Semua hal yang anda perlu ketahui mengenai status penerbangan dan kebijakan maskapai selama kasus penyebaran Corona Virus.

Promo
Jadi Partner Traveloka
Simpan
Pesanan Saya
IDR
Pay
Log In
Daftar
0

Markus Yohannes

16 Apr 2020 • 2 min read

Apa Itu Hotel Syariah? Pengertian & Perbedaannya

Apa itu hotel syariah? Berikut pengertian dan standar hotel syariah berdasarkan fatwa MUI yang berlaku di Indonesia

Hotel Syariah - Pernahkah kamu mendengar istilah penginapan atau hotel syariah? Kehadiran hotel syariah di Indonesia, khususnya di kota-kota besar dan tujuan wisata memang terus berkembang. Hal ini tentu menambah alternatif jenis akomodasi yang bisa jadi pilihan untuk lengkapi kebutuhan traveling.

Namun, tahukah kamu apa itu hotel syariah? Apa sebenarnya yang membedakan antara hotel syariah dan hotel-hotel konvensional pada umumnya? Yuk, simak ulasan mengenai pengertian serta perbedaan dari hotel syariah dan hotel konvensional berikut:

Pengertian Hotel Syariah

Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI No. 108/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah menjelaskan bahwa usaha hotel syariah adalah penyediaan akomodasi berupa kamar-kamar di dalam suatu bangunan yang dapat dilengkapi dengan jasa pelayanan makan dan minum, kegiatan hiburan dan atau fasilitas lainnya secara harian dengan tujuan memperoleh keuntungan yang dijalankan sesuai prinsip syariah.

Berdasarkan fatwa tersebut, dapat disederhanakan bahwa hotel syariah adalah hotel yang menjalankan layanan dan fasilitas yang dimilikinya dengan prinsip-prinsip syariah.

Standar Hotel Syariah

Jika merujuk pada peraturan perundang-undangan, belum terdapat peraturan resmi yang mengatur standar hotel syariah. Namun, salah satu pedoman yang bisa digunakan bisa merujuk pada fatwa Dewan Syariah Nasional MUI No. 108/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah yang meliputi ketentuan-ketentuan berikut:

Hotel syariah tidak boleh menyediakan fasilitas akses pornografi dan tindakan asusila.

Hotel syariah tidak boleh menyediakan fasilitas hiburan yang mengarah pada kemusyrikan, maksiat, pornografi, dan/atau tindak asusila.

Makanan dan minuman yang disediakan hotel syariah wajib telah mendapat sertifikat halal dari MUI.

Menyediakan fasilitas, peralatan, dan sarana yang memadai untuk pelaksanaan ibadah, termasuk fasilitas bersuci.

Pengelola dan karyawan/karyawati hotel wajib mengenakan pakaian yang sesuai dengan syariah.

Hotel syariah wajib memiliki pedoman dan/atau panduan mengenai prosedur pelayanan hotel guna menjamin terselenggaranya pelayanan hotel yang sesuai dengan prinsip syariah.

Hotel syariah wajib menggunakan jasa Lembaga Keuangan Syariah dalam melakukan pelayanan.

Perbedaan Hotel Syariah dan Hotel Konvensional

Melihat dari pengertian dan standar dari hotel syariah yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara hotel syariah dan hotel konvensional adalah penerapan prinsip-prinsip syariah yang lebih ketat pada hotel syariah.

Hotel syariah dan hotel konvensional, keduanya masih harus memenuhi standar-standar umum sesuai perundang-undangan yang berlaku. Tak sedikit pula hotel konvensional yang memenuhi beberapa standar dari hotel syariah. Perbedaan utamanya adalah pada hotel syariah penerapan prinsip-prinsip syariah ini lebih menyeleruh dan ketat.

Itulah penjelasan singkat mengenai penginapan atau hotel syariah serta apa yang membedakannya dengan hotel-hotel konvensional. Meskipun banyak hotel tanpa label "syariah" yang juga menerapkan berbagai standar tersebut, namun untukmu yang ingin kepastian akan standar-standar hotel tersebut, hotel syariah bisa jadi alternatif akomodasi yang pas untukmu.

Apapun pilihan akomodasi yang kamu butuhkan, temukan semuanya lewat aplikasi Traveloka. Tak hanya lengkap, dapatkan juga penawaran harga terbaik untuk booking hotel, hingga sewa villa dan apartemen dengan mudah di aplikasi Traveloa!