Pengertian & Jenis Cicilan serta Perbedaannya dengan Angsuran

Financial Bestie
29 Aug 2025 - Waktu baca 2 menit

Bagi banyak orang di Indonesia, angsuran telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian finansial. Hampir semua kebutuhan utama, mulai dari rumah, kendaraan hingga perangkat elektronik terbaru, kini bisa dipenuhi dengan skema pembayaran bertahap. Tapi, seberapa dalam Anda benar-benar memahami konsep angsuran, ragamnya, hingga perbedaannya dengan istilah yang sering dianggap sama seperti cicilan? 

Melalui artikel ini, Anda akan mendapatkan penjelasan lengkap yang mudah dipahami, relevan dan langsung bisa diaplikasikan dalam keseharian finansial Anda.

Pengertian Angsuran

Ketika membahas angsuran, mayoritas orang mungkin langsung terpikir pembayaran bulanan yang melekat pada kredit rumah, motor hingga pinjaman online. Namun, angsuran sebenarnya memiliki konsep yang lebih luas dan peran yang signifikan dalam seluruh ekosistem keuangan modern di Indonesia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), angsuran adalah pembayaran secara bertahap untuk sesuatu yang telah dibeli atau dipinjam. Definisi ini menekankan bahwa angsuran adalah sebuah kewajiban yang dibagi menjadi beberapa bagian yang harus dibayar secara berkala dalam periode tertentu, baik bulanan, triwulan, atau dalam skema lain sesuai perjanjian antara debitur dan kreditur.

Dari sudut pandang praktik keuangan, angsuran mengacu pada nominal tertentu yang disepakati sebagai cara melunasi pembelian barang, jasa, atau pinjaman uang dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Komposisi angsuran umumnya terdiri atas pembayaran pokok utang dan bunga kredit, dua elemen ini menjadi bagian terpenting dalam mekanisme angsuran di lembaga keuangan atau perusahaan multifinance.

Jenis Angsuran

Setiap produk angsuran tidak selalu sama. Berbeda produk, berbeda pula komponen, tenor dan perhitungan bunganya. Mengetahui jenis-jenis angsuran membantu dalam menghindari jebakan keuangan.

1. Jenis Angsuran Berdasarkan Suku Bunga

Bunga menjadi komponen utama yang menentukan jumlah keseluruhan angsuran yang harus dibayar selama masa pinjaman.

Bunga Flat

Bunga flat memberikan perhitungan bunga tetap sepanjang periode angsuran, di mana jumlah bunga dihitung dari pokok pinjaman awal. Dengan metode ini, setiap bulan debitur membayar jumlah yang sama untuk pokok dan bunga, sehingga memudahkan perencanaan budget bulanan.

Bunga Efektif 

Pada bunga efektif, bunga dihitung dari sisa pokok pinjaman yang belum dibayar pada setiap periode, sehingga pembayaran bunganya cenderung menurun setiap bulan seiring menurunnya sisa pokok. Skema ini biasanya digunakan pada kredit seperti KPR dan pinjaman jangka panjang.

Bunga Anuitas

Sedangkan bunga anuitas merupakan gabungan metode flat dan efektif, di mana jumlah angsuran tiap bulan tetap, tetapi komposisi antara pokok dan bunga berubah-ubah. Di awal periode porsi bunga lebih besar, kemudian porsi pokok meningkat seiring waktu. Ini banyak dipakai di KPR dan pinjaman bank.

2. Jenis Angsuran Berdasarkan Komponen Pembayaran

Angsuran Pokok

Selain berdasarkan suku bunga, angsuran juga bisa dibedakan dari komponennya. Pada model angsuran pokok, pembayaran hanya meliputi pengembalian dana pinjaman tanpa tambahan bunga. Skema ini jarang ditemukan pada produk komersial dan biasanya lebih banyak terjadi pada pinjaman non-komersial atau pinjaman antarkerabat.

Angsuran Komersial

Secara umum, angsuran komersial terdiri dari dua komponen utama sekaligus: pokok pinjaman dan bunga. Di sini, pembayaran bulanan Anda akan dialokasikan sebagian untuk mengurangi pokok utang dan sebagian lagi untuk membayar bunga atas jasa pinjaman dari kreditur. Model ini sering diterapkan pada KPR, kredit kendaraan hingga pinjaman multiguna di berbagai bank dan fintech.

Perbedaan Angsuran dan Cicilan

Banyak yang masih mengira bahwa angsuran dan cicilan adalah istilah identik dan bisa digunakan di semua situasi. Namun, terdapat perbedaan makna dan konteks hukum dalam penggunaan kedua istilah ini.

Mari kita mulai dengan membandingkan pengertian kedua istilah. Dalam praktiknya, angsuran sering digunakan untuk menggambarkan pembayaran bertahap yang melibatkan komponen pokok dan biasanya bunga. Sementara itu, cicilan digunakan lebih luas untuk segala bentuk pembayaran bertahap, baik melibatkan bunga maupun tidak. 

Keduanya wajib dilunasi dalam jangka waktu tertentu, namun istilah "angsuran" sering dijumpai pada produk kredit formal di lembaga keuangan, sedangkan "cicilan" banyak diadopsi dalam pembelian barang elektronik, gadget hingga paket liburan. Walaupun ada perbedaan istilah, keduanya sama-sama merujuk pada mekanisme pembayaran secara berkala (bulanan, triwulan, dll.) untuk melunasi total harga barang atau utang. Bank atau multifinance sering menggunakan dua istilah ini secara bergantian dalam penawaran produk.

Dengan memahami konsep angsuran dan manfaatnya, Anda selangkah lebih maju dalam menciptakan keseimbangan finansial tanpa mengorbankan keinginan dan kebutuhan hidup.

Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan