaraan dan Pemerintahan
• Fakta Menarik tentang Gedung Grahadi
• 1. Salah Satu Bangunan Tertua di Surabaya
• 2. Rumah Dinas Resmi Gubernur Jawa Timur
• 3. Warisan Sejarah yang Terawat

Penerbangan yang Ditampilkan dalam Artikel Ini

Sun, 5 Apr 2026
Lion Air
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 862.900
Pesan Sekarang
Mon, 4 May 2026
AirAsia Indonesia
Balikpapan (BPN) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 1.099.400
Pesan Sekarang
Wed, 29 Apr 2026
Super Air Jet
Bali / Denpasar (DPS) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 768.800
Pesan Sekarang
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan