
Di antara semua kawasan di Singapura, Little India adalah yang paling langsung memukul indera. Begitu keluar dari MRT, kamu disambut aroma jintan dan bunga melati segar, bangunan-bangunan dicat kuning dan merah menyala, musik film Tamil mengalun dari toko elektronik, dan untaian bunga melati menjuntai dari kios-kios di tepi jalan. Ini adalah salah satu kawasan di Singapura yang masih bergerak dengan kehidupan komunitas yang sesungguhnya — bukan hanya untuk wisatawan, tetapi untuk komunitas India Selatan, Tamil, dan Bengali yang tinggal dan bekerja di sini. Bagi wisatawan Indonesia yang sudah familiar dengan suasana pasar dan kawasan etnis yang semarak, Little India akan terasa seperti perpaduan yang menarik: familiar namun penuh kejutan.
Pesan tiket pesawat ke Singapura dan rencanakan kunjungan ke Little India. Temukan hotel di dekat Little India atau Bugis — kawasan ini mudah dijangkau dari MRT Little India (NE7/DT12) dan Farrer Park (NE8).
Wed, 5 Aug 2026

Scoot
Jakarta (CGK) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.050.503
Thu, 13 Aug 2026

AirAsia Indonesia
Surabaya (SUB) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.890.387
Thu, 23 Jul 2026

KLM
Bali / Denpasar (DPS) ke Singapore (SIN)
Mulai dari Rp 1.896.022
Kuil ini tidak bisa dilewatkan. Gopuram (menara pintu masuk) berlantai enam yang dihiasi ratusan patung dewa-dewi Hindu berwarna-warni menjulang di atas Serangoon Road — salah satu pemandangan arsitektur paling memukau di seluruh Singapura. Kuil ini didedikasikan untuk Dewi Kali dan dibangun pada 1881 oleh buruh Bengali yang menetap di kawasan ini. Di dalam, aula doa utama sangat intim dan sakral — udara dipenuhi dupa, persembahan bunga segar, dan musik devotional. Doa (puja) dilaksanakan setiap hari pukul 6:30, 11:30, dan 18:30. Masuk gratis; pakaian sopan diwajibkan, alas kaki dilepas di pintu masuk.
Ini bukan sekadar pasar biasa. Tekka Centre adalah kompleks dua lantai yang menjadi pusat kehidupan komunitas Little India: lantai bawah adalah pasar basah segar dengan seafood, sayuran, dan daging; lantai atas adalah hawker centre dengan masakan India Selatan, Melayu, dan Tionghoa. Yang menarik bagi wisatawan Indonesia: hampir semua pilihan makan di sini halal, menjadikannya salah satu tempat paling bebas bagi wisatawan Muslim untuk menjelajahi berbagai cita rasa. Allauddin's Biryani yang diakui Michelin Bib Gourmand adalah bintang utama — antreannya mengular setiap makan siang. Di lantai atas juga tersedia toko pakaian sari, perhiasan, dan aksesori India.
Sebuah kluster ruko kecil di Campbell Lane, tepat di seberang Serangoon Road, yang dipenuhi aroma dan tekstur anak benua India: untaian melati, rak rempah-rempah yang penuh sesak, poster film Bollywood, bindi, gelang, dan kue-kue manis tradisional India. Kurang dipoles secara komersial dibandingkan mal modern, Arcade mempertahankan nuansa pasar komunitas yang genuine — tempat yang baik untuk membeli oleh-oleh terjangkau dan merasakan kepadatan sensoris yang membuat Little India begitu unik.
Mustafa Centre di Syed Alwi Road adalah institusi Singapura yang tidak ada duanya — department store enam lantai yang buka 24 jam dengan lebih dari 300.000 produk, mulai dari bahan makanan, elektronik, koper, pakaian, perhiasan, perlengkapan rumah tangga, hingga penukaran mata uang dan supermarket lengkap. Bagi wisatawan Indonesia, ini menarik karena kamu bisa menemukan berbagai produk Asia — termasuk bahan masakan Indonesia — dalam satu tempat dengan harga yang kompetitif. MRT terdekat: Farrer Park, jarak berjalan kaki singkat.
Salah satu masjid paling indah secara arsitektur di Singapura — perpaduan luar biasa antara gaya India Selatan dan Moorish yang dibangun pada 1907. Fasadnya menampilkan menara jam yang menawan dan kaligrafi Arab yang rumit. Masjid ini dibangun untuk melayani komunitas Muslim India Selatan, dan arsitekturnya mencerminkan pertemuan iman Islam dan estetika India dengan cara yang jarang ditemui di tempat lain. Monumen Nasional Singapura; terbuka untuk pengunjung di luar waktu sholat.
Arteri utama Little India, Serangoon Road paling baik dinikmati sebagai jalan-jalan santai daripada sebagai destinasi tunggal. Jalan ini dan jaringan gang-gang di sisinya — Kerbau Road, Dunlop Street, Buffalo Road — mengandung hampir semua yang ditawarkan Little India: kuil, masjid, penjual untaian bunga, pedagang rempah, toko tekstil, restoran India, dan deretan shophouse berwarna-warni yang memberi kawasan ini karakter visualnya yang khas. Berjalan dari MRT Little India sepanjang Serangoon Road menuju Farrer Park dan kembali membutuhkan sekitar dua jam dan mencakup inti kawasan.
| Tips | Detail |
| Waktu terbaik | Pagi hari (sebelum pukul 10) untuk pasar basah Tekka Centre yang paling segar. Malam hari ramai dengan street food dan toko-toko buka |
| Festival Deepavali | Berkunjung saat Deepavali (Oktober/November) adalah salah satu pengalaman festival paling spektakuler di Singapura — seluruh kawasan berubah dengan instalasi cahaya dan pasar jalanan besar |
| Makanan halal | Hampir semua makanan di Little India halal-certified atau Muslim-friendly — salah satu kawasan paling bebas bagi wisatawan Muslim Indonesia untuk makan dengan tenang |
| Etika di kuil | Berpakaian sopan, lepaskan alas kaki sebelum masuk, tidak memotret upacara doa aktif tanpa izin |
| Transportasi | MRT Little India (NE7/DT12) untuk bagian selatan; MRT Farrer Park (NE8) untuk Mustafa Centre dan bagian utara |
Temukan lebih banyak yang ditawarkan Singapura dengan tempat wisata terbaik di seluruh kota. Atur airport transfer dari Changi ke akomodasimu. Cek promo Traveloka terbaru, dan rencanakan perjalanan Singapura-mu di Traveloka.






