
London adalah salah satu kota paling ikonik di dunia, dan bagi wisatawan Indonesia yang berencana berkunjung, memahami zona waktu London adalah langkah pertama yang penting sebelum memesan tiket. Bukan sekadar soal menyetel jam tangan, perbedaan waktu yang cukup signifikan antara Indonesia dan London bisa memengaruhi jadwal penerbangan, reservasi hotel, hingga rencana aktivitas harianmu. Artikel ini mengulas tuntas zona waktu London sekaligus merekomendasikan berbagai aktivitas seru yang bisa kamu nikmati selama berada di kota bersejarah ini.
London menggunakan Greenwich Mean Time (GMT) sebagai acuan waktu standarnya. Meridian utama dunia melewati tepat di Royal Observatory di Greenwich, sebuah distrik bersejarah di London Tenggara, sehingga kota ini secara harfiah menjadi ""pusat waktu dunia."" Berbeda dengan banyak negara besar lainnya yang memiliki beberapa zona waktu sekaligus, seluruh wilayah Inggris Raya menggunakan satu zona waktu yang seragam.
Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan: setiap tahun, London menerapkan British Summer Time (BST) atau GMT+1, yaitu memajukan jam satu jam selama musim panas. Perubahan ini biasanya berlaku dari akhir Maret hingga akhir Oktober. Jadi, waktu di London tidak selalu sama sepanjang tahun — pastikan kamu mengeceknya sebelum berangkat.
Bagi wisatawan dari Indonesia, perbedaan waktu dengan London cukup terasa. Berikut gambaran umum perbedaan waktunya berdasarkan zona waktu masing-masing wilayah di Indonesia:
Saat London berada di GMT (musim dingin), WIB (UTC+7) berarti London tertinggal 7 jam dari Jakarta. Jika di Jakarta pukul 19.00 WIB, maka di London baru pukul 12.00 siang. Untuk pengguna WITA (UTC+8), perbedaannya menjadi 8 jam, sedangkan WIT (UTC+9) berarti selisih waktu mencapai 9 jam.
Saat London beralih ke BST, selisihnya berkurang satu jam. WIB tertinggal 6 jam, WITA tertinggal 7 jam, dan WIT tertinggal 8 jam. Ini adalah periode yang paling banyak dikunjungi wisatawan karena cuaca lebih cerah dan hari lebih panjang.
Perbedaan waktu yang besar antara Indonesia dan London kerap menyebabkan jet lag yang terasa cukup berat, terutama pada hari pertama dan kedua kedatangan. Beberapa langkah sederhana bisa membantu tubuhmu beradaptasi lebih cepat. Pertama, mulailah menyesuaikan jadwal tidur dua hingga tiga hari sebelum keberangkatan — tidur lebih awal atau lebih malam sesuai tujuan perjalanan. Hindari tidur siang yang terlalu lama sesaat setelah tiba dan usahakan tetap terjaga hingga malam hari waktu setempat agar ritme tubuhmu segera menyesuaikan diri.
Menjaga asupan cairan selama penerbangan juga sangat membantu, karena dehidrasi bisa memperparah gejala jet lag. Begitu tiba, paparan sinar matahari pagi adalah cara alami terbaik untuk ""mereset"" jam biologismu. Jangan lupa atur ulang semua perangkatmu ke waktu London begitu pesawat mendarat.
Untuk kemudahan perjalanan dari bandara menuju pusat kota, kamu bisa memanfaatkan layanan Airport transfer yang tersedia di aplikasi Traveloka, sehingga kedatanganmu di London terasa lebih nyaman tanpa perlu repot mencari transportasi.
Tidak ada kunjungan ke London yang lengkap tanpa berfoto di depan Big Ben, menara jam ikonik yang telah menjadi simbol kota ini selama lebih dari satu setengah abad. Big Ben secara resmi bernama Elizabeth Tower dan merupakan bagian dari kompleks Istana Westminster, yang juga merupakan tempat berlangsungnya kegiatan parlemen Inggris. Lokasinya sangat mudah dijangkau menggunakan transportasi umum, tepatnya di stasiun underground Westminster. Waktu terbaik untuk mengabadikan momen di sini adalah saat sore hari ketika cahaya matahari menciptakan bayangan dramatis di menara tersebut.
Dari sini, kamu juga bisa berjalan kaki menyeberangi Jembatan Westminster untuk mendapatkan sudut pandang berbeda yang tak kalah memukau. Pastikan kamu mengecek jadwal kunjungan karena beberapa area di dalam kompleks mungkin memiliki jam buka tertentu.
London Eye adalah roda observasi raksasa yang berdiri setinggi 135 meter di tepi Sungai Thames, menawarkan pemandangan panoramik kota London yang menakjubkan dari dalam kapsul kaca berteknologi tinggi. Satu putaran penuh memakan waktu sekitar 30 menit, cukup untuk menikmati hamparan kota dari ketinggian sambil mengidentifikasi berbagai landmark terkenal. Di hari yang cerah, pandangan bisa mencapai radius hingga 40 kilometer, bahkan hingga Windsor Castle di kejauhan. Ini adalah salah satu tempat wisata yang sangat populer sehingga disarankan untuk memesan tiket terlebih dahulu.
London Eye buka hampir setiap hari dan tersedia berbagai pilihan tiket, mulai dari tiket reguler hingga paket fast track agar tidak perlu antre terlalu lama. Lokasinya berada di South Bank, berdekatan dengan berbagai restoran dan kafe yang cocok untuk bersantai setelah naik.
British Museum adalah salah satu museum terbesar dan terkaya di dunia, menyimpan lebih dari 8 juta benda bersejarah dari berbagai penjuru dunia dan berbagai era peradaban manusia. Dari Batu Rosetta yang terkenal, mumifikasi Mesir kuno, hingga koleksi artefak Yunani dan Asia — semua ada di sini dalam satu atap. Yang paling menggembirakan, tiket masuk ke museum ini gratis, menjadikannya salah satu destinasi dengan nilai terbaik di London. Jam bukanya dari pukul 10.00 hingga 17.00 setiap hari, dengan jam buka lebih panjang pada malam Jumat.
Mengingat luasnya koleksi yang ada, disarankan untuk merencanakan kunjungan dengan fokus pada beberapa galeri yang paling menarik minatmu. Tersedia juga tur berpemandu dalam berbagai bahasa bagi yang ingin pemahaman lebih mendalam tentang koleksinya.
Tower of London adalah benteng bersejarah yang telah berdiri sejak abad ke-11 dan menyimpan banyak kisah dramatis sejarah Inggris. Di sinilah mahkota kerajaan Inggris disimpan, lengkap dengan Crown Jewels yang mengagumkan dan dijaga ketat. Tepat di sebelahnya berdiri Tower Bridge, jembatan ikonik dengan menara kembar bergaya Gotik yang menjadi salah satu simbol London paling dikenal di seluruh dunia. Jembatan ini dibangun pada akhir abad ke-19 dan masih beroperasi hingga sekarang, kadang terangkat untuk memberi jalan bagi kapal-kapal besar yang melintas.
Kamu bisa membeli tiket masuk ke Tower of London secara online untuk menghindari antrean panjang, terutama pada musim liburan. Berjalan kaki di sepanjang tepian Sungai Thames dari sini menuju berbagai destinasi lain di South Bank adalah pengalaman yang sangat direkomendasikan.
Oxford Street adalah surga belanja dengan panjang lebih dari 1,9 kilometer yang dipenuhi ratusan toko dari berbagai merek internasional maupun lokal. Jalan ini menjadi salah satu kawasan perbelanjaan tersibuk di Eropa, terutama menjelang musim liburan ketika dekorasi Natal yang megah menghiasi seluruh panjang jalan. Tidak jauh dari sana, Covent Garden menawarkan suasana yang lebih artistik dengan pasar antik, butik unik, restoran, dan pertunjukan seniman jalanan yang menghibur. Ini adalah tempat yang sempurna untuk mencari souvenir khas London atau sekadar menikmati suasana kota yang hidup.
Bagi yang suka barang-barang vintage dan unik, Camden Market juga layak masuk daftar kunjungan. Pasar ini menjual berbagai barang mulai dari pakaian, aksesori, hingga kuliner dari berbagai penjuru dunia dalam suasana yang penuh warna dan energi.
Rencanakan penginapanmu di lokasi strategis agar mudah menjangkau semua destinasi ini. Temukan berbagai pilihan hotel di London melalui aplikasi Traveloka dengan harga terbaik dan ulasan terpercaya dari sesama wisatawan.
Hyde Park adalah salah satu taman kota terbesar di London dengan luas mencapai 142 hektar, dan merupakan tempat pelarian sempurna dari kesibukan kota yang padat. Di tengah taman terdapat danau buatan bernama The Serpentine yang bisa dinikmati untuk berperahu atau sekadar duduk santai di tepiannya. Taman ini juga menjadi venue berbagai acara besar sepanjang tahun, mulai dari konser musik hingga pameran seni internasional. Pada musim semi, hamparan bunga yang bermekaran menjadikan Hyde Park salah satu spot foto paling indah di seluruh kota.
Kamu bisa bersepeda keliling taman menggunakan layanan bike sharing yang tersedia di berbagai titik, atau sekadar berjalan santai menikmati udara segar di tengah kota metropolitan ini. Bawa bekal piknik dan nikmati makan siang di atas rumput seperti kebiasaan warga London.
Istana Buckingham adalah kediaman resmi keluarga kerajaan Inggris dan salah satu landmark paling terkenal di dunia. Setiap pagi, ribuan pengunjung berkumpul untuk menyaksikan upacara Changing of the Guard — pergantian penjaga istana dengan prosesi berseragam lengkap yang berlangsung selama sekitar 45 menit. Pada musim panas, beberapa ruangan di dalam istana dibuka untuk umum dan wisatawan bisa melihat langsung koleksi seni dan furnitur kerajaan yang mewah. Taman-taman di sekitar istana, termasuk St. James's Park, juga sangat indah untuk dijelajahi.
Karena popularitasnya yang sangat tinggi, pastikan kamu tiba lebih awal untuk mendapatkan posisi yang baik saat menyaksikan upacara pergantian penjaga. Lokasinya mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota menggunakan transportasi umum.
Borough Market adalah pasar pangan tertua di London yang telah berdiri sejak abad ke-13 dan menjadi surga bagi para pecinta kuliner. Di sini kamu bisa menemukan berbagai produk segar berkualitas tinggi, dari keju artisan, roti sourdough, hingga aneka makanan siap santap dari berbagai masakan dunia. Street food di Borough Market terkenal dengan kualitasnya yang luar biasa — cobalah pulled pork sandwich, fish and chips tradisional, atau jajanan eksotis dari belahan dunia lain. Pasar ini buka dari Senin hingga Sabtu dengan jam operasional bervariasi.
Kuliner khas London lainnya yang wajib dicoba adalah afternoon tea, sebuah tradisi minum teh sore hari yang dihidangkan bersama scone, sandwich kecil, dan kue-kue mungil yang cantik. Banyak hotel dan kafe di London menawarkan pengalaman afternoon tea dengan berbagai kisaran harga, dari yang sederhana hingga yang mewah di hotel-hotel bersejarah.
Dari Indonesia, penerbangan langsung maupun transit menuju London Heathrow (LHR) tersedia dari beberapa kota besar. Harga tiket pesawat dari Jakarta ke London mulai dari sekitar Rp 5.500.000 tergantung maskapai dan musim perjalanan. Pesan jauh hari untuk mendapatkan harga terbaik, terutama jika berencana bepergian saat musim panas atau liburan sekolah.
Untuk berkeliling di dalam kota, London memiliki jaringan transportasi umum yang sangat lengkap dan efisien. Underground atau yang dikenal sebagai ""Tube"" adalah cara tercepat berpindah antar kawasan. Selain itu, bus merah bertingkat ikonik juga menjadi pilihan populer sekaligus menjadi atraksi tersendiri. Jika kamu berencana menjelajahi kota di luar London, layanan tiket kereta dan tiket bus antarkota bisa dipesan dengan mudah. Untuk kebebasan ekstra menjelajahi pedesaan Inggris, sewa mobil adalah pilihan yang sangat praktis.
Tue, 21 Jul 2026

Air China
Jakarta (CGK) ke London (LHR)
Mulai dari Rp 5.649.400
Thu, 16 Jul 2026

Etihad
Bali / Denpasar (DPS) ke London (LHR)
Mulai dari Rp 8.251.300
Mon, 13 Jul 2026

Turkish Airlines
Kuala Lumpur (KUL) ke London (LHR)
Mulai dari Rp 5.565.700
Traveloka adalah aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang telah dipercaya lebih dari 100 juta pengguna di seluruh kawasan. Untuk perjalananmu ke London, semua kebutuhan bisa dipenuhi dalam satu aplikasi — mulai dari pencarian dan pemesanan tiket pesawat, reservasi hotel di berbagai kisaran harga, hingga pembelian tiket aktivitas dan atraksi wisata. Tidak hanya itu, tersedia pula layanan kereta api, bus antarkota, sewa mobil, Airport transfer, PayLater untuk pembayaran fleksibel, eSIM internasional agar tetap terhubung selama di luar negeri, hingga asuransi perjalanan untuk ketenangan pikiran sepanjang libunan.
Salah satu keunggulan utama Traveloka adalah fitur perbandingan harga yang transparan dan real-time, memungkinkan kamu menemukan penawaran terbaik tanpa harus membuka banyak aplikasi berbeda. Jangan lewatkan berbagai promo Traveloka yang diperbarui setiap hari dan bisa menghemat perjalananmu secara signifikan. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulailah merencanakan petualanganmu ke London dengan lebih mudah, hemat, dan menyenangkan.
Tags:
london
zona waktu london






