
Magelang adalah salah satu kota di Jawa Tengah yang menyimpan kekayaan wisata luar biasa. Dari warisan budaya dunia yang megah hingga perbukitan hijau yang menenangkan, kota ini menawarkan pengalaman perjalanan yang sulit dilupakan. Tak heran bila wisatawan dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara terus berdatangan ke sini setiap tahunnya.
Letaknya yang strategis di antara Yogyakarta dan Semarang menjadikan Magelang mudah dijangkau melalui berbagai moda transportasi. Kamu bisa tiba lewat jalur darat maupun udara, kemudian menjelajahi ragam destinasi wisata yang tersebar di seantero kabupaten dan kotanya. Dengan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu sebagai latar, setiap sudut Magelang terasa memukau.
Artikel ini merangkum 15 tempat wisata di Magelang terbaik yang layak kamu kunjungi. Mulai dari candi bersejarah, bukit dengan panorama dramatis, hutan pinus yang sejuk, hingga air terjun yang menyegarkan — semuanya ada di sini.
Tue, 29 Sep 2026

FlyJaya
Jakarta (HLP) ke Yogyakarta (JOG)
Mulai dari Rp 1.271.275
Sun, 27 Sep 2026

Citilink
Jakarta (HLP) ke Yogyakarta (JOG)
Mulai dari Rp 1.278.500
Sat, 3 Oct 2026

FlyJaya
Ketapang (KTG) ke Yogyakarta (JOG)
Mulai dari Rp 3.461.055
Candi Borobudur (Sumber: Shutterstock)
Candi Borobudur adalah keajaiban arsitektur Buddha terbesar di dunia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia. Candi berbentuk punden berundak ini memiliki ukuran 123 x 123 meter dengan tinggi 42 meter, dihiasi ribuan relief yang menceritakan perjalanan spiritual sang Buddha. Keunikannya terletak pada Arca Kunto Bimo di salah satu stupa, yang dipercaya membawa keberuntungan bagi siapa pun yang menyentuhnya. Candi Borobudur buka setiap hari pukul 09.00–17.00 dengan tiket masuk Rp30.000 untuk dewasa dan Rp12.500 untuk anak-anak.
Candi Mendut (Sumber: Shutterstock)
Candi Mendut berdiri kokoh sekitar 3 km di sebelah timur Candi Borobudur dan merupakan bagian dari kompleks warisan Buddha yang saling berkaitan. Di dalam candi ini terdapat tiga arca Buddha berukuran besar yang masih terawat dengan baik, menjadikannya salah satu situs religi Buddha paling aktif di Indonesia. Candi Mendut buka mulai pukul 06.00–17.00 setiap harinya dengan harga tiket yang sangat terjangkau, hanya Rp3.500 sudah termasuk akses ke Candi Pawon. Kunjungan ke Mendut biasanya dijadikan satu paket dengan Borobudur dan Pawon untuk pengalaman wisata sejarah yang lebih lengkap.
Candi Pawon (Sumber: Shutterstock)
Candi Pawon terletak tepat di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur, seolah menjadi penghubung spiritual di antara kedua candi besar itu. Ukurannya lebih kecil dibanding dua candi lainnya, namun arsitektur reliefnya tetap memukau dan menyimpan nilai historis yang tinggi. Harga tiket masuknya hanya Rp3.300 dengan biaya parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil. Mengunjungi Candi Pawon memberikan gambaran utuh tentang peradaban Buddha yang pernah berkembang pesat di tanah Jawa.
Pemandangan matahari terbit di Punthuk Setumbu (Sumber: Shutterstock)
Punthuk Setumbu adalah bukit pandang yang terkenal sebagai lokasi terbaik untuk menyaksikan siluet Candi Borobudur saat fajar dengan kabut tipis menyelimuti lembah. Tempat ini semakin dikenal luas setelah muncul dalam film Ada Apa dengan Cinta 2, yang membuat panoramanya menjadi ikon wisata Magelang. Tiket masuk hanya Rp15.000 dan pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 20 menit dari area parkir menuju puncak bukit. Pemandangan dari Punthuk Setumbu benar-benar menakjubkan — latar foto yang dramatis dengan nuansa magis yang sulit ditemukan di tempat lain.
