Hidden Gems Singapura: Spot Tersembunyi yang Wajib Dieksplorasi Wisatawan Indonesia

Traveloka Accomodation
Waktu baca 3 menit

Atraksi paling terkenal Singapura memang terkenal karena alasan yang tepat — Marina Bay Sands, Gardens by the Bay, dan pantai Sentosa semuanya sungguh luar biasa. Tapi Singapura memberikan hadiah bagi mereka yang penasaran melampaui headline acts-nya. Kota ini menyimpan kampong terakhir yang tersisa di mana ayam masih berkokok saat fajar, salah satu taman hiburan paling eksentrik di Asia yang dibangun oleh pendiri Tiger Balm, pulau lepas pantai yang pristine yang bisa dicapai dengan feri singkat namun tidak pernah ditemukan kebanyakan wisatawan, dan kawasan bungalow hitam-putih kolonial yang terasa seperti Malaya tahun 1950-an. Inilah hidden gems Singapura — tempat-tempat yang mengungkap sisi berbeda dari kota ini.

Pesan tiket pesawat ke Singapura dan luangkan waktu untuk penemuan di luar itinerary standar. Temukan hotel di kawasan yang memberikan perspektif berbeda tentang kota.

Discover Flights With Traveloka

Thu, 15 Oct 2026

Sriwijaya Air

Bali / Denpasar (DPS) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 1.218.378

Tue, 20 Oct 2026

Lion Air

Medan (KNO) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 1.321.100

Thu, 15 Oct 2026

Super Air Jet

Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)

Mulai dari Rp 895.700

Kampong Lorong Buangkok — Kampong Tradisional Terakhir di Singapura

Kampong Lorong Buangkok adalah kampong tradisional Melayu yang tersisa terakhir di pulau utama Singapura — sekelompok rumah kayu di atas sebidang tanah yang dikelilingi oleh blok perumahan HDB modern di bagian utara pulau. Ayam berkeliaran bebas di antara rumah-rumah. Pohon buah tumbuh di kebun. Tetangga saling mengenal dan mengobrol di gang. Sementara sisa Singapura meruntuhkan kampong-kampongnya untuk membangun perumahan publik yang mengubah negara, komunitas kecil ini — di atas tanah pribadi — bertahan. Berjalan melaluinya benar-benar seperti mundur lima puluh tahun ke belakang. Bagi wisatawan Indonesia yang pernah mendengar tentang kampong Singapura di masa lalu, inilah satu-satunya tempat yang masih bisa dirasakan langsung.

Haw Par Villa — Atraksi Paling Eksentrik di Singapura

Dibangun pada 1937 oleh saudara-saudara pendiri Tiger Balm (ya, balsem merah itu!), Haw Par Villa adalah taman hiburan terbuka yang eksentrik yang dipenuhi lebih dari 1.000 patung dan diorama yang menggambarkan adegan dari mitologi Tionghoa, cerita rakyat, dan pelajaran moral. Karya pusatnya adalah "Sepuluh Pengadilan Neraka" — serangkaian diorama gua yang menggambarkan secara detail berbagai hukuman yang menanti para pendosa di akhirat, diorganisir berdasarkan kejahatan dan dikalibrasi sesuai tingkat keparahannya. Ini aneh, benar-benar menarik, dan tidak ada duanya di Singapura. Tiket masuk gratis dipulihkan pada 2021, menjadikannya salah satu atraksi gratis paling menarik di Singapura.

Lazarus Island — Pantai Pristine yang Tidak Diketahui Siapa pun

Tiga puluh menit dengan feri dari Marina South Pier, Lazarus Island adalah pantai paling pristine dan paling sepi di Singapura — air biru toska, pasir putih halus, tidak ada pembangunan komersial, dan di sebagian besar hari hampir tidak ada orang. Ini dapat diakses melalui layanan feri Southern Islands. Tidak ada makanan, tidak ada air, dan tidak ada infrastruktur di pulau ini — bawa semua yang kamu butuhkan. Bagi wisatawan Indonesia yang sudah terbiasa dengan pantai-pantai indah di Kepulauan Seribu atau Lombok, Lazarus Island mungkin tidak akan mengejutkan secara keindahan mutlak. Tapi fakta bahwa pantai setenang ini ada hanya 30 menit dari CBD Singapura adalah sesuatu yang luar biasa tersendiri.

Gillman Barracks — Barak Militer Kolonial Jadi Pusat Seni

Bekas barak militer Inggris dari tahun 1930-an, Gillman Barracks dikonversi menjadi kawasan seni kontemporer Singapura pada 2012. Bungalow hitam-putih kolonial yang pernah menampung perwira Inggris kini menampung galeri eksperimental, studio seniman, dan kafe independen dalam lingkungan yang rindang dan benar-benar atmosferik dekat Alexandra. Ini adalah salah satu dari sedikit tempat di Singapura di mana arsitektur era kolonial dialami dalam konteks yang lambat dan tidak terburu-buru.

Pulau Ubin — Pulau Rustikal Terakhir Singapura

Perjalanan bumboat 15 menit dari Changi Point Ferry Terminal (perahu berangkat saat penuh — biasanya menunggu sebentar), Pulau Ubin adalah Singapura sebagaimana adanya sebelum modernisasi: pulau rustikal dengan jalur bersepeda melalui hutan sekunder, danau bekas quarry granit, hutan bakau, desa tradisional, dan satwa liar termasuk babi hutan, rangkong, dan berang-berang. Bagi wisatawan Indonesia yang tertarik dengan ekowisata, Pulau Ubin menawarkan pengalaman alam yang genuine di luar kerangka resort komersial.

MacRitchie Reservoir Park — TreeTop Walk

Di pusat geografis Singapura, MacRitchie Reservoir Park mengelilingi salah satu reservoir air utama kota dengan jaringan jalur pejalan kaki melalui hutan sekunder. Atraksi unggulannya adalah TreeTop Walk — jembatan gantung berdiri bebas sepanjang 250 meter di ketinggian 25 meter di atas lantai hutan, dapat diakses melalui hiking kembali-pergi 3 jam melalui hutan. Kera ekor panjang, biawak, dan tupai terbang sering terlihat di jalur.

Wessex Estate — Bungalow Hitam-Putih Kolonial

Sebuah kluster tersembunyi dari bungalow hitam-putih kolonial tahun 1930-an di kawasan Queenstown, Wessex Estate terasa seperti set film dari era Malaya Inggris. Estate ini menampung studio seni, komunitas kecil seniman dan kreator, dan Colbar Café yang legendaris — yang telah menyajikan makanan Barat sederhana dalam suasana era kolonialnya sejak tahun 1950-an.

Tips Menjelajahi Hidden Gems Singapura

Kampong Lorong Buangkok: Akses via bus dari MRT Hougang. Hormati privasi warga — ini adalah rumah yang berfungsi, bukan atraksi wisata
Haw Par Villa: Gratis masuk. Buka setiap hari. MRT Pasir Panjang (CC26) + jalan kaki singkat
Lazarus Island: Feri dari Marina South Pier. Bawa makanan, air, dan tabir surya — tidak ada fasilitas di pulau
Pulau Ubin: Bumboat dari Changi Point Ferry Terminal, SGD 4 per orang. Sewa sepeda di dekat dermaga
Gillman Barracks: Gratis. Buka Selasa–Minggu. MRT Labrador Park (CC27) + Grab singkat

Temukan lebih banyak kedalaman luar biasa Singapura dengan tempat wisata terbaik di seluruh kota. Atur airport transfer dari Changi. Cek promo Traveloka terbaru, dan rencanakan pengalaman Singapura-mu di Traveloka.

Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan