
Di kompleks perumahan Cemara Asri, Deli Serdang, berdiri sebuah kuil raksasa yang sempat dikira warga sekitar sebagai proyek terbengkalai karena pembangunannya berlangsung bertahun-tahun. Setelah rampung, tempat ini justru menjadi salah satu kuil Buddha terbesar di Indonesia dan magnet wisata baru bagi Kota Medan. Tempat itu adalah Maha Vihara Maitreya, atau lebih dikenal dengan nama Vihara Cemara Asri.
Vihara Maitreya Medan adalah kompleks kuil Buddha seluas 4,5 hektare di Jalan Cemara Boulevard Utara No. 8, Deli Serdang, Sumatra Utara, yang diresmikan pada 21 Agustus 2008 dan kini menjadi salah satu kuil Buddha terbesar di Indonesia. Jika Anda memesan Tiket Pesawat ke Medan, menyempatkan diri berkunjung ke sini bisa melengkapi itinerary wisata religi dan budaya Anda di Kota Medan.
Cikal bakal Vihara Maitreya bermula pada 1957, saat Sesepuh Prajnamitra mendirikan kuil Buddha pertama bernama Vihara Kshanti Maitreya di Medan. Beberapa dekade kemudian, pimpinan tertinggi The World Maitreya Great Tao meminta agar dibangun sebuah maha vihara berkapasitas 4.000-5.000 orang di Sumatra Utara.
Pembangunan kompleks baru di lahan 4,5 hektare Cemara Asri dimulai pada 1991, dengan peletakan batu pertama pada 17 Januari 1999 yang dipimpin Yang Arya Maha Sesepuh Ong bersama Maha Sesepuh Gautama Hardjono. Karena prosesnya memakan waktu lama, sempat muncul anggapan bahwa proyek ini terbengkalai, sebelum akhirnya diresmikan pada 21 Agustus 2008.
Desain vihara ini memadukan gaya oriental klasik dengan sentuhan modern, menciptakan suasana megah sekaligus sakral. Dengan luas total 4,5 hektare, kompleks ini menjadi salah satu bangunan ibadah Buddha terluas di Indonesia.
Kompleks ini memiliki lebih dari 26 area sembahyang yang tersebar di berbagai sudut bangunan, memberi ruang bagi umat untuk beribadah maupun bermeditasi secara lebih personal.
Area luar kompleks ditata dengan taman luas berisi kolam, air mancur, dan ornamen ukiran yang detail. Penataan ini membuat vihara terasa seperti taman kota sekaligus tempat ibadah.
Detail ukiran pada dinding, atap, dan gerbang kompleks banyak mengambil motif khas budaya Tionghoa, memperkuat identitas vihara sebagai pusat ibadah komunitas Buddha Tridharma di Medan.

Indonesia

Tiket Mikie Funland (Mikie Holiday)

9.3/10
Berastagi
Rp 105.600
Patung Buddha raksasa setinggi sekitar 15 meter menjadi latar foto paling populer di kompleks ini. Selain itu, taman burung bangau di area vihara menjadi daya tarik unik yang jarang ditemukan di vihara lain di Indonesia.
Patung Buddha besar ini berdiri megah di salah satu titik utama kompleks dan menjadi ikon utama Vihara Maitreya. Ukurannya yang besar membuatnya terlihat dari berbagai sudut taman.
Ratusan burung bangau liar hinggap dan terbang di sekitar kolam dan pepohonan di taman ini, menciptakan pemandangan yang jarang ditemui di tengah kompleks ibadah perkotaan.
Kolam-kolam dengan jembatan kecil di sekitarnya menjadi spot foto favorit lain, terutama saat pagi hari ketika cahaya matahari memantul di permukaan air.
Julukan ini datang dari kombinasi luas lahan 4,5 hektare dan lebih dari 26 area sembahyang yang dimilikinya, menjadikannya salah satu kompleks kuil Buddha terluas di Indonesia dan Asia Tenggara. Skala bangunan ini jauh lebih besar dibanding kebanyakan vihara di kota-kota lain di Indonesia yang umumnya hanya memiliki satu atau dua bangunan utama.
Selain ukurannya, proses pembangunan yang melibatkan kolaborasi komunitas Buddha lokal dan arsitek turut menjadikan vihara ini sebagai simbol kebersamaan umat Buddha di Sumatra Utara. Kini, tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang dikenal luas oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Vihara ini terbuka untuk umum setiap hari tanpa dipungut biaya tiket masuk.
| Keterangan | Detail |
| Jam operasional | 06.00 - 20.00 WIB, setiap hari |
| Tiket masuk | Gratis |
| Waktu kunjungan tersibuk | Menjelang dan saat perayaan Tahun Baru Imlek |
Catatan: Jam operasional di atas bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat ada kegiatan keagamaan besar, jadi sebaiknya dikonfirmasi ulang sebelum berkunjung. Karena masih aktif digunakan untuk ibadah, pengunjung diimbau menjaga ketenangan dan bersikap sopan selama berada di dalam kompleks.

Indonesia

Sans Hotel Finest Medan

8.6/10
•



Medan Johor
Rp 150.431
Vihara ini berada di Kompleks Cemara Asri, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, tidak terlalu jauh dari pusat Kota Medan. Beberapa moda transportasi berikut bisa jadi pilihan untuk menuju lokasi.
Dari Bandara Internasional Kualanamu, perjalanan menuju vihara memakan waktu sekitar 45-60 menit lewat jalan tol, tergantung kondisi lalu lintas. Taksi bandara atau kendaraan sewa adalah opsi paling praktis dari titik ini.
Bagi yang ingin naik kereta bandara, layanan Railink menghubungkan Kualanamu dengan Stasiun Kota Medan dalam waktu sekitar 30 menit. Dari stasiun kota, perjalanan bisa dilanjutkan dengan taksi atau transportasi online menuju Cemara Asri.
Dari pusat Kota Medan, vihara ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 20-30 menit berkendara ke arah timur laut menuju kawasan Percut Sei Tuan.
Thu, 15 Oct 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Medan (KNO)
Mulai dari Rp 1.294.400
Wed, 28 Oct 2026

Lion Air
Batam (BTH) ke Medan (KNO)
Mulai dari Rp 1.040.300
Mon, 26 Oct 2026

AirAsia Indonesia
Kuala Lumpur (KUL) ke Medan (KNO)
Mulai dari Rp 801.400
Karena kompleksnya cukup luas dan populer, beberapa persiapan berikut bisa membuat kunjungan Anda lebih maksimal.
Berkunjung pada pagi hari memberi kesempatan menikmati taman dan area sembahyang tanpa terlalu banyak keramaian, sekaligus mendapat cahaya alami yang bagus untuk foto.
Jangan buru-buru meninggalkan area taman, karena momen burung bangau terbang atau hinggap di pepohonan sering muncul secara acak sepanjang hari.
Kompleks ini cukup luas untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, jadi kenakan alas kaki yang nyaman sekaligus pakaian sopan mengingat statusnya sebagai tempat ibadah aktif.
Medan memiliki beberapa vihara bersejarah lain yang letaknya tidak terlalu jauh, sehingga kunjungan ke Vihara Maitreya bisa digabung dalam satu rute wisata religi sehari penuh.
Vihara Maitreya membuktikan bahwa proses pembangunan yang panjang bisa berbuah hasil yang sepadan. Dari patung Buddha setinggi 15 meter hingga taman burung bangau yang unik, kompleks seluas 4,5 hektare ini menawarkan pengalaman wisata religi yang sulit ditemukan di tempat lain.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Medan, menyempatkan waktu setengah hari untuk menjelajahi kompleks ini sepadan dengan apa yang ditawarkan, mulai dari arsitektur megah hingga suasana taman yang menenangkan. Kombinasikan kunjungan ini dengan destinasi lain di Medan agar liburan terasa lebih lengkap.
Traveloka merupakan aplikasi travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna untuk merencanakan perjalanan ke berbagai kota, termasuk Medan. Pesan Tiket Pesawat ke Medan dan Hotel di Medan, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Medan, semua bisa diatur dalam satu aplikasi yang sama.
Selain tiket dan akomodasi, Traveloka juga menyediakan layanan antar-jemput bandara, sewa mobil, eSIM, dan asuransi perjalanan untuk melengkapi kebutuhan liburan Anda. Pembayaran pun fleksibel lewat Traveloka PayLater maupun metode lokal seperti transfer bank, GoPay, atau OVO. Unduh aplikasi Traveloka, salah satu aplikasi travel dengan rating tinggi di Google Play Store dan App Store, dan mulai rencanakan perjalanan Anda ke Medan.