Pemandangan Punthuk Sukmojoyo (Sumber: Shutterstock)
Punthuk Sukmojoyo berada di lereng Perbukitan Menoreh dan menawarkan pemandangan sunrise yang tak kalah memesona dari Punthuk Setumbu. Dari puncaknya, kamu bisa melihat hamparan sawah, lembah, serta siluet gunung-gunung di kejauhan dengan cahaya fajar yang keemasan. Tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp5.000, dengan beberapa area parkir tersedia di sekitar lokasi. Suasana pagi yang tenang dan udara segar pegunungan menjadikan tempat ini pilihan tepat untuk menyambut hari dengan cara yang bermakna.
Punthuk Mongkrong menawarkan daya tarik unik berupa jembatan bambu berbentuk huruf V yang menjadi ikon sekaligus spot foto paling khas di bukit ini. Lokasinya yang tersembunyi di antara pepohonan rimbun memberikan nuansa petualangan tersendiri bagi setiap pengunjung yang datang. Akses menuju Punthuk Mongkrong hanya bisa dilakukan dengan sepeda motor karena jalurnya yang sempit dan menanjak. Arsitektur jembatan bambunya yang menawan berpadu dengan latar hijau perbukitan menciptakan pemandangan yang benar-benar memukau.
Ketep Pass (Sumber: Shutterstock)
Ketep Pass adalah gardu pandang alam yang berada pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, menawarkan pemandangan langsung ke arah Gunung Merapi dan Merbabu. Selain menikmati panorama gunung, pengunjung juga bisa mengunjungi Museum Vulkanologi yang ada di kawasan ini untuk mempelajari sejarah erupsi Merapi secara lebih mendalam. Lokasi ini menjadi salah satu titik terbaik untuk menyaksikan matahari terbit dengan latar dua gunung berapi yang megah. Ketep Pass sangat cocok dikunjungi bersama keluarga karena tersedia berbagai fasilitas edukatif sekaligus rekreatif.
Gunung Andong (Sumber: Shutterstock)
Gunung Andong dengan ketinggian 1.726 meter di atas permukaan laut adalah pilihan pendakian terbaik bagi wisatawan yang baru pertama kali mencoba hiking di Jawa Tengah. Durasi pendakian menuju puncaknya relatif singkat, yakni sekitar 2 jam, sehingga cocok bagi pemula maupun keluarga dengan anak-anak yang sudah cukup besar. Dari puncak Gunung Andong, panorama 360 derajat yang terbentang meliputi Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro dengan keindahan yang benar-benar luar biasa. Pengalaman mendaki Andong memberikan kepuasan tersendiri tanpa harus menanggung medan yang terlalu berat.
Gunung Merapi (Sumber: Shutterstock)
Gunung Merbabu adalah salah satu gunung berapi tidur yang paling dicintai para pendaki di Pulau Jawa berkat padang sabana luas dan pemandangan puncaknya yang spektakuler. Terdapat beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih dari sisi Magelang, antara lain melalui Chuntel, Wekas, dan Suwanting, masing-masing dengan karakteristik medan yang berbeda. Keindahan hamparan rumput hijau di ketinggian, dipadukan dengan panorama Gunung Merapi yang berhadapan langsung, menjadikan Merbabu sebagai pengalaman mendaki yang tak terlupakan. Pendakian Merbabu cocok bagi kamu yang sudah berpengalaman dan ingin menikmati petualangan alam yang sesungguhnya.
Gereja Ayam (Sumber: Shutterstock)
Gereja Ayam atau Rumah Doa Bukit Rhema adalah bangunan unik berbentuk menyerupai burung yang telah menjadi salah satu daya tarik wisata paling ikonik di Magelang. Berlokasi di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, bangunan ini memiliki arsitektur yang sangat khas dan tidak akan kamu temukan di tempat lain di Indonesia. Untuk menyaksikan sunrise dari puncak bangunan ini, kamu hanya bisa datang pada hari Sabtu dan Minggu dengan tiket masuk Rp5.000 dan biaya kendaraan Rp2.000. Keunikan bentuk bangunannya yang menawan menjadikan Gereja Ayam sebagai latar foto yang sangat dramatis dan berkesan.
Hutan pinus Kragilan (Sumber: Wikimedia)
Hutan Pinus Kragilan, yang juga dikenal dengan nama Top Selfie Pinusan Kragilan, adalah kawasan wisata alam yang menawarkan kesejukan hutan pinus dengan berbagai wahana outdoor yang menyenangkan. Di sini tersedia flying fox, ayunan, dan rumah pohon yang membuat kunjungan semakin mengasyikkan bagi wisatawan segala usia. Hutan ini buka setiap hari pukul 07.00–17.00 dengan biaya parkir Rp3.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil. Suasana hutan pinus yang rindang dan sejuk menjadikan tempat ini pilihan sempurna untuk healing di akhir pekan bersama keluarga atau teman-teman.
Source Image : @revanbramadika
Sungai Elo dan Progo yang mengalir di sekitar kawasan Candi Borobudur menawarkan pengalaman arung jeram yang mendebarkan dengan berbagai tingkat kesulitan yang bisa disesuaikan. Bagi wisatawan yang ingin sensasi berbeda, tersedia juga pilihan arung jeram malam hari yang memacu adrenalin dengan cara yang unik dan tak biasa. Kegiatan ini sangat cocok bagi kamu yang menyukai wisata petualangan dan ingin mengisi liburan dengan aktivitas yang aktif dan berkesan. Menjelajahi jeram Sungai Elo Progo adalah cara terbaik untuk merasakan sisi petualangan Magelang yang jarang diketahui banyak orang.
Curug Silawe adalah air terjun setinggi 50 meter yang tersembunyi di Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, dan dikelilingi oleh hutan tropis yang masih sangat alami. Untuk mencapai air terjun ini, pengunjung perlu melakukan trekking sejauh sekitar 200 meter dari area parkir melalui jalur yang rindang dan menyegarkan. Debit airnya yang deras dan ketinggiannya yang mengesankan menjadikan Curug Silawe salah satu air terjun paling memukau di kawasan Magelang. Suasana alamnya yang tenang dan jauh dari keramaian memberikan pengalaman escape yang sesungguhnya bagi para pecinta alam.
Air Terjun Sekar Langit memiliki ketinggian 25 meter dan dikelilingi oleh legenda rakyat Jawa tentang tokoh Jaka Tarub, yang menambah dimensi budaya pada kunjunganmu ke sini. Lokasi wisata ini buka setiap hari mulai pukul 06.00–17.00 dengan biaya parkir yang sangat terjangkau, yaitu Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil. Air yang jatuh dari ketinggian dengan percikan yang menyegarkan menciptakan kolam alami di bawahnya yang mengundang untuk beristirahat sejenak. Perpaduan antara keindahan alam dan kekayaan cerita rakyat setempat menjadikan Air Terjun Sekar Langit destinasi yang bernilai lebih dari sekadar wisata alam biasa.
Air Terjun Kedung Kayang berdiri megah setinggi 40 meter di antara dua gunung berapi legendaris, yakni Merapi dan Merbabu, sehingga pemandangan di sekitarnya sungguh luar biasa. Lokasinya hanya berjarak sekitar 3 km dari Ketep Pass, sehingga bisa dengan mudah digabungkan dalam satu rute perjalanan yang efisien. Tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp4.000, dan pengunjung diperbolehkan berenang di kolam alami yang terbentuk di bawah air terjun. Keindahan panorama gunung yang mengepung air terjun ini menjadikannya salah satu destinasi alam paling dramatis di Magelang yang layak masuk dalam agenda liburanmu.
Traveloka adalah platform perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna untuk merencanakan setiap detail perjalanan mereka. Dari memesan tiket pesawat ke Yogyakarta — pintu masuk terdekat menuju Magelang — hingga memilih hotel yang nyaman dan sesuai anggaran, semua bisa dilakukan dalam satu aplikasi dengan mudah dan cepat. Kamu juga bisa memesan berbagai aktivitas wisata di Magelang langsung dari aplikasi, mulai dari tiket masuk Candi Borobudur, VW Safari, hingga arung jeram Sungai Elo Progo.
Perjalanan ke Magelang semakin praktis karena Traveloka menyediakan tiket kereta dan tiket bus untuk kamu yang lebih memilih perjalanan darat. Setibanya di stasiun atau terminal, kamu bisa langsung memesan Airport transfer atau sewa mobil untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata Magelang dengan lebih fleksibel dan nyaman. Dengan armada rental yang beragam, kamu bisa menyesuaikan pilihan kendaraan dengan kebutuhan perjalanan keluarga maupun rombongan.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan ke Magelang tanpa khawatir soal anggaran, fitur Traveloka PayLater hadir sebagai solusi cerdas yang memungkinkan kamu memesan sekarang dan membayar belakangan dengan cicilan yang fleksibel. Selain itu, tersedia juga layanan asuransi perjalanan dan eSIM agar kamu tetap terhubung dan terlindungi sepanjang perjalanan. Jangan lupa cek promo Traveloka terbaru untuk mendapatkan harga terbaik di setiap pemesanan. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulailah merencanakan perjalanan impianmu ke Magelang hari ini.










